BELOVED

BELOVED
Episode 35.


__ADS_3

Antonio memberhentikan mobil tepat depan halte dekat sekolahan. Demi keselamatan princess Horison, mereka masih harus tetap menyembunyikan identitas Queen.


"Daddy entar gak usah jemput ya. Aku mau nonton abang Rey tanding basket," ucap Queen.


"Princess pulang bareng abang Rey kan?" Tanya Antonio.


Queen mengangguk, "Iya dad."


Queen mencium pipi daddy nya sebelum keluar dari mobil. Begitu pula Antonio mencium kening putrinya, merapikan rambut putrinya.


"Ingat pesan daddy apa?"


"Kalau ada apa-apa cepat hubungi daddy. Aku gak lupa daddy sayang." Queen mengulangi ucapan Antonio yang tidak pernah lupa mengingatkan.


"Pinter princess, daddy." Antonio sekali lagi mencium pipi putrinya dan mengusap rambutnya.


"Bekal makanan jangan lupa di makan, princess gak boleh jajan sembarangan. Daddy udah ngasih tau abang Rey buat awasin princess," kata Antonio membuat Queen cemberut mendengarnya.


"Daddy, aku juga pengen makan mie goreng. Pleaseee boleh ya, untuk hari dad." Queen menatap melas pada Antonio agar diizinkan.


"Princess makan mie instan itu ga baik buat kesehatan. Princess makan bekal yang udah oma siapin, princess gak mau bikin oma sedihkan?"

__ADS_1


Queen menggelengkan kepala, gadis itu mana tega melihat omanya sedih. Apalagi disebabkan olehnya, maka dia akan sangat merasa bersalah jika sampai itu terjadi.


"Berarti princess makan siang sama bekal dari oma, kalau engga mau buat oma sedih," ucap Antonio lembut.


"Oke dadd." Jawab Queen tersenyum lebar.


Setelah cukup lama mengobrol bersama daddy nya. Queen lantas keluar dari mobil, mengawasi kesekitarnya takut-takut ada yang melihat dia turun dari mobil. Karena merasa aman, Queen terus berjalan menuju kesekolahan yang berjarak beberapa meter saja dari halte persinggahannya tadi.


"Aku harus ngasih tau Fani, berita terbaru hari ini." Gumam seorang perempuan tersenyum licik.


Queen baru saja sampai kelas dan menaruh tas ranselnya. Mengambil satu bekal lagi yang dibawanya, jadi tadi pagi Queen meminta nanny nya agar menyiapkan satu bekal lagi untuk seseorang. Nanny nya bertanya untuk siapa bekal satunya lagi dengan wajah senyum-senyum menggoda padanya. Queen berbohong bahwa bekal tersebut untuk dimakan jam istirahat kedua.


"Mau kemana sha? Buru buru banget, lo juga belum duduk. Masuk kelas cuman naruh tas, lalu mau keluar lagi. Bawa bekal lagi, buat siapa?" cecar Luna menatap Queen nampak kelihatan gugup ingin menjawab pertanyaannya.


"Jangan bohong sha, gue tau bekal ini pasti lo siapin buat kak Alex kan. Udah ngaku aja," desak Luna.


"Fine Luna, bekal ini memang buat kak Alex. Aku mau ke kelasnya buat naruh bekal ini di mejanya sebelum orangnya datang," kata Queen jujur.


"Sini duduk dulu, gue mau bicara," pinta Luna tetapi Queen memilih tetap berdiri.


"Luna ngobrolnya entar aja setelah aku naruh bekal ini di mejanya kak Alex," tolak Queen.

__ADS_1


Luna berdiri berhadapan dengan Queen, "Sha kamu ga dengar apa yang dibilang kakak kelas kecentilan pestanya, kalau kak Alex udah punya pacar. Jadi stop ngebuang waktu lo buat ngejar orang yang ga pernah ngelirik lo maupun ngerhargain makanan pemberian lo." Tegas Luna meminta agar sahabat berhenti mengharapkan seseorang tidak pernah melihat kearahnya.


"Tapi Lun, aku cinta sama kak Alex." Lirih Queen.


"Sha! Berhenti mengharapkan orang yang gak pernah lirik lo, masih banyak cowo yang suka sama kamu. Lupain kak Alex," pinta Luna.


"Oke aku akan ngasih ini bekal terakhir kali buat kak Alex. Tapi kamu bantuin aku," ujar Queen.


"Tentu, gue bakal bantuin lo. Gue bakal atur pertemuan kalian."


Queen dan Luna pun berpelukan, "Makasih..."


"Lo sahabat sekaligus keluarga bagi gue sha, jadi gue gak akan biarin princess kesayangan Horison sakit hati."


...🥀🥀🥀...


To be continue. . .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.


Yuk follow ig author : @dianti2609

__ADS_1


 


 


__ADS_2