Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
CINDY HAMIL


__ADS_3

' tidak apa-apa aku hanya terkejut, aku enggak menyangka ayah bisa mengajarkan Roni seperti itu,aku takut Mas Randi salah sangka, aku nggak pernah mengajarkan anak-anak untuk membenci ayah mereka biar bagaimanapun mereka anak-anaknya mas Randi'' ucap Yuni.


'' sudah kamu nggak usah di pikirkan, Roni kan anak laki-laki mungkin kakeknya ingin Dia besar bisa melindungi ibunya.'' Ucap Cristian


'' iya bisa jadi'' ucap Yuni.


''ibu jangan marah yah sama kakek, aku yang mau'' ucap Rony.


''huuuf , tapi kamu janji tidak boleh terlalu berlatih dengan keras, lihat kamu jadi sakit'' ucap Yuni ke putranya.


'' Yun, nama juga Roni baru mencoba, jadi wajar kalau dia kecapean'' sambung Cris.


'' iya bu kaka kan baru sekali latihan kalau sering-sering, pasti uda jadi biasa'' ucap Rony


''Yah, Yah... The boy win'' ucap Yuni, '' Ya sudah kalau gitu kaka sama Om chris dulu yah ibu mau urus admistrasinya terus kita pulang'' ucap Yuni


''Iya bu'' ucap Roni


'' kak aku tinggal bentar yah'' ucap Yuni


''ya sudah sana biar aku temani Roni'' ucap Cristian dan iya pun pergi menuju ke bagian administrasi, sementara Christian menemani Roni di dalam ruangan itu.


'' Om Terima kasih ya semalam sudah melindungi ibu'' ucap Roni kepada Christian


'' maksud Roni?'' tanya Christian yang bingung.


'' semalam Roni dengar semua dan melihat semuanya''


'' kamu enggak perlu Makasih sayang, Om akan jaga selalu ibu kamu'' ucap Christian kepada Roni.


'' sini Om peluk'' ucap Kris kepada Roni dan Roni pun memeluk Christian


'' Seandainya Ayah seperti Om, Roni akan sayang sekali dengan ayah'' ucap Roni sambil menangis.


'' hei, anak laki-laki tidak boleh cengeng, jadi hapus air mata itu, kalau Roni mau ini bisa panggil Om dengan sebutan papa Kris'' ucap Kristen kepada Roni.


'' Terima kasih, papa'' ucap Roni saat mereka berdua berpelukan, tiba-tiba Yuni datang.'' Ada apa ini?, Roni Kenapa Nak?, apa Ada yang sakit?'' tanya Yuni.


'' Tidak kok bu, Roni cuman senang Om Kris mau jadi Papanya Roni? ucap Roni dengan polos. Yuni yang mendengarkan kata-kata dari Rony pun membulatkan matanya dengan sempurna dan ia melihat kearah Christian.

__ADS_1


'' sudah Roni jangan ngomong yang aneh-aneh dulu sekarang kita pulang'' ajak Yuni kepada anaknya.


sementara di tempat lain...tepatnya di sekolah lama anak-anak Yuni, Randi ingin bertemu dengan anak-anaknya namun sayang, setelah beberapa jam ia menunggu anak-anaknya tak kunjung keluar, akhirnya ia masuk dan bertanya ke guru walinya betepa terkejutnya mengetahui kalau anak-anaknya sudah pindah sekolah.


'' tidak mungkin, kenapa Yuni berubah secara drastis terhadapap ku, selama ini dia tak pernah membantahku apa karena pria itu?''


'' aku harus berbicara dengan Yuni'' gumam sambil mengangkat ponselnya dan menelpon Yuni..


'' shiiit, apa yang Dia lakukan kenapa Dia tidak mengangkat telpon ?''


''Kalau dia tidak berada di kantornya berarti Dia di rumahnya tapi aku tidak mungkin kesana ayahnya pasti tidak akan mengijinkanku masuk'' gumamnya


''aaahhhhg'' Frustasi Randi. tiba-tiba ponselnya berdering..


'' Mas kamu kemana sih? aku hamil dan aku nggak mau tau kamu harus segerah nikahin aku, sekarang aku tunggu kamu di kos kalau nggak aku kerumah kamu sekarang '' kesal cindy di sebrang.


''Yah baiklah kalau begitu kamu tunggu aku'' ucap Randi dengan dingin dan ia pun menutup ponselnya.


'' aaagggh, masalah satu belum selesai satu lagi brengsek''kesal Randi.


dan dia pun segera menjalankan mobilnya menuju ke tempat Cindy.


'' kamu kenapa sih mas ko mukanya babak belur begini?'' tanya Cindy yang melihat ada beberapa bekaa memar di wajah Randi.


''sudah nggak usah bahas wajahku, tadi kamu bilang kamu hamil?'' tanya Randy


'' Ia mas aku hamil'' ucap Cindy


''baiklah kita akan menikah tapi tunggu setelah perceraianku dan istriku dulu,dan kamu sekarang ikut aku ke rumah ku'' Kata Randi dan cindy pun ingin memberikan ciuman ke Randi tapi Randi menolak.


'' Mas kamu kenapa sih?'' kesal Cindy kepada Randy.


'' sudah kamu siap-siap aku masih ada urusan di kantor jadi harus segera kembali'' ucap Randi dan Cindy pun mengikuti.


sementara di rumah Tuan andy , Yuni yang baru sampai di rumah .langsung di sambut sang ibu.


''Yun, bagaimana dengan Roni?'' tanya ibu.


''tidak apa-apa bu, kaka hanya kecapean'' ucap Yuni

__ADS_1


''ayo Roni sama oma yah kita kekamar kamu''


''bu kalau begitu aku langsung jalan yah bu, ada urusan sebentar'' ucap Yuni


'' Iya nak, sana biar ibu yang rawat Roni'' ucap ibu


''ayo kak ada yang pengen aku omongin'' ucap Yuni


''oke kita kemana?'' ucap Kris yang sudah membukakan pintu untuk Yuni dan ia pun menaiki mobilnya.


''ke vila, karena menyangkut hal paling penting buat kamu, tapi sebelumnya singgah ke mini market yah aku pengen beli beberapa bahan makanan'' ucap Yuni


''Siap calon nyonya Januard'' ucap Christian.


'' ih kamu, jangan asal kalo ngomong, Oh iya sekarang mungkin Ayah sudah pergi untuk membuat permohonan bercerai di pengadilan, kamu masih punyakan vidio itu, soalnya aku takut mas Randi memperhambat.'' ucap Yuni yang mengkuatirkan sikap Randi nantinya.


''kamu nggak usah kuatir, aku akan membantu kamu'' ucap cristian.


'' Terima kasih yah'' ucap Yuni.


'' Aku yang makasih,kamu sudah mau menerima kekuranganku, aku benar-benar beruntung, aku menyesal sekali dulu coba aku nyatain perasaan aku ke kamu, pasti aku yang sekarang dengan kamu bukan Dia'' ucap christian.


'' sudah ngebahas soal itu. sekarang tuh di depan ada minimarket tolong berhenti'' ucap Yuni. dan akhirnya Christian pun memarkirkan mobilnya dan turun bersama-sama dengan Yuni masuk ke dalam minimarket tersebut.


Yuni mengambil beberapa jenis sayur dan buah-buahan,'' sudah kak ayo bayar'' kata Yuni dan cris pun memberikan Dompetnya untuk yuni.


'' kak jangan becanda masa kasi aku dompet kamu ? nggak takut aku maling semua isinya'' ucap Yuni yang terkekeh


'' enggak masalah sayang sekalian ni maling hatiku'' ucap kristian.


'' ada-ada aja kamu'' ucap Yuni.


dan setelah beberapa saat sudah selesai berbelanja, Yuni ingin ke toilet sedangkan Chris menunggu di mobil, saat Yuni selesai dan hendak keluar dari mini market berpapasan dengan Randi dan Cindy.


''Halo mas Randi'' ucap Yuni


''Yuni'' Randi yang terkejut Dia segera melepaskan genggaman Cindy.


''nggak usah terkejut, aku sudah tau semuanya, jadi mas tinggal menunggu surat dari pengadilan.'' ucap Yuni. dan ia pun langsung Segera meninggalkan kedua orang tersebut.

__ADS_1


'' Yuni tunggu'' teriak Randy..


__ADS_2