BELOVED

BELOVED
Episode 82.


__ADS_3

"Ayah akan tetap tinggal dengan satu syarat," kata Levian membuat semua mata menatap kearah menunggu kelanjutan dari kalimatnya.


"Kakek mau Alex menerima perjodohan dengan Alesha," sambung Levian tak terduga, masih berharap bahwa perjodohan ini akan tetap berlanjut. Bukan hanya karena perjanjian, namun dia juga menyayangi Alesha sudah seperti cucunya sendiri, jadi dia tidak rela Alesha berjodoh dengan lain.


Walaupun sebenarnya Levian bisa menjodohkan Arthur dan Alesha. Tetapi di surat perjanjian mereka adalah anak pertama dari Deon yaitu Alex, mereka tak bisa mengubahnya, yang bisa dilakukan adalah menemukan cara agar keduanya bisa bersatu, meskipun Levian harus menggunakan cara licik sekalipun. Levian tak akan membiarkan cucunya Alex bersama siluman ular itu. Levian sudah mengetahui darimana asal kekasih cucunya itu, tapi jika dia memberitahu cucunya tentang siluman ular itu, percuma saja cucunya tidak akan percaya, jadi ia akan membiarkan sampai mana cucunya bisa dibodohi.


"Kamu diamkan, tandanya kamu tidak bisa. Tidak masalah, kakek juga ga akan bisa bertahan disini," ujar Levian memalingkan wajahnya memandang kearah lain.


"Daddy mommy ayo kita kamar rawat nenek Inahya," ucap Queen pelan, dia merasa tidak nyaman berada dikamar rawat Levian, setelah ada kehadiran Alex. Queen tidak benci dengan Alex, hanya saja dia menjaga perasaan agar tidak jatuh terlalu dalam pada cinta.


"Deon Nafisa kami pamit dulu, pak Levian semoga anda lekas sembuh," tukas Antonio membawa putri dan istrinya keluar dari kamar rawat, namun langkah mereka tertahan saat suara seseorang berkata sesuatu.


"Tunggu Alesha! Aku menerima perjodohan ini kek," ujar Alex.


Antonio seketika terkekeh sinis, orang-orang di dalam kamar rawat memandang bertanya. Antonio malah mengintimidasi Alex lewat tatapan tajamnya.


"Kamu kira kamu siapa? Bisa seenaknya mempermainkan hati putri ku, kau pikir setelah menolak putriku mentah-mentah demi perempuan lain, kemudian kembali menerima perjodohan ini, hanya untuk supaya pak Levian tetap tinggal di Indonesia. Begitu kah cara mu untuk mempertahkan kakek mu, dengar ini baik-baik Alexander Diaz Alastar, saya daddy dari Alesha menolak perjodohan ini dengan tegas. Putriku bukan sebuah barang yang bisa kau ambil lagi, dan kau buang kapan saja, saat tidak dibutuhkan. Kalau kau mau mendapatkan putriku, kau harus memperjuangkan cintanya, dapatkan restu dari abang-abangnya. Kembalikan kepercayaan saya terhadap mu. Saya tunggu perjuangan mu untuk mengejar cinta putriku, kalau kau gagal jangan harap saya mau menerima mu sebagai menantu."


Antonio memeluk putrinya dan merangkul istrinya, mereka keluar dari kamar rawat. Antonio tampak puas setelah mengatakan kalimat panjang untuk pemuda seperti Alex. Sampai kapan pun Antonio tidak pernah rela, hati putrinya yang selembut kapas harus disakitin oleh lelaki macam Alex. Bukan Antonio tidak tahu selama ini putrinya sering menangis diam-diam, menangisi lelaki seperti Alex. Tetapi setelah kembalinya Khanza bersama mereka putrinya tidak lagi menangisi Alex. Antonio bersyukur akan hal itu, mereka menemukan kebahagian kembali.


"Kamu sudah dengar itukan Alex. Jadi perjuangan kan Alesha, dapatkan kepercayaan dari daddynya serta abang-abangnya. Kakek beri kamu waktu sebulan untuk meluluhkan para pria Horison, kalau kamu tidak berhasil. Kakek tetap akan pulang ke luar negeri," tegas Levian.

__ADS_1


"Baik kakek, aku yakin pasti bisa melakukannya," jawab Alex, ia tidak bisa membiarkan kakeknya pulang ke luar negeri.


"Bagus itu baru cucuku." Levian menepuk pundak cucunya.


"Saya juga mendukung mu Alex! Kamu harus bisa meluluhkan hati cucu sulungku Arcell, karena Arcell sifatnya persis seperti Antonio. Jika kau berhasil mendapatkan kepercayaan Arcell, jalan mu akan mudah," ujar Andreas juga ikutan mendukung Alex. Andreas bisa mengatakan itu sebab tidak ada Erina bersamanya.


"Terimakasih Opa sudah mau mendukung ku dan percaya padaku," kata Alex memeluk Andreas sebagai bentuk rasa hormatnya.


🥀


Keempat orang menatap sedih pekerja yang telah mereka anggap seperti keluarga sendiri terbaring lemah diranjang rumah sakit dengan peralatan medis yang menempel. Bibi Inahya dinyatakan koma oleh dokter setelah terjatuh dan pingsan di kamar mandi.


"Princess temani oma ke mall yuk sayang," ajak Erina.


"Ayuk oma! Mommy gak mau ikut juga," tawar Queen.


"Sudah sayang kita bertiga saja sama kakek, biarin daddy sama mommy berduaan," sahut Erina yang mendapatkan kode dari Antonio.


"Princess sama oma opa aja, gak papakan sayang," ujar Khanza, dia memang ingin membicarakan sesuatu dengan suaminya.


Queen menangguk, lalu berjalan bersama Erina. Semantara Antonio membawa Khanza ke kantin rumah sakit.

__ADS_1


"Mas kok ada perjodohan segala, Queen masih kecil untuk dijodohkan. Biarkan putri ku menemukan cintanya, kalaupun pemuda tadi berjodoh dengan putriku, mereka pasti akan ditakdirkan bersama, tanpa harus saling memaksa," tutur Khanza.


"Honey, bukan mas yang menjodohkan princess. Papa lah pelakunya, papa membuat sebuah perjanjian sama pak Levian waktu mereka masih muda. Mas juga baru tau perjanjian itu, awalnya perjodohan itu ditujukan untuk Mas. Tetapi gagal, karena pak Levian memiliki anak laki-laki, jadi mereka mengubah perjanjian yang ditujukan untuk anak-anak kita. Kamu pasti ingatkan bagaimana bahagianya papa saat tau kamu melahirkan anak perempuan. Jadi perjodohan itu untuk putriku, tenang saja honey. Mas tidak akan mempermudah Alex mendapatkan putri kita, setelah dia menolaknya kemarin. Jangan harap dia bisa seenaknya mempermainkan princess Horison," papar Antonio menjelaskan pada Khanza. Queen sedang tidak bersama mereka, princess mereka lagi ikut mamanya ke mall.


"Mas juga gak boleh egois ya, misalkan princess masih mencintai pemuda tadi, biarkan mereka bersama. Pokoknya mas gak boleh ngehalangi, awas saja sampai mas jadi penghalang, aku akan berada dipihak mereka," kata Khanza memberi peringatan pada suaminya.


"Hem, mas tidak akan menghalangi cinta mereka, tapi mas akan menjauhkan Alex kalau sampai dia menyakiti princess," sahut Antonio.


"Ya, aku setuju kalau sampai itu terjadi," balas Khanza.


...🥀🥀🥀...


To be continue. . .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.


Yuk follow ig author : @dianti2609


 


 

__ADS_1


__ADS_2