
''Halo bu'' ucap Yuni.
'' Iya sayang, Bagaimana kabarmu hari ini nak apa kamu sehat-sehat?'' tanya ibu Mira kepada Putri sulungnya.
'' aku sehat bu, Bu aku mau tanya Fani di mana, kok dia enggak jadi datang ketemu sama aku bu?'' tanya Yuni.
'' Maaf sayang Ibu lupa menghubungi kamu, Rani lagi tidak enak badan, tadi dia meminta ibu untuk menghubungi kamu, tapi Ibu lupa'' ucap Ibu Mira.
''ooh gitu ya Bu, ya sudah bilang Fani istirahat yang cukup biar cepat pulih, Mungkin sebentar aku akan pulang ke rumah Bu.'' Ucap Yuni.
''Benarkah sayang? ibu sangat senang cepatlah pulang ibu merindukanMu'' ucap Bu Mira.
''Iya bu aku juga merindukan kalian,baiklah kalau begitu ibu aku tutup telponnya yah Bu'' ucap Yuni dan mereka pun mengakhiri percapakan mereka.
''Fani kenapa yah pasti ada sesuatu yang terjadi pada dirinya'' Gumam Yuni.
''Bu Darmi bisa tidak tolong bantu aku beres-beres barangKu, aku harus pulang sekarang aku kuatir sama adik aku,sepertinya ada sesuatu yang terjadi'' Ucap Yuni.
''Bisa Nyonya tapi lebih baik anda menghubungi Tuan Kris agar Ia menyuruh supir menjemput anda Nyonya.'' kata Bu Darmi kepada Yuni. Yuni pun mengangguk tanda setuju lalu Bu Darmi pun membantu Yuni untuk masuk ke dalam Villa.
'' Lebih baik aku mengirimi dia pesan saja takutnya dia sedang ada meeting bersama klien'' gumam Yuni dalam hati. Yuni pun lalu mengetik pesan kepada Kristian.
******
sementara di keramaian jalan Christian dan Ando yang sedang menyetir mobil milik Christian yang baru saja dari kantor polisi untuk menanyakan pelaku penabrakan Yuni.
'' Sekarang kita mau kemana lagi tuan?'' tanya Ando pada Kris.
'' lebih baik ke villa sekarang, aku sudah dari pagi meninggalkan Yuni'' kata Christian kepada Ando dan andapun hanya mengangguk. di perjalanan pun mereka membicarakan tentang pelaku penabrakan tersebut.
'' Ando Apa kau yakin dia pelakunya?'' tanya Christian kepada anda yang sedang melihat berkas yang didapat Ando.
__ADS_1
''Ya, Tuan Namanya Jems Louis Dia seorang mantan narapidana, Dia juga merupakan penyalur jasa prostitusi online, dan sepertinya dia sudah kabur keluar daerah, saya sudah mengecek ke penerbangan tapi tidak ada keberangkatan atas nama James Louis'' kata Anda kepada Christian.
'' kamu sebar foto pelaku penabrakan ini kamu tulis bagi yang menemukannya akan diberikan uang tunai sebesar 1 miliar'' kata Kris kepada Ando.
'' baik Tuan Saya akan lakukan perintah anda'' jawab Anda bersamaan dengan bunyi notifikasi pesan dari ponsel Christian, Christian pun mengambil ponselnya lalu mengecek isi pesan.
❤❤Yuni
''Kak, bisa tidak tolong kirimkan aku supir buat Aku, Aku mau pulang kerumah Ayah'' isi pesan dari Yuni, Christian pun tak membalas karena jaraknya sudah dekat dengan villa miliknya
'' Oh iya Ando Satu lagi kamu tolong, selidiki wanita yang bernama Sinta Clarissa, wanita yang Mama ingin jodohkan dengan aku, ini wajahnya aku akan kirim ke ponsel mu'' ucap Cristian sambil mengirimkan pesan bergambar ke Ando. karena anda yang sedang menyetir mobil maka ia pun tak sempat mengecek ponsel.
setelah beberapa menit akhirnya mereka pun tiba di halaman parkir Villa.'' kamu turun Ando, karena kita akan mengantarkan Yuni pulang ke rumah orang tuanya'' kata Christian dan andapun mengangguk, lalu Christian pun berjalan masuk ke dalam Villa.
Sesampai di dalam vila Yuni pun sudah bersiap untuk pulang ke rumah orang tuanya'' Apa kamu sudah siap Yun?'' tanya Kris kepada Yuni.
'' Kenapa Kakak yang datang Kenapa tidak suruh sopir saja , tidak apa-apa jika supir yang mengantar ku'' ucap Yuni panjang lebar kepada Christian.
''ooo, begitu ya'' jawab Yuni,'' Bu Darmi Terima kasih atas bantuannya selama aku disini Maaf kalau sudah merepotkan ibu'' sambung Yuni lagi ke Ibu Darmi, sambil memegang tangan Bu Darmi.
'' Nyonya itu sudah menjadi tugas saya untuk mengabdi kepada nyonya dan Tuan'' jawab Bu Darmi.
'' aku pamit ya Bu'' kata Yuni lagi.
'' Iya nyonya, dan Ingat nyonya-nyonya tidak boleh berbuat hal-hal yang merugikan hidupnya sendiri, saya percaya suatu saat nanti Tuhan akan menggantikan dengan yang baru dari apa yang hilang dari nyonya'' kata Bu Darmi.
'' Terima kasih ibu'' kata Yuni dan Ando pun membantu mendorong koper milik Yuni, sementara Christian membantu memegang tangan Yuni.
'' Bu Darmi Aku titip Villa, tolong jaga baik-baik'' kata Christian kepada bu Darmi.
'' baik Tuan'' jawab Bu Darmi dan mereka pun menaiki mobil lalu meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
****
Cindy yang sedang berbaring di kamar kosnya tiba-tiba dikejutkan dengan isi pesan dari orang suruhannya yang menabrak Yuni dan anak-anaknya.
''kamu segera kirimkan aku uang sebesar 50 juta aku sudah kehabisan uang disini'' pesan dari James kepada Cindy.
''Aaaahhhh brengsek !!! dari mana aku dapatkan uang sebesar itu sedangkan di tabungan ku hanya tersisa 35 juta'' gumamnya. Dia pun akhirnya mengambil ponselnya lalu menghubungi James.
setelah beberapa saat James pun menjawab telepon dari Cindy.'' Kamu gila ya aku dapat uang dari mana?, Kamu tahu kan posisi Aku sekarang lagi mengandung anak kamu, dan aku nggak mungkin cari mangsa dengan perut segede ini'' kata Cindy yang kesal kepada Jems.
'' Aku tidak mau tahu Cindy kau tahu kan Sekarang aku sedang bersembunyi, tidak mungkin aku menunjukkan batang hidung ku di luar sana bisa-bisa polisi akan menangkapku, kata anak buah ku, sudah ada polisi dan beberapa orang yang mencoba mencari aku di rumah aku, Aku kan sudah bilang ke kamu, kamu jangan paksakan diri untuk bunting, sekarang yang repot kan kamu juga, apa sih laki-laki Brengsek itu itu tidak memberikan kamu uang?" tanya James kepada Cindy.
'' Ya sudah kamu tunggu sebentar Aku akan coba meminta uang kepada dia Semoga saja Dia memberikan kepadaku'' ucap Cindy dan ia pun langsung mematikan teleponnya karena kesal kepada James.
'' Lebih baik aku menelepon Mas Rendi agar dia mengirimkan aku uang'' gumamnya sambil menekan nomor Randy.
setelah beberapa kali mencoba hubungi Randy Randy tak menjawab panggilan dari Cindy. Cindy pun menjadi kesal dan akhirnya mencoba menghubungi Tika.
'' ini Tika juga ngapain sih?, Kenapa Ditelepon dari tadi nggak angkat bikin kesel deh, coba aku telepon sekali lagi'' lalu dia pun mencoba untuk menghubungi lagi nomor Atika.
Tut..
Tut..
Tut..
namun tetap hasilnya tidak ada jawaban sama sekali dari Tika.
''Brengsek si Atika ngapain sih, Lebih baik aku ke rumah Mas Randy sekarang'' gumamnya kesal.
bersambung....
__ADS_1