Aku Mencintaimu,Tanpa Syarat

Aku Mencintaimu,Tanpa Syarat
Video


__ADS_3

****


Direstoran


Matteo Mengedarkan pandangnannya menyapu semua sudut sudut Restoran mencari sosok Altea


"Apa dia tidak bekerja hari ini? batin Matteo


Sudah 2 bulan ini Matteo sering datang ke restoran milik Ibra dia selalu mendapat sambutan dari Altea selaku pelayan restoran dulu Matteo memandang Altea biasa saja Berbeda dengan 3 hari terakhir ini. Semenjak Ibra menyuruh Matteo mengantar Altea Malam itu , wajah cantik Altea sering melintas dibenak Matteo.


"Sepertinya dia tidak bekerja ... Ucap Matteo tanpa sadar


"Siapa kak?.... tanya Diva


" Ah tidak... jawab matteo


"Kakak cari siapa sih? Dari tadi kakak kayaknya nyari seseorang .." tanya diva lagi


"Tidak, aku mencari Ibra Untuk mengembalikan mobilnya. Ucap Matteo


Alasan itulah yang dia pakai untuk menjawab pertanyaan Diva.


"Owh kan kak Ibra yang punya restoran, ya suka suka dialah mau kerja atau tidak" jawab Diva polos .


.


.


.


Diva dan Matteo Memulai percakapan sambil menyantap makan siang.


Sesekali dia tidak Fokus dengan coleteh Diva karena dia masih kepikiran Altea .


Matteo menjelaskan kepada Diva alasan Matteo pindah ke apartemen.


Dan itu membuat Diva Sedih. Usia Diva dan Matteo berbeda tipis sedari kecil mereka bermain bersama dan menghabiskan waktu bersama. Jika dihitung waktunya ,Bersama Matteo lah waktu Diva paling banyak ketika kecil.


Karena pada waktu itu Ratna selaku ibu sering tidak di rumah .Kadang Ratna akan ikut Suaminya Bertemu rekan bisnis dan dia juga ikut andil memegang saham dan Jabatan di di perusahaan Milik orangtuanya yang tak lain adalah kakek dan nenek Matteo.


karena Ratna adalah anak satu satunya mereka.


Meskipun Perusahaan milik orang tua Ratna tidak ada apa apanya ketimbang perusahaan milik Suaminya, tapi Ratna tidak mau Melepaskan Sahamnya dari perusahaan milik orangtuanya itu.


Besar Harapan orang tua Ratna perusahaan itu tetap Berdiri Selamanya sebagai bentuk melestarikan Nama keluarganya.


"Aku Merindukan kakak di rumah... mama Sedih mengetahui kakak tinggal di apartemen.. Ucap Altea


"Jangan seperti itu. Semua ada masanya... balas Matteo sambil memegang kedua pipi Adik perempuannya dengan Wajah Frustasi.


Meski setelah besar dia tidak begitu Sering menghabiskan hari bersama Diva. Namun Matteo selalu mengintai adik perempuannya dari Jarak jauh. Bahkan dulu sering Matteo diam diam masuk ke kamar Diva untuk mengecek Ponsel milik adiknya.


Dia tidak mau Adiknya jatuh ke lubang yang sama dengannya.


karena Matteo banyak Melihat sisi Wanita diluar apalagi saat dia sering melihat Wanita Di Club.


Dia menyayangi Adek perempuannya,


"Kakak setiap hari akan mengantarmu ke kampus, Jadi pagi kau harus siap tunggu aku di gapura " Ucap Matteo

__ADS_1


Diva menatap Bingung dengan tingkah kakaknya. Mengapa sekarang kakaknya malah semakin peduli dengannya.


SD adalah terakhir kali Diva pergi dan pulang sama dari sekolah bersama Matteo.


Bahkan saat SMP dan SMA Matteo tidak pernah menjemput Diva.


Padahal disaat seperti itulah harusnya Matteo mengantar dan jemput Diva serta menjaga extra Diva. Karena itu adalah masa pubertas nya para remaja.


Tapi Diva tidak mau ambil pusing.


"Baiklah kak.... jawab Diva.


beberapa saat...


"Altea tumben lama sekali kamu datang..


Gerutu Feren dengan wajah gembul nya


"Apanya yang lama Inikan pas jam nya jam 14.00 . jawab altea sambil menyubit manja Pipi Feren....


"Isshh Kau itu suka sekali datang pas pas an.


datanglah lebih awal kenapa. Gerutu Feren


"iya iya ... besok aku datang jam 10 pagi biar sekalian di DO kampus . balas Altea seraya memakai celemek nya.


Feren hanya memutar bola mata Malas.


mereka berdua memang berteman lama. pertengkaran kecil sering terjadi antara mereka berdua .


...


"Itu dia Batin Matteo


waktu menunjuk jam 15.00 , Diva merengek minta pulang..


Matteo berlalu mengantar Diva pulang. Matteo mengantar sampai depan rumah mereka, Tapi Matteo memilih tidak masuk , dia langsung menginjak pedal gas nya ke kantor.


Dia baru sadar jika dia sudah terlambat hampir 2 jam meninggalkan kantor tanpa pemberitahuan kepada Daniel.


"datang tak diundang, pulang tak diantar, " Suara Daniel tiba tiba muncul di depan Lift.


Matteo hanya menatap Malas kearah Daniel.


Dan Daniel tidak Mungkin marah apalagi memecat Matteo hanya karena alasan terlambat 2 jam.


"Aku bertemu Diva tadi sebentar.. ucap Matteo


"Owh Begitukah....Baiklah" ucap Daniel


Matteo melanjutkan pekerjaan sambil menunggu jam pulang .


Dia sesekali melirik jam diatas tangan nya . Rasa gelisah menghantuinya, rasanya dia ingin cepat cepat pulang .


menunggu 2 jam lagi serasa menunggu sehari.


jam 17.00


Tampaklah Daniel sudah keluar dari ruangannya. Matteo mengikut dan Turun menggunakan Lift khusu CEO.

__ADS_1


Bersama sama menuju parkiran. Saling berpamitan Daniel bersama supir pribadinya menuju Apartemen Daniel.


Dan Matteo menginjak pedal gas nya ke Apartemennya, membersihkan diri dan berlalu ke Restoran milik Ibra.


Sebelumnya dia mengirim pesan ke WhatsApp Ibra bahwa dia akan mengembalikan mobilnya malam nanti.


"Silahkan Tuan" sapa Altea seperti biasa


"Terimakasih ... balas Matteo


Ibra datang dan mereka makan di ruang VIP seperti Biasa Ibra akan selalu menjahili Matteo dengan membandingkannya dengan kakaknya.


Mengobrol dengan Matteo ,sampai akhirnya jam menunjukkan pukul 21.30 .


Para karyawan Restoran sudah Siap siap untuk Closing area . Ibra dan Matteo Keluar dari ruang Vip. Pandangannya menangkap Altea sedang membersihkan kotoran dilantai dengan Berlutut. Seketika hatinya memandang sendu wanita yang mengisi benaknya akhir akhir ini.


"aku akan mengantar mu " Ucap Ibra


"Cepatlah aku sudah mengantuk" Balas Matteo


****


Hari hari Matteo yang semakin Hidup saat ada hal positif mengisi kesehariannya.


Dengan bekerja dan tinggal sendiri setidaknya sudah mengobati rasa kesalnya ketimbang dia di rumah bertemu dengan sang ayah dan kakak nya yang membuat emosinya kadang seperti Diagram (Naik turun dalam kurun waktu berubah ubah)


Berbeda dengan sang ayah yang menahan Geram nya kala mengetahui anak keduanya semakin menjadi jadi diluar.


Beberapa hari lalu dia mendapat Video Saat Matteo sedang bertarung hebat di Ring


.


.


.


Dengan Bekerja dikantor Daniel , Sudah bisa David membayangkan apa saja yang selanjutnya yang akan terjadi dengan putra keduanya.


Dulu Matteo Mulai sering ke Club adalah ide Ibra. Saat Matteo sering emosi tanpa sengaja Ibra memperkenalkan Dunia Club kepada Matteo . Maka dari sanalah Matteo sering menghabiskan waktu di Club mewah itu.


David menyadari bahwa Daniel dan Ibra sama kelakuannya .


Kesal dan Dilema itulah yang dirasakan David . Dia merasa telah gagal mendidik Anaknya sendiri.


Meskipun Juna tumbuh dalam jalur yang benar tapi dia tidak bisa begitu saja menutup mata dengan Keadaan Matteo saat ini.


.


.


Bersambung .....


.


Hai reader..


Episode berikutnya ditunggu ya..


mohon like dan komennya

__ADS_1


🤗❤️🙏


__ADS_2