Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
Melunasi Hutang


__ADS_3

"Nadia berhenti" panggil Randi. sambil mengejar adiknya.


"Ahhh Apa yang harus aku lakukan?, aku harus mencari tahu soal Nadia setelah urusanku dengan keluarga Yuni selesai"


Nadia yang berlarian kearah jalanan, Ia duduk di tepian jalan duduk menangisi apa yang di bicarakan oleh kakaknya.


"Aku harus apa?, semua sudah terjadi Aku sebenarnya juga tidak mau seperti ini kak tapi aku butuh uang untuk kehidupanku aku tidak mungkin meminta lagi pada ayah ibu, atau pun kakak" kata Nadia dalam hati, Ia pun duduk dalam kesendiriannya meratapi nasibnya sekarang.


"Ayo kita pulang Dek, bersihkan dirimu setelah itu kita jenguk ayah sama-sama" Suara Randi yang melihat adiknya duduk merenung sendirian.Nadia akhirnya menyetujui dan mengikuti kakaknya, di perjalanan pulang mereka berdua tidak berbicara apa apa, sebab Randy juga masih kesal dengan adiknya.


setelah sampai di rumah mereka, Rendy pun menuju ke kamar, Setelah di kamar ia memikirkan cara untuk bisa masuk ke rumah Tuan Andi untuk mengambil anak yang dimaksud oleh Sandro.


" akan sulit bagiku untuk masuk ke dalam rumah itu, aku harus memantau keadaan di sekitar mulai besok, dan lebih baik hari ini juga aku selesaikan masalahku dengan Tuan Joe"


Dia pun akhirnya keluar dari kamarnya, Sesampainya di luar ia melihat Nadia yang masih duduk di meja makan." Nadia Kakak mau keluar dulu, kamu lebih baik pergi istirahat di kamar kamu jadi ketika Kakak pulang kita langsung pergi ke rumah sakit"


" Memangnya Kakak mau kemana?"


" kakak harus ke kantor menyelesaikan beberapa masalah, Kakak sudah tidak kerja lagi di kantor tersebut"


" Memangnya kenapa Kak?"


" Ini semua karena Yuni, dia yang menyebabkan ini semua perusahaan ayah pun hancur karena dia"


"Apa kak memangnya kenapa sampai bisa terjadi bukannya ayah Yuni sudah menyepakati tidak mempermasalahkan apa-apa yang mereka sudah berikan kepada kita?"


" Kakak juga tidak tahu yang jelas mereka mengirim orang untuk mengeroyoki kakak, jadi kakak pergi kerumah untuk menanyakan kepada mereka tapi mereka tidak mengakui hal itu"

__ADS_1


" keterlaluan sekali mereka, mereka selalu menganggap rendah kita aku akan membantu kakak untuk membalas mereka"


"lebih baik aku ajak Nadia untuk menculik anak itu" kata Randi dalam hati."


" nadia apakah benar kamu ingin membantu kakak?"


" tentu saja kak aku juga sangat membenci Yuni, Dia berani mempermalukan Aku di depan umum"


"Bagus kalau begitu"


"memangnya kakak ada rencana apa kak?"


"besok kakak akan beritahu kamu,sekarang kakak harus kekantor kalau tidak polisi yang menjemput kakak"


"baiklah kak"


"Sherly apa Tuan Joe ada?"


"maaf pak Randy tuan Joe sedang tidak masuk hari ini, apa Kau ada perlu dengan beliau biar aku sampaikan"


"Begini sherly aku ingin melunasi hutangku"


"Kalau begitu langsung saja ke bagian keuangan"


"baiklah kalau begitu" Randy pun berjalan menuju bagian keuangan untuk menyelesaikan masalah hutangnya. Setelah ia menyelesaikan hutangnya Ia pun segera meninggalkan perusahaan tersebut.


Sementara Sherly menelpon Joe untuk memberitahukan kalau Randi sudah melunasi hutangnya pada perusahaan.

__ADS_1


"Ada apa?" suara dari sebarang


"Maaf Tuan saya hanya ingin memberitahukan kalau Pak Randi sudah melunaskan hutangnya"


"benarkah?"


"Iya benar tuan"


"Terima kasih atas infonya" kata Joe dan Ia pun mengakhiri percakapannya.


*******


Sementara Joe yang sedang di perjalanan menuju rumahnya. "Bagaimana bisa ia tiba-tiba memiliki uang sebanyak itu untuk menyelesaikan hutang dalam dalam waktu sehari, lebih baik aku kabari Ando, agar mereka waspada Aku takut jangan sampai ia bekerja sama dengan musuh-musuh mereka" kata Joe dalam mobil dan segera menghubungi asisten Ando.


setelah beberapa kali menghubungi asisten Ando, akhirnya dijawab juga "halo Ando"


"Iya Tuan bagaimana?"


"begini Ando, aku baru mendapatkan Info dari sekretarisku kalau Randi telah melunasi hutangnya, Aku harap kalian selalu waspada, takutnya ia bekerja sama dengan saingan bisnis atau musuh kalian"


"Baik Tuan terima kasih atah infonya"


bersambung...


mohon maaf karena hari ini cuma update sedikit saja, autor lagi mengalami peradangan pada tenggorokan autor.


sehingga sulit membuat autor konsentrasi dalam menulis, Terima kasih buat teman-teman yang selalu mendukung, harap tetap men-support,, dengan cara memberikan like tambahkan di favorit anda untuk selalu berlangganan novel ini, Berikan hadiah dan vote Anda kepada novel ini.

__ADS_1


Terima kasih sekali lagi saya ucapkan untuk kalian semua penggemar Setia saya.


__ADS_2