Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
ekstra 08


__ADS_3

" Ibu sudah pernah mencoba hubungi nomor yang mereka berikan kepada ibu tapi Nomornya tidak dapat dihubungi selalu diluar jangkauan." kata Ibu Maria menjelaskan kepada Yuni.


" begini saja Bu nanti aku dan Kris akan mencoba menyuruh orang untuk mengecek ke kampung halaman ibunya asal Ibu punya alamatnya" kata Yuni.


" ada ibu punya alamatnya sebentar Ibu ambilkan dulu buat kamu" kata Ibu Maria kepada Yuni. lalu Ibu Maria pun berjalan ke kamarnya untuk mengambil sebuah sementara Tuan Tora yang berada dengan Yuni dan Kris di ruang tengah sedang terlihat murung.


mendekati ke arah Tuan Tora sambil memberikan segelas air mineral." ayah minum dulu" kata Yuni Tuan Tora lalu mengambil gelas tersebut dan meminum air mineral tersebut.


" Ayah sebaiknya Ayah istirahat Jangan memikirkan soal Ferdi biar besok aku dan Mas Kris datang kesini pagi-pagi untuk berbicara kepada Ferdi." kata Yuni lagi kepada Tuan Tora.


" saya benar-benar merasa tidak berguna Yuni, Ayah gagal mendidik anak bahkan sekarang cucu ayah pun Ayah gagal mendidiknya. ada pepatah yang mengatakan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya Ayah takut itu terjadi kepada Ferdi" kata tuan Tora dengan penuh sedih.


" Yang sabar Tuan aku dan Yuni akan membantu mengatasi permasalahan yang ada di Ferdi" kata Kris yang merasa sangat prihatin dengan keadaan Tuan Tora.

__ADS_1


" Iya Ayah dan kita berdoa agar Ferdi tidak mengikuti jejak Ayah dan Ibunya" sambung Yuni kepada mantan Ayah mertuanya itu.


tidak lama Ibu Maria datang dengan membawa sebuah kertas yang sudah bertuliskan alamat dari Atika istri dari Randy.


" ini Yuni alamat mereka, semoga mereka masih ada di sana" kata Ibu Maria kepada Yuni.


" Ibu tenang saja aku dan Mas Kris akan mencoba mencari keberadaan Randy dan istrinya" kata Yuni sambil mengambil alamat dari Ibu Maria.


"Tidak apa-apa bu, kita sudah anggap ibu seperti ibu Aku sendiri" jawab Yuni fan Krispun mengangguk.


"Ya sudah bu kalau begitu kami pamit dulu besok baru kita kesini lagi." kata Yuni.


"Tuan, anda istirahat janhan pikirkan Ferdi, ingat kondisi kesehatan jantung anda." kata Kris.

__ADS_1


"Terima kasih Kris dan Yuni kalian hati-hati dijalan." kata Tuan Tora.


Yuni dan Kris lalu mengangguk dan memberikan salam kepada tuan Tora dan Ibu Maria dan mereka pun pergi dari rumah tuan Tora dan Ibu Maria. Diperjalanan Yuni dan Kris berbincang.


"Mas Aku kuatir dengan anak kita Abang takut kalau dia ikut terjerumus seperti Ferdi" kata Yuni sambil memijat pelan dibagian pelipis matanya.


"Berdoa saja agar kedua anak kita tidak terjerumus seperti Ferdi dan kita juga harus selalu mengontrol mereka." kata Kris.


"Sayang Aku kalau dalam beberapa waktu kedepan Ferdi, masih terus seperti ini, mending Aku pindahin Aditia dan Aurelia ke sekolah lain." kata Yuni.


"Tidak perlu terburu-buru sayang, itu semua tergantung dari anak-anak kita kalau mereka tahu mana yang baik dan mana yang buruk buat masa depan mereka pasti mereka tidak akan mengikuti jejak Ferdi. Sudah jangan pikir yang macam-macam buat anak kita." kata Kris membuat istrinya untuk tidak berpikiran negatif.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2