BELOVED

BELOVED
Episode 46.


__ADS_3

Kelima orang sedang berada dihalaman belakang, membantu Queen menyiapkan kejutan untuk oma Erina, agar berbaikan kembali dengan opa Andreas. Queen begitu bersemangat membuat kejutan spesial untuk sang oma, dibantu oleh yang lainnya. Semantara oma Erina sendiri sedang keluar arisan bersama para Ibu yang seumuran.


"Oma Kirana, apa masakan sudah matang?" Tanya Queen memasuki area dapur untuk mengetahuinya.


"Sudah dong sayang, tinggal bawa kehalaman belakang," jawab Kirana dengan bangga menunjukkan semua hasil masakan sendiri. Kirana juga membuat kue dengan tulisan permintaan maaf.


Queen memeluk Kirana dari samping, "Tangan oma emang ajaib." Pujinya seraya mencium pipi Kirana.


Kini makanan telah di tata di meja bundar dengan rapi, semua pekerjaan mereka sudah selesai. Mereka semua tinggal menunggu kepulangan Erina yang masih dalam perjalanan. Semua memiliki tugas masing-masing dan juga sudah siap dengan tugas yang dibagi.


Terdengar suara mesin mobil yang mereka sangka adalah oma Erina, ternyata Antonio dan Arcell yang baru saja pulang.


"Gelap sekali! Dimana semua orang," ujar Arcell rasa panik mulai menghampirinya, membuatnya langsung melangkah ke sembarang arah dan melupakan bahwa dia memiliki ponsel yang berguna untuk menerangi supaya pengelihatan jelas. Queen benar-benar membuat Arcell melupakan segalanya.


"Princess!" Teriak Antonio memanggil nama putrinya, saat melihat keadaan mansion yang gelap, sembari kakinya melangkah kemana saja, pikiran Antonio kalut takut terjadi sesuatu pada putrinya. Namun belum sempat menyalakan blitz, lampu kembali di hidupkan


"Daddy," panggil Queen membelakangi Antonio.


"Princess, kamu baik-baik saja kan sayang? Apa yang terjadi mengapa lampu mansion mati, apa ada seseorang yang menyelinap masuk," cecar Antonio seraya memeriksa seluruh tubuh putrinya dari atas sampai bawah ada luka atau engga.


"Daddy aku baik-baik saja, sebenarnya-"


"Princess syukurlah kamu baik-baik saja sayang," seru Arcell lekas menghampiri Queen memeluk adiknya sangat erat.


"Daddy abang tenang, aku akan menjelaskan mengapa lampu mansion menjadi gelap. Jadi begini ceritanya." Queen menceritakan bahwa mereka sedang membuat kejutan untuk oma Erina yang lagi marahan dengan opa Andreas.


"Benar Antonio Arcell! Kami sengaja mematikan semua lampu," sambung Kirana yang keluar dari persembunyian diikuti oleh semua orang.


"Lalu kenapa princess tidak memberitahu daddy sama abang El sebelumnya. Kalau saja princess memberitahu daddy tidak akan panik kaya gini. Jantung daddy rasanya masih berdebar-debar, takut kamu kenapa-napa sayang," papar Antonio memeluk putrinya, membenamkan kepala putrinya diceruk lehernya membuatnya bisa mencium puncak kepala putrinya.


"Daddy seperti oma sudah datang, aku mendengar suara mesin mobil. Ayo kita bersembunyi." Ajak Queen mengurai pelukan dengan Antonio.

__ADS_1


Mereka semua kembali bersembunyi ditempat masing-masing. Sedangkan oma Erina yang ingin memasuki mansion merasakan sesuatu yang aneh.


"Mungkin perasaan ku saja," gumam Erina, seraya membuka pintu mansion, namun dia tidak bisa melihat apa-apa, karena gelap.


"Andreas, Antonio, princess. Kalian semua dimana!" Seru Erina melangkah dengan tangan meraba-raba.


Duaarrr!


Duaarrr!


Duaarrr!


Mereka menembakan petasan kertas dan menyalakan lampu mansion. Kemudian mereka bertujuh berbaris dengan memegang balon huruf bertuliskan 'I'M SORRY' menunjukkan pada oma Erina. Opa Andreas muncul diantara semua orang.


"Maafkan aku telah membuat mu marah." Andreas berlutut dengan sebuah buket bunga.


Oma Erina sampai menutup mulut melihat semua kejutan dipersiapkan untuknya, dia juga meneteskan air mata haru.


"Ayo oma maafkan opa!" Seru Queen mengeluarkan suaranya.


"Berdirilah Andreas," pinta Erina.


"Aku tidak akan berdiri sebelum kamu menerima bunga dan memaafkan aku Erina," kata Andreas memilit tetap pada posisinya.


Erina lantas mengambil buket bunga dan berkata. "Aku memaafkan mu Andreas."


Begitu mendengar kalimat yang diucapkan Erina, membuat Andreas tersenyum lebar. Kemudian segera berdiri memeluk istrinya.


"Aku mencintaimu Erina, aku tidak bisa kamu diamkan seharian ini, hati ku sungguh tidak tenang. Semua ini berkat ide dari princess kesayangan kita," ungkap Andreas.


Tampak Erina kelihatan malu mendengar kalimat cinta dari suaminya, sebenarnya ini hal biasa baginya, sebab Andreas sering mengatakannya hampir setiap hari. Namun suasana kali ini berbeda, Andreas mengatakan kalimat cintq padanya dihadapan putra, menantu dan para cucunya itulah mengapa Erina jadi malu.

__ADS_1


"Princess kemari sayang," seru Erina memanggil cucunya.


Queen berjalan mendekat pada oma Erina, langsung mendapatkan pelukan dan kecupan sayang dari omanya.


"Ide mu cemerlang sekali sayang, sehingga oma cepat luluh dengan opa mu," ujar Erina memuji kepintaran cucunya.


"Oma ini bukan satu-satu kejutan, masih ada kejutan terakhir. Heum tapi kami tidak bisa ikut, jadi biar opa sama oma saja yang kesana," kata Queen mengedipkan mata pada opa Andreas memberikan kode supaya mengajak oma Erina langsung ke halaman belakang.


"Ayo sayang kita langsung menuju kesana." Andreas memberikan tangannya disambut oleh Erina.


Andreas membawa Erina ke halaman belakang yang sudah disulap sedemikian rupa indahnya. Mata Erina berbinar-binar melihatnya, dia melirik suaminya dan tersenyum lebar, yang ada di dalam pikirannya sekarang adalah suami kulkasnya bisa seromantis ini.


"Suka dengan kejutannya sayang?" Tanya Andreas menarik kursi dan mempersilahkan istrinya duduk.


"Heum perfect! Ide princess kesayangan ku emang the best," ucap Erina.


Andreas tidak bisa memungkiri bahwa ide cucu emang patut diancungi jempol. Melihat wajah istrinya tampak berseri-seri sudah membuat hati Andreas senang.


"Eum pah, sebenarnya aku tidak marah sama kamu, cuma aku-"


"Sudahlah mah, kita jangan membahas itu. Lebih kita menikmati momen ini," potong Andreas tak ingin membahas hal apapun saat mereka baru saja berbaikan.


Erina mengangguk membenarkan perkataan Andreas. Saat ini mereka sedang dalam momen bahagia, jadi untuk masalah kemarin biarlah dulu.


...🥀🥀🥀...


To be continue. . .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.


Yuk follow ig author : @dianti2609

__ADS_1


 


 


__ADS_2