AmbarSita [Belum Di Revisi]

AmbarSita [Belum Di Revisi]
30 Mei Terakhir ?


__ADS_3

Memasuki bulan kelima di semester kedua ini. Bulan yang special untuk Sita karna kekasih hatinya berulang tahun yang ke 18 tahun.


"18 tahun! Udah bisa nikah sayang!" Ujar gadis itu sambil tersenyum bahagia saat melihat applikasi kalender di handphonenya.


Ini juga tahun kedua bagi Sita merayakan ulang tahun Ambar sebagai sepasang kekasih yang terkena candu asmara.


Setiap Ambar berulangtahun selalu Sita yang heboh. Dia akan sibuk mencari ide untuk merayakan ulangtahun Ambar. Sita lebih peduli dengan tanggal 30 Mei dari pada ujian nasional yang akan dijalaninya 1 minggu lagi.


Bahkan pak Adam, Rio dan Alif yang sibuk menanyakan apa dan dimana Sita ingin melanjutkan pendidikannya, tidak dijawab sama sekali olehnya. Hati gadis itu mantap cukup sekolah sampai SMA saja!!



Tanggal 27 Mei, Sita sudah membuat rencana untuk merayakan ulang tahun Ambar bersama teman-teman pacarnya. Untuk pertama kalinya Sita mau menghubungi Ismet untuk menyusun rencana yang sudah dibuatnya secara matang. Teman akrab Ambar itu sampai kaget saat mengangkat panggilan Sita yang menelfonnya dimalam hari.


"Maaf ganggu ya met, Ismet belum tidur kan? Ismet masih dibalai?" Tanya Sita ramah dari dalam telfon.


"U..uu...udah pulang ta, Ambar juga tadi gak ada kebalai. Ada apa nih Sita... Tum...tumben nelfon malam-malam" jawab Ismet gugup, karena dia masih tidak percaya gadis cantik itu menghubunginya.


"Ambar gak kebalai malam ini? Tumben? Bentar lagi Ambar ulang tahun met, Sita mau kita ngerayain ulang tahun dia dengan kalian, mau gak?" Ujar Sita menyampaikan maksud dan tujuannya menelepon cowok itu.


"Haaa?" Ismet langsung kaget dengan ajakan Sita barusan.


Ismet sedikit tidak percaya jika gadis yang dikenalnya begitu pendiam dan tertutup itu benar-benar sudah berubah. Bahkan dia bisa mendengar suara Sita berbicara cukup banyak malam ini.


"Maaa...mau lah ta, Sita yakin nih ngajakin kami? Soalnya ya...ya... Sita kan suka ma.. suka malu kalo dengan kami" kata Ismet yang berbicara sudah seperti Azis gagap malam ini.


"Yakin met, oh ya kira-kira Ismet tahu gak Ambar itu butuhnya apa sekarang? Sita masih bingung mau ngasi kado apa ke Ambar, soalnya setiap kado yang Sita kasi selama ini gak pernah di pake sama Ambar. Padahal Sita pengen liat dia make kado dari Sita itu met" ujarnya dengan nada yang terdengar sedikit kecewa.


"Kado ya? Yang dipake sama Ambar? Gimana kalo jersey Juventus aja, pasti dia pake kalo main futsal nanti" usul Ismet memberikan sarannya.


"Kemarin aja Sita ngasi sepatu bola ke Ambar, tapi gak dipake juga tuh sama dia! Apalagi Sita gak suka sama Jersey Juventus, jelek! Kaya Zebra! Yang lain aja met" sanggah Sita meminta saran yang lainnya.

__ADS_1


"Hahaha dengar sama Ambar bisa marah dia ta, klub kebanggaan dia di hina. Jadi apaan ya? Atau buku gambar sama pensil aja, Ambar kan hobby ngelukis tuh" usulnya lagi, rasanya sudah seperti kado ulangtahun anak SD saran yang diberikan Ismet.


"Jangan hadiah yang murahan met, gak ada yang lebih mahalan dikit" dan tentu saja Sita lebih menolak lagi saran kedua Ismet tersebut.


Cowok itu langsung bergidik ngeri mendengar perkataan Sita.


'Murah?!' Pikir Ismet dalam hatinya.


Sedari tadi sarannya selalu dibantah oleh gadis cantik itu. Ismet pun jadi kebingungan ingin memberi usul apalagi karna yang dia tahu teman akrabnya itu hidupnya sederhana dan tidak suka kemewahan.


Salah satu contohnya, Ambar menolak keinginan pak Bahrun yang menawarkan untuk membelikan Ambar handphone setahun yang lalu, sebagai hadiah saat Ambar lulus SMP dengan nilai tertinggi seKecamatan Peringi.


Karena itulah alasan kenapa Ambar tidak punya Smartphone canggih diantara semua teman-temannya.


Bukan karena pak Bahrun miskin!!


Tapi memang Ambarnya sendiri yang tidak menginginkannya.


"Action Figure ya? Boleh juga tuh, tapi online kan lama met, apalagi kirimnya ke Peringi bisa sampe seminggu, Ambar kan______"


"Di mall Mandau ada kok yang jual. Ambar suka nonton anime, kalo gak ada Ultrament, Captain Tsubasa dia juga suka tuh" potong Ismet cepat sebelum Sita membantah sarannya lagi, karna Ismet sudah bingung mau memberikan saran apa lagi.


"Mall Mandau ya? Oke deh met semoga aja Ultramen sama Captain Tsubasanya ada. Oh ya nanti kita ngerayain ulang tahunnya Ambar di rumahnya ya, jam 12 malam met" ujar Sita lagi memberitahu jadwal dan rencananya.


"Heee gak usah ta. Dibalai aja, kami takut sama pak Bahrun kalo di rumah Ambar. Lagian nanti ulang tahun Ambar bakal diisi ceramah agama sama bapak nya itu" sanggah Ismet menolak rencana Sita.


Gadis itu langsung tertawa mendengar perkataan Ismet. Benar juga! Nanti pak Bahrun dan buk Khadijah memberi mereka wejangan qultum 7 menit ditengah malam, yang ada semua teman-teman Ambar termasuk Ambarnya jadi mengantuk mendengar orangtuanya itu.


"Yaudah Ismet tolong bantu kasi tau sama teman-teman yang lain ya, tapi jangan sampe Ambarnya tahu" ujar Sita yang akhirnya setuju membatalkan idenya tadi.


"Tenang ta, aman!!! Serahkan aja dengan kami" kata Ismet meyakinkan.

__ADS_1


~~~♡AmbarSita♡~~~


Tanggal 29 Mei, pagi hari sebelum berangkat kesekolah Sita sudah heboh memaksa ibunya pergi ke Mall mencarikan Action figure untuk hadiah ulangtahun pacarnya.


Buk Ita sampai-sampai miringkan kepala mendengar penjelasan anak gadisnya.


"Warna apa nih? Apa tadi namanya acting figir?" Tanya buk Ita kebingungan mengulang ucapan Sita tadi.


"Action Figure buk! Itu kaya patung gitu buk, boneka tokoh, ibuk beliin Ultramen dan Captain Tsubasa yaaa" jelas Sita lagi.


"Dua? Satu aja belum tentu ada ta, lagian ibuk gak tau bentuk nya ntar salah beli gimana? Mahal gak itu?" Tanya buk Ita ragu.


"Yang mahalnya buk, jangan yang puluhan ribu, ibuk bisa kan? Kalo gak Sita aja deh yang beli sama Alif" ujar Sita mulai dongkol menjelaskan pada ibunya.


"Hee...... bisa kok! Kamu ini, ibuk kan mau berpartisipasi juga dihari ulangtahun Ambar. Ntar kamu kasi tahu ya kalo yang beliin kadonya ibuk hahaha"


Sita hanya diam mendengar perkataan ibunya, bibirnya langsung manyun seketika.


"Action Figure ya, eeh tapi belinya dimana?" Tanya buk Ita lagi.


Sita pun juga bingung dimana toko di mall tersebut yang menjual Action Figure. Gadis itu langsung mengambil handphonenya dan mulai mensearching pada mbah google bentuk Action figure dan dimana dia bisa membeli benda tersebut.


"Niiih buk Action figure itu kaya gini, inih Ultramen, nah Captain Tsubasa yang ini pemain bola. Tapi dimana ya belinya?" Sita bertanya pada dirinya sendiri sambil memperlihatkan foto action figure tokoh yang akan di belinya kepada buk Ita. Sita pun sebenarnya tidak tahu dimana orang menjualnya.


"Hahaha kamu juga gak tau! Ini mah ditoko mainan banyak! Ntar ibuk cariin di setiap toko mainan dan aksesoris yang ada di mall itu. Kamu gak usah khawatir, kan tiap tahun emang ibuk yang nyiapin kado buat Ambar" kata buk Ita percaya diri.


Sita langsung memeluk ibunya sambil tersenyum bahagia, setelah itu pamit berangkat kesekolah dengan pacarnya yang akhir-akhir ini berubah menjadi tenang dan pendiam. Rasanya karakter Sita dan Ambar sudah saling bertukar peran saat ini.


Sebenarnya Sita mulai merasakan perubahan sikap Ambar tersebut. Tapi setiap ditanya dengan Sita, Ambar hanya menjawab dengan senyumnya kemudian memeluk Sita dengan erat.


__ADS_1


__ADS_2