BELOVED

BELOVED
Episode 60.


__ADS_3

"Huhh, rasanya senang banget, liburan telah tiba."


Luna merentangkan kedua tangan saking senangnya, kala mengingat ujian semester ganjil sudah berakhir hari ini. Dan dia akan liburan bersama mama dan papa ke suatu tempat yang telah diinginkannya.


Ternyata bukan cuma Luna yang kesenangan, Queen pun merasakan bahagia sampai bibir tidak berhenti mengukir senyuman, kala mengingat janji daddy yang akan membawanya liburan ke suatu tempat. Namun daddy tidak mau memberitahukan tempat tersebut, karena itu merupakan sebuah kejutan untuknya.


"Lo berencana liburan kemama sha?" Tanya Luna saat mereka masih berada dalam kelas.


"Aku gak tau lun, daddy ku bilang katanya kejutan, jadi daddy ga mau ngasih tau tempatnya," jawab Queen.


"Woah, uncle Antonio sweet banget sih, pake segala kejutan," ucap Luna membayangkan bahwa papa bisa seperti uncle Antonio. Tapi Luna paham, papanya adalah sosok yang berbeda, namun Luna begitu amat menyayangi papanya, sebab papanya sudah mencurahkan banyak kasih sayang untuknya.


Queen mengangguk membenarkan ucapan Luna kalau daddy memanglah sweet.


"Ayo kita ke pos satpam sekarang," ajak Queen usai membereskan alat tulisnya.


Mereka berdua melangkah bersama menuju pos satpam tempat biasa mereka menunggu jemputan. Tetapi jemputan Luna selalu datang lebih awal daripada jemputan Queen, lalu Queen pasti memaksa Luna agar pulang duluan dan tidak usah menungguinya. Bukannya apa, Queen hanya merasa kasian dengan sopir Luna jika harus menunggu lebih lama lagi.


"Selalu ingat pesan gue, kalau ada apa-apa cepat telpon gue," peringat Luna sebelum memasuki mobilnya.


"Iya Luna sayang, sudah sana cepatan masuk mobil mu. Kasian pak sopir udah nungguin kamu," ujar Queen mendorong pelan Luna agar segera masuk mobil jemputannya.


Ting!


Suara notifikasi dari ponsel Queen. Queen lantas membuka pesan masuk dari nomor tidak dikenal tersebut, rasa penasaran Queen lebih mendominasi, jadi melupakan peringatan yang selalu dikatakan daddy dan abang-abangnya.


Alesha ini gue Keisyam, bisa engga kita ketemuan di taman belakang sekolah sekarang. Ada sesuatu yang harus lo tahu


"Oh kak Keisyam ternyata pemilik nomor ini. Tapi hal apa yang mau kak Keisyam beritahu, apa mungkin ada hubungannya sama kak Alex." Gumamnya sembari memainkan ponselnya, bimbang ingin membalas pesan tersebut.

__ADS_1


"Gimana ya, aku temuin gak. Aduh sumpah aku gak mau lagi kalau bahas tentang kak Alex, yang ada nanti aku kepikiran terus dan gak bisa lupain dia."


"Aku juga ga bisa mengabaikan pesan ini. Ditambah juga penasaran tentang sesuatu yang dikasih tau kak Keisyam. Kayanya aku temuin aja deh, daripada entar sampai rumah nyesel." Putus Queen akan menemui Keisyam di taman belakang sekolah.


Baik kak, aku kesana sekarang.


Setelah membalas pesan Keisyam. Queen lekas bergegas pergi ke tama belakang menemui Keisyam. Queen juga telah mengirimkan pesan pada paman Alvaro yang menjemputnya untuk menunggu sebenta jika sudah sampai disekolah.


Disana Queen bisa melihat Keisyam sudah duduk anteng menunggu kedatangannya. Queen melangkah cepat mendekati kakak seniornya tersebut, dia selalu merasa agak canggung jika berdekatan dengan cowo di depannya.


Keisyam berdiri saat melihat kedatangan Queen. Cowo itu tersenyum manis, karena Queen mau menemuinya.


"Kakak mau ngomong apa sama aku," ujar Queen lebih dulu bersuara, saat menyadari Keisyam terus saja memandangnya. Jujur saja Queen merasa sedikit risih dipandangi sebegitunya.


"Duduklah dulu," kata Keisyam mempersilahkan Queen untuk duduk.


"Se-sebenarnya gu-gue." Keisyam berhenti bicara sebentar, untuk menenangkan kegugupan yang tiba-tiba dia rasakan saat ini.


"Yaampun gimana sih gue, kok jadi gugup gini. Mungkin efek pertama kali jatuh cinta." batin Keisyam.


"Sebenarnya gue cinta sama lo sha, lo mau engga jadi pacar gue," ungkap Keisyam kini merubah posisi menjadi berlutut dengan sebuah bunga ditangannya.


Seketika raut wajah Queen berubah tegang usai mendengar ungkapan Keisyam yang membuat sedikit shock. Queen rasanya menyesal memutuskan menemui Keisyam, jika dia tahu akhirnya begini.


"Gue tau ini mendadak banget bagi lo. Jujur gue gak bisa lagi nahan ini terlalu lama, rasanya gue gak tenang setiap kali belum bisa mengungkapkan isi hati gue sama lo. Gue udah cinta sama lo sejak gue ngeliat lo masuk kelas gue cuma buat naruh bekal di meja Alex. Awalnya gue coba menepis perasaan gue, karena gue tahu lo sukanya sama Alex, tapi beberapa bulan belakangan ini gue terus merhatikann lo kaya menjauhi Alex begitu pula sebaliknya dengan Alex. Disanalah gue mulai ngerasa punya kesempatan buat dekatin lo, apalagi ketika gue tau ternyata lo adiknya Rey bukan pacarnya." Tutur Keisyam berterus terang dengan perasaan pada Queen, sehingga membuatnya mampu berbicara panjang lebar.


"Kalau lo ambil bunga ini, gue anggap lo terima gue sebagai pacar lo. Kalau engga gue akan lebih berusaha lagi supaya lo bisa mencintai gue," papar Keisyam berharap penuh bahwa cintanya di terima. Tetapi jika tidak, dia tidak akan berputus asa sampai disini. Dia akan berjuang lagi supaya cintanya berbalas.


Queen menyentuh bahu Keisyam dan membawa cowo tersebut agar berdiri saja.

__ADS_1


"Kak maaf aku tidak ingin berbohong tentang perasaan ku dan menyakiti hati kakak akhirnya. Maaf aku engga bisa terima bunga kakak, dan menjadi pacar kakak. Tapi aku bisa menjadi teman," tolak Queen dengan kalimat yang sehalus mungkin agar tak membuat Keisyam tersinggung dan dirinya terlihat jual mahal. Itu sama sekali tidak pernah terpikirkan dalam otak Queen untuk di pandang buruk. Apalagi oleh senior yang merupakan sahabat baik abangnya.


"Terima kasih sudah memberikan jawaban yang jelas. Gue mengerti sepenuhnya bahwa lo masih mengharapkan seseorang yang gak mencintai lo. Tapi tolong izinkan gue berusaha lebih keras lagi agar lo bisa melirik kearah gue dan akhirnya mencintai gue. Tenang saja gue tidak akan pernah memaksakan cinta, kalau akhirnya lo tetap gak bisa mencintai gue. Gue akan menyerah sendiri pada waktunya, dan gue juga mau jadi teman lo," ujar Keisyam tersenyum paksa untuk menghalau rasa sakit hatinya.


"Kamu benar kak, aku sangat bodoh sampai detik ini masih mencintai. Walaupun aku berusaha keras menjauhinya, tapi namanya tetap tersimpan rapi dihatikan. Aku selalu berharap bisa melupakannya, nyatanya disetiap kesempatan namanya seolah muncul dalam pikiran ku. Apakah aku selamanya tidak akan bisa lepas dari bayang-bayang kak Alex? Aku harap bisa terlepas darinya, sebab aku tidak pernah bisa memilikinya dan menyakiti hati orang lain." Queen menyentuh dadanya, kembali merasakan patah hatinya. Ia juga merasa sangat jahat mematahkan hati cowo yang amat baik seperti Keisyam. Ia juga tidak bisa berbuat apa-apa, mana mungkin ia harus menerima cowo di depannya menjadi pacarnya, lalu berpura-pura mencintainya, itu hanya akan menambah luka dan menyakiti perasaan mereka. Akan lebih baik ia jujur meskipun sangat menyakiti, setidaknya daripada berbohong.


"Ya kak, terima kasih juga sudah mengerti aku. Aku harap kakak menemukan cinta kakak yang sesungguhnya." Usai mengatakan itu Queen lantas meninggalkan Keisyam. Queen tidak bisa terlalu lama membuat paman Alvaro menungguinya.


Semantara dari kejauhan seseorang melihat Queen yang keluar dari arah taman belakang sekolah. Orang tersebut menajamkan pandangan menatap Queen.


"Apa yang dia lakukan di taman belakang sekolah." Pikirnya penasaran dan tak lama kemudian Keisyam juga muncul menyusul keluar dari taman belakang sekolah. Sontok mencurigakan menurutnya.


"Keisyam! Apa mereka ketemuan? Sial apa yang meraka bicarakan..." Orang tersebut merasakan marah tiba-tiba mengusainya.


"Alex, kamu ngapain masih disini sayang? Aku udah nungguin kamu lama di depan mobil tau," kesal Meldy saat melihat pacarnya malah masih berdiri dilorong sekolah.


"Maaf sayang sudah buat kamu menunggu lama, ayo kita pulang sekarang," ajak Alex lembut, menyadari sesuatu yang salah terjadi pada dirinya. Ya, Alex lah yang merasa marah ketika melihat Keisyam dan Queen sama-sama keluar dari taman belakang sekolah.


...🥀🥀🥀...


To be continue. . .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.


Yuk follow ig author : @dianti2609


 


 

__ADS_1


__ADS_2