
mendengar perkataan sifa azka sangat kesal dan kembali ketempat dia duduk
"anjirrr,tuh cewe menyebalkan"ujar azka kesal
mendengar azka yang diacuhkan oleh sifa, teman temannya tertawa
"hahhah azka tadi juga aku bilang sisifa itu robot gk bisa digombalin"ujar dimas mengejek azka
"....".
****
"dasar laki laki menyebalkan berani beraninya menggodaku"ujarku yang kesal,ketika aku berjalan langkahku dihentikan oleh para wanita yang terkena virus azka
"hei sifa apa maksud kamu mau mengambil hati azka"ujar wanita yang marah
"iya kamu sok polos dan lugu agar bisa menarik perhatian azka "teriak wanita wanita itu
aku yang mendengar mereka memarahiku tetapi aku biasa aja
dan melanjutkan langkahku dari kerumunan wanita wanita yang terkena virus azka,
__ADS_1
"sifa kamu itu tuli atau apa sih tidak mau mendengar kami berbicara dasar wanita aneh"ujarnya yang berteriak
"......"tak peduli
mereka semua yang kesal kepadaku serontak saja melempariku dengan kertas hanya gara gara azka
"aduh"
tetapiku tak peduli mereka mau bilang apa kepadaku.
kemudian ana yang melihatku dilempari oleh semua wanita langsung datang menghampiriku dan meredakan kekacauan yang ada
"hei kalian berani beraninya melempari sifa,ada masalah apa sih,masalah azka lagi,kalian wanita yang tergila gila sama azka jangan pernah membuat sahabatku menderita,kalian tahu jika sifa itu tidak suka kepada azka lalu mengapa dia menggoda azka!?"ujar ana yang lantang sehingga membuat keributan berhenti dan mereka semua pergi dari sini,
"tidak"ujarnya datar
"mengapa kamu tidak balas mereka aja sih,kamu itu sudah dihina tahu!"tanyanya
"....."
aku terdiam karena untuk apa aku berbicara karena aku tidak suka banyak bicara untuk hal biasa.
__ADS_1
kemudian ana membawaku pergi kekelas masih saja didalam kelas harus bertemu wanita wanita yang terkena virus azka,mereka semua menatapku bagaikan aku ini musuhnya dan semua orang jutek kepadku tetapi aku tak peduli dan melanjutkan langkahku untuk duduk tak disangka ketika aku hendak duduk kursinya ternyata patah
"haduh kalian mau pakai cara lama gak aneh lagi,zaman sekarang pakai cara kuno gak sesuai sama gaya kalian sok hits"ujarku menendang kursi yang telah direncanakan,
"brakkk"
tendangan kursi yang membuat semua orang terkejut dan menahan rasa malu
"kalian tidak suka kepadaku,its ok"ujarku yang biasa saja.
kemudian salah satu siswi beranjak dari kursinya dan berdiri namanya amanda
"hei sifa kamu itu jangan belagu dasar orang culun so so jagoan,lagian siapa yang mau berteman sama kamu, kamu itu aneh bagi kami!"ujar amanda yang menghinaku
"hei siapa kamu bilang tidak ada yang mau berteman dengan sifa,buktinya aku mau"ujar ana,kemudian salah satu siswi lagi berdiri dan menyahut perkataan ana
"yaa itu kamu ana karena kalian itu sama sama aneh,hei ana aku sarani kamu lebih baik kamu jangan berteman dengan orang yang cupu kasihan kamu ya..ana cantik cantik berteman denagnnya"ujar sari yang menghina mereka,aku tak bisa diam saja melihat ana yang dihina
"owalah kalian menilai seseorang dari pisik saja alangakah bodohnya kalian tak bisa melihat mutiara dalam lumpur"ujarku datar tetapi menggretak mereka.
semua siswa yang mendengar sifa berkata langsung diam tak bisa berkata kata lagi.
__ADS_1
*bersambung*