
Sifa yang pulang sendiri tanpa azka,membuat ibunya sifa bingung
"Sifa mengapa kamu pulang sendiri dimana azka?"tanya ibunya sifa
"...."
sifa tanpa menjawab pertanyaan ibunya,langsung pergi kekamar
Suka...
'Suka...'
'Aku juga suka azka.'
terlintas dipikiran sifa hampir membuat sifa demam.
keesokan harinya sifa berangkat sekolah lebih awal tanpa menunggu azka,ketika sudah sampai sifa langsung menceritakan yang terjadi antara dia dan azka
"Apa?!
Terus kamu lari pulang begitu saja?!"tanya ana
"Aku sudah bilang jika azka itu suka sama kamu!"ujar ana
"Aku nggak pernah dengar kamu bilang begitu!"ujar sifa
"Padahal sampai detik ini aku masih ragu,apakah azka benar benar suka sama aku atau hanya permainannya saja!"ujar sifa murung
"Sudah kamu jangan menekukkan wajah dong!"ujar ana
"Aku mesti gimana?"tanya sifa bingung
"Sifa..."
Hihi...
__ADS_1
"Kenapa ketawa?!Tadi kamu ketawa,kan?!"bentak sifa
"Maaf..."ujar ana
"Aku malah kasian sama azka.bisa suka sama cewe dingin dan lagi kamu itu belum pernah pacaran!"ujar ana
"WAAA!AKU MESTI GIMANA DONG!"teriak sifa
"Mau gimana lagi.Kamu mestinya minta maaf paada azka.Kenapa harus lari,sih?"ujar ana
mendengar kata kata ana sifa jadi bersalah dan lagi dia pergi tanpa sepotong kata
"Mestinya jangan lari.kamu kan cewe,ya walaupun kamu belum pernah pacaran!pertanyaannya kamu suka gak sama azka? "ujar ana
"Ukh..."
"Ya sudah kamu terima saja!"ujar ana
"Ana bagaimana mungkin aku masih ragu!"ujar sifa
"Gimana kalau kamu minta dia jadi temanmu saja?Tapi,Dia pasti mengira kamu juga punya perasaan yang sama."saran ana
"...
'Azka....
Apa kami bisa akrab seperti dulu...?'ujar sifa dalam hati.
Didalam kelas mereka diam satu sama lain tapi sifa tidak ingin azka terus murung menunggu jawaban darinya,diwaktu istirahat sifa meminta azka menemuinya ditaman sekolah.
"Anu...
Aku nggak pernah membayangkan jika diriku jadi pacar kamu."ujar sifa
"..."
__ADS_1
"Aku ingin kita berteman saja.!"pinta sifa
"...."
"Nggak apa sih.Tapi,apa kamu nggak suka jadi pacarku?"tanya azka murung
"Bukan seperti itu!"jawab sifa
"Aku suka sekali sama kamu!Tapi aku nggak bisa menganggap cowok manapun lebih dari sekedar teman..."ujar sifa
"Maksudmu kamu nggak tertarik sama lawan jenis?Tapi aku serius suka sama kamu,ya..walaupun banyak wanita yang dekat denganku!namun hanya kamu yang membuatku nyaman!kamu berbeda dari cewek cewek yang ku kenal selama ini."ujar azka
"...."
"Makanya,aku ingin kita bisa terus bersama,sifa."ujar azka
"Mauku juga begitu!Tapi sebagai teman."ujar sifa
"Kalau kamu suka aku,kenapa kita harus jadi 'teman'?"tanya azka
"Ka...
karena..."ujar sifa terputus putus
"Aku sama sekali nggak paham maksudmu."ujar azka membalikan badan
"Kalau memang begitu mau kamu,Baiklah.Kita jadi teman biasa saja."ujar azka
"Biasa saja?Berarti nggak dekat seperti dulu?Nggak.akrab lagi?"tanya sifa
"Kamu sudah menolakku,masa masih minta supaya kita tetap dekat!Sudahlah."jawab azka
setelah berkata seperti itu azka langsung pergi dengan wajah ditekuk.
"Nggak mau,susah susah berbaikan dengan azka,Aku nggak rela berpisah seperti ini!"teriak sifa dengan meneteskan air mata
__ADS_1
"Pokoknya,aku nggak rela!"
"Azka!".