Aku Mencintaimu,Tanpa Syarat

Aku Mencintaimu,Tanpa Syarat
Siapa namanya


__ADS_3

"Pagi !


Daniel yang tiba di kantor mendapati sekretarisnya itu duduk melamun. Maka dia memutuskan menyapa duluan.


"Pagi sialan!


Daniel hanya mendengus kesal dan masuk kedalam ruangannya. Dia sudah bisa menebak bagaimana suasana hati Matteo sekarang, karena semalam dirinya dan Ibra menggoda habis sahabatnya itu dengan ejekan ejekan yang membuat Matteo geram dan keluar dari club.


"Jam 1 kita bertemu klien di Restoran X " ucap Matteo ketika membaca agenda hari ini di ruangan Daniel.


"Ubah saja tempat bertemunya, Di restoran milik Ibra "


"kenapa harus disana? tanya Matteo bingung


"Agar kau bisa bertemu dengan karyawan Ibra yang kau sukai itu, siapa namanya ?? tanya Daniel dengan nada sedikit mengejek.


"Aku tidak menyukainya, jangan gila! Balas Matteo sengaja membohongi dirinya, dia tidak mau mengakui kepada kedua sahabatnya bahwa dia menyukai Altea.


"Aku hanya kagum saja , Matteo mencoba mengelak supaya Daniel jangan memperpanjang lagi.


"Iya sudah , biar kau bisa bertemu dengan wanita yang kau kagumi itu" Daniel berkata sambil menekankan kalimatnya tanpa melihat rona wajah Matteo yang kesal.


"Dia bekerja mulai jam 2 , ucap Matteo ketus


"Ya sudah tinggal ubah saja jam nya buat jam 3 bila perlu sampai larut malam, agar kau bisa memandangnya dengan lama sebagai bekal mu" balas Daniel tidak mau kalah.


"Apa maksud mu?


" Besok sampai sabtu kau akan ke Surabaya meninjau proyek di sana , dan jangan lupa buat laporan setiap hari" Daniel hanya berkata santai tanpa dosa sambil memainkan keyboard dengan jarinya tanpa memandang Matteo.


"Jadi anggaplah aku sedang membekali mu nanti ,karena satu minggu ini kau tidak bisa melihatnya, lebih tepatnya mencuri pandang wanita yang kau kagumi itu" ucap Daniel sambil tersenyum bahagia melihat wajah kesal sekretarisnya itu.


"Kenapa harus aku?


Matteo Bertanya sambil melirik kesal kearah Daniel, "Karena kau adalah... belum sempat Daniel mengeluarkan jawaban sepenuhnya namun Matteo sudah memutar tubuhnya keluar dari ruangan Daniel.


Sialan ! dia selalu begitu" Daniel hanya membatin dalam hatinya melihat Matteo yang keluar tanpa izin nya. Namun, dia senang bisa leluasa menjahili bahkan mengerjai habis habisan sahabatnya itu.


***


Di restoran


Daniel dan Matteo duduk menunggu klien yang akan mereka temui.


"Siapa namanya? kau belum memberitahuku. tanya Daniel antusias.

__ADS_1


"Nama siapa ? Matteo bertanya sambil membalikkan buku daftar menu.


"karyawan Ibra yang kau kagumi itu, aku penasaran apakah dia cantik dan mengalahkan kecantikan wanita wanitaku " ucap Daniel sambil menaik naikkan kedua alisnya.


"Kau ribut sekali .... ketus Matteo


"Jangan bilang kau tidak tau namanya , jika begitu tunjukkan orangnya biar aku cari tahu sendiri dan....." Daniel sengaja menggantungkan kalimatnya dan mengeluarkan seringai licik yang membuat Matteo menatap tajam kearah Daniel.


"Kenapa bicara mu banyak sekali? dimana Daniel yang dingin ketika di kantor? Matteo bertanya dengan nada kesal, karena Daniel selalu berusaha memancing emosinya.


"Kau tau definisi penasaran? aku sedang ada diposisi itu , Daniel masih saja tidak mau kalah


Pembicaraan mereka berhenti ketika klien yang mereka tunggu sudah datang membawa berkas, tak lupa Daniel dan Matteo menyalami klien itu dan mempersilahkan mereka duduk.


Mereka berbincang mengenai proyek mereka dan terlihat Matteo memegang alat tulis dan mencatat semua poin poin penting dalam pembicaraan mereka.


Seperti biasa Daniel tidak pernah fokus dengan pertemuan seperti ini. Dia hanya mengandalkan Matteo , lebih tepatnya Daniel tidak perduli dengan semua itu, jika bukan karena di desak dia juga ingin hidup bebas tanpa beban.


Matteo dengan segala kemampuan yang dia miliki tetap profesional mengerjakan semua pekerjaannya. Kejeniusan Matteo bahkan mengalahkan Klien yang sering mereka temui. Kadang Matteo mengeluarkan pertanyaaan yang membuat klien kewalahan menjawab.


Itulah mengapa Daniel mempercayakan Matteo mengurus proyek perusahaan di Surabaya.


Daniel bukan tidak ada alasan melakukan semua itu, Dia tidak mau kesenangannya terganggu itu nomor satu, dan yang kedua adalah dia tidak mau capek ,dia akan selalu memilih jalan pintas tanpa memikirkan resikonya.


Mereka mengakhiri pertemuan mereka dengan berjabat tangan. Tampak mereka bersama sama keluar dari restoran, dan hendak pulang.


Altea yang sedang membereskan meja depan melihat Matteo yang keluar dari ruang Vip.


Tampilan Matteo yang gagah memakai setelan kerja dengan derap langkah beraturan dan elegan.


Namun buru buru dia mengalihkan pandangannya dari Matteo dan fokus dalam pekerjaannya ,setelah selesai merapikan meja ia segera pergi dari sana mengerjakan pekerjaan lainnya.


"Aku harus ingat pesan ayah... Altea hanya membatin dalam hati dan memutuskan untuk pergi ke belakang.


Ingin sekali Matteo menyapa atau mendekat kearah Altea, namun saat melihat gelagat Altea yang seakan menjauh maka dia mengurungkan niatnya dan kembali berjalan keluar menyusul Daniel ke area parkiran.


"Kau sudah mengisi bekal mu bukan?


Matteo hanya memutar bola mata malas menanggapi ucapan Daniel yang menurutnya tidak perlu ditanggapi.


Daniel masih menyempatkan dirinya menggoda sekretarisnya itu sebelum mereka berpisah selama satu minggu ke depan.


Matteo dan Daniel memilih berpisah diparkiran


Daniel langsung pulang ke apartemen nya, dan Matteo memilih kembali ke kantor untuk mempersiapkan segala keberangkatannya besok.

__ADS_1


Ini adalah pertama kalinya Matteo pergi keluar kota dengan urusan bisnis.


Seperti kebanyakan orang akan degdegan untuk menghadapi segala sesuatu ketika pertama kalinya apalagi mereka sendiri tanpa ada pemandu atau pendamping.


Hal yang sama juga dialami oleh Matteo. Dia tidak bisa membayangkan akan seperti apa dia nanti di Surabaya.


Meskipun dia sering berpergian tapi ini berbeda, Jika biasanya dia pergi keluar kota atau keluar negeri dengan alasan jalan jalan seperti Ke Spanyol contohnya dia sering pergi sendirian untuk menyaksikan langsung Duel el clasico , Atau kompetisi besar seperti Final liga Champion.


Bahkan dulu dia tidak pernah absen untuk menonton langsung final UFC setiap tahunnnya .


Tapi kali ini berbeda, dia pergi keluar kota dengan urusan bisnis dan yang lebih membuatnya deg degan adalah dia belum punya pengalaman atau ilmu dalam meninjau proyek. Ini tepatnya dia sedang mendapat jadwal belajar meninjau proyek. Lucu bukan?


Dia semakin kesal mengingat Altea yang menjauhinya.


ada apa sebenarnya dengan mu, Matteo hanya bermonolog dengan dirinya sendiri.


Sesampainya di parkiran dia melihat jam menunjukkan pukul 17.00 itu artinya semua karyawan sudah bersiap untuk pulang.


Dengan menaiki lift khusu CEO dia masuk keruangan Daniel untuk mengambil berkas yang akan dia bawa besok.


Setelah itu dia melajukan mobilnya ke apartemen dan menyiapkan barang perlengkapannya untuk dia bawa besok.


Kemudian dia bergegas ke restoran milik Ibra tempat dimana Altea bekerja, dia ingin memastikan bahwa Altea baik baik saja. Lebih tepatnya dia ingin berbicara dengan Altea sebelum dia berangkat ke Surabaya.


Melihat Altea berjalan sambil membawa tote bag miliknya , Matteo memanggil dan seketika Altea menghentikan langkahnya.


"Aku pulang sama temanku kak maaf" Altea mencoba menghindar dari Matteo


Dengan sigap Matteo menarik tangan Altea dan membuat Altea refleks membalikkan tubuhnya ,tubuh Altea berada tepat didepan Matteo dan wajah mereka hanya berjarak beberapa centimeter , Matteo menatap seksama wajah cantik Altea dengan sigap Altea langsung menepis tangan Matteo dan kembali ke posisi semula.


"Masuklah " Matteo membuka pintu mobil dan meminta Altea masuk, namun Altea tidak langsung masuk dia sama sekali tidak bergerak dan kembali mendongak wajah Matteo.


"Atau perlu ku gendong? Matteo mengeluarkan tatapan penuh arti dan mengambil posisi seakan siap menggendong Altea jika dia menolak .


"Tidak, baiklah...


Altea masuk dan secepat mungkin Matteo berjalan mengitari mobilnya untuk mengambil posisi duduk di kursi kemudi.


Bersambung ....


kira kira apa penyebab Altea seperti menjauhi Matteo ya ? 🤔


Tunggu bab selanjutnya


Jangan lupa Like dan komen

__ADS_1


__ADS_2