BELOVED

BELOVED
Episode 84.


__ADS_3

"Inalilahi wainalilahi rojiun, apa kalian langsung pulang bawa jenazah ke jakarta?" ucap Antonio bertanya dengan Aditya yang berada di seberang telpon.


"Ya kami akan kesana." Setelahnya Antonio memutuskan sambungan telpon.


"Siapa yang meninggal Mas?" Tanya Khanza yang mendengar percakapan Antonio ditelpon, tetapi dia tak tahu dengan siapa suaminya berbicara.


"Kemarilah, Mas akan beritahu kamu. Tapi kamu harus sabar dan ikhlas," ucap Antonio mengusap punggung istrinya.


"Siapa Mas? Jangan membuat ku takut, apalagi aku belum bertemu ayah bunda. Mereka belum tahu kalau aku masih hidup," kata Khanza, selama seminggu di Jakarta ia memang belum mengunjungi kedua orang tuanya, maupun sekedar menelpon memberitahu mereka tentangnya yang masih hidup.


"Tante Hanira meninggal dunia honey, tadi Aditya yang menelpon mengabari. Jenazah tante Hanira akan dikuburkan di Jakarta, maka dari itu mereka akan membawanya pulang hari ini," beritahu Antonio.


"Inalilahi wainalilahi rojiun, nenek mengapa harus secepat ini, padahal aku belum menjenguknya hiks." Tangis Khanza pecah dalam pelukan Antonio, bagaimana tidak mereka berniat pergi ke Surabaya di weekend nanti untuk menjenguk nenek Hanira dan sekalian bertemu bunda dan ayahnya. Tapi kenyataan mereka sungguh terlambat nenek Hanira telah berpulang, Khanza merasa menyesal menunda-nunda waktu.


"Kita harus ikhlas ya honey, kita doakan semoga tante Hanira diberi tempat yang indah di surganya Allah swt." Antonio mengusap-usap punggung Khanza, membiarkan istrinya menangis dalam pelukannya.


🥀


Disinilah mereka berada sekarang, dikediaman Mahendra. Mereka menunggu jenazah tiba. Khanza telah bertemu Rhea, betapa bahagianya Rhea mengetahui Khanza masih hidup. Saking senang keduanya sama-sama menangis, bukan cuma menangis karena pertemuan mereka, tetapi menangis sedih karena nenek Hanira berpulang.

__ADS_1


"Anak-anak kamu mana re," ujar Khanza.


"Anak-anak aku titipin ke papa sama mama," jawab Rhea.


Tak berselang lama jenazah tiba, setelah usai dimandikan dan disholati. Jenazah langsung dibawa ke pemakaman untuk segera dikuburkan. Aditya dan Danu masih setia berada dipemakaman meskipun semua pelayat sudah bubar.


"Mas ayo kita pulang," ajak Kirana menyentuh pundak suaminya.


"Sebentar sayang, Mas masih ingin tetap disini," balas Aditya.


Khanza memeluk Kirana dan Queen berjongkok dekat Aditya. Tangan kecil Queen menghapus air mata Aditya.


"Opa harus bisa ikhlas ya, semua manusia pasti akan berpulang suatu saat nanti. Disini masih ada Queen dan yang lainnya untuk Opa." Queen memeluk Aditya dari samping.


Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam, tetapi Aditya masih berada diruang tengah sedang melamun. Khanza yang keluar mengambil air kedapur menjadi berhenti saat melihat siluet seseorang. Khanza lantas menghampiri orang yang duduk di sofa dan ternyata adalah Aditya.


"Ayah kenapa belum tidur?" Tanya Khanza duduk disamping Aditya.


"Ayah belum mengantuk sayang," jawab Aditya.

__ADS_1


"Ayah, jangan berlarut dalam kesedihan. Nenek pasti juga merasa sedih melihat ayah seperti ini, meskipun ini berat ayah harus tetap ikhlas," ujar Khanza memeluk Aditya, walaupun sebenarnya ia juga masih sedih atas meninggalnya neneknya.


"Iya nak. Ayah ingin menanyakam ini padamu, bagaimana kamu bisa hidup? Padahal hasil autopsi setahun lalu menyatakan bahwa itu mayat kamu," ujar Aditya penasaran, dia tidak bisa bertanya saat pertama kali bertemu anaknya, karena tidak memungkinkan untuk membahasnya.


"Ceritanya sangat panjang ayah, intinya aku lupa ingatan dan diselamatkan oleh kedua orang tua yang baik sekali mau merawatku. Nanti akan aku ceritakan saat keadaan kita lebih baik, aku tidak mau menceritakan sekarang, kita masih dalam suasana berduka ayah," jelas Khanza tidak ingin menceritakannya sekarang.


"Kamu benar nak, melihat kamu yang masih hidup saja ayah sangat senang," ungkap Aditya memeluk erat putrinya.


"Sekarang ayah kembali ke kamar temani bunda, kasiham bunda ayah tinggalkan," pinta Khanza.


Aditya mencium kening Khanza, kemudian segera pergi ke kamar menemui istrinya yang sudah terlelap.


...🥀🥀🥀...


To be continue. . .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.


Yuk follow ig author : @dianti2609

__ADS_1


 


 


__ADS_2