
Wajah Queen berseri-seri berjalan di lorong sekolah dengan menenteng bekal makanan yang disiapkan oleh mama Naila. Queen mengintip ke dalam kelas Alex, ternyata masih kosong belum ada satupun orang yang datang. Buru-buru ia masuk dan menaruh tupperware berisi nasi goreng dan ayam goreng, berserta botol minum di atas meja.
"Ekhem!" Dehaman seseorang dibelakangnya mengejutkan Queen.
"Apa yang lo taruh di meja Alex," sergah Keisyam menangkap basah adik kelas memasuki kelasnya.
"Eum itu i-itu kak anu." Queen malah gugup setengah mati.
Tangan Keisyam memegang bahu Queen. Lalu mengangkat dagu gadis tersebut agar matanya menatap kearahnya.
"Jangan gugup, jawab saja," ucap Keisyam, suaranya berubah lembut ketika melihat wajah gadis didepannya saat ini.
"A-aku membawakan bekal untuk kak Alex," kata Queen menundukkan lagi kepalanya.
"Mengapa tidak menunggu sampai Alex datang, lalu menyerahkan sendiri."
Queen yang melihat dikaca jendela kelas, sudah banyak siswa/i yang berdatangan. Queen lantas sengaja menabrak kakak kelas didepannya, agar bisa segera keluar sebelum Alex datang dan melihat. Itu akan membuatnya malu, karena ketahuan diam-diam memasuki kelas laki-laki itu.
"Eh tunggu, mau kemana kamu," seru Keisyam tapi tak dihiraukan Queen yang tetap melanjutkan langkahnya.
"Princess!! ngapain princess ke kelas ku." batin Rey manatap Queen yang berlari menjauh dari kelasnya.
"Lo kenapa Kei?" tanya Nabil.
__ADS_1
"Barusan ada adik kelas masuk kelas kita diam-diam narus bekal makanan, tuh di meja si Alex," tunjuk Keisyam ke meja Alex.
"Apa dugaan ku benar kalau princess emang udah jatuh cinta sama si Alex. Haduh! bisa gawat kalau sampai abang tau, princess kenapa kamu bisa suka sama kulkas berjalan si sayang." batin Rey membuat kepalanya pusing memikirkannya.
Alex paling terakhir masuk, karena ada adik kelas yang bertanya mengenai eskul basket, kapan akan mulai latihan.
"Bro! Kalian pada ngumpul disini, ngalangin jalan tau. Sana duduk tempat kalian masing-masing," tukas Alex, lantas mereka ke meja masing-masing.
"Bekal siapa ini? Kenapa ada di meia gue," ucap Alex bertanya, Rey yang duduk disamping Alex menghendikkan bahu tak tahu apa-apa.
"Oh itu tadi ada adik kelas ngasih lo bekal. Sengaja ditaruh di meja lo, gue udah tanya kenapa gak di kasih langsung. Eh, dia malah pergi gitu aja tanpa jawab pertanyaan gue," jelas Keisyam.
"Siapa Kei, lo kenal gak adik kelasnya?" kali ini Nazril yang bertanya penasaran.
"Gak tau, lupa nanya gue," jawab Keisyam singkat.
"Lumayan," ucap Keisyam "Cantik banget! Sampai gue kepikiran terus." lajutnya dalam hati.
"Gue jadi tambah penasaran sama tuh adik kelas," sambung Nazril.
"Emang kalau tau adik kelas mau lo apain Ril?" timpal Rey bertanya.
"Mau gue jadiin pacar," jawab Nazril sekenanya, dada Rey langsung bergemuruh dibuatnya.
__ADS_1
"Kepedean banget lo, memang tuh adik kelas bakalan suka sama lo. Lagian kayanya dia naksirnya sama Alex, liat aja sampai rela bawain bekal buat Alex," ujar Rey mengkode dengan gerakan kepala.
"Kalau kalian mau ambil aja, gue udah kenyang," kata Alex menawari keempat sahabatnya.
"Saran gue mending lo terima lex, kasihan adik kelas itu udah susah payah buatin lo bekal. Seenggaknya lo hargain usahanya, gue tau sekarang lo masih kenyang karna udah sarapan pagi, tapi bekal ini bisa lo makan ntar siang," tutur Rey mencoba membujuk Alex agar mau menerima bekal dari princess nya. Demi princess nya bahagia Rey akan melakukan apapun itu.
"Gue setuju sama Rey, lex." Pungkas Keisyam.
"Biarin aja kalau Alex engga mau gak usah di paksa. Udahlah biar ini buat gue aja, kebetulan tadi gue belum sarapan juga." Nazril ingin mengambil bekal tersebut, tapi langsung di ambil Rey.
"Heh! Bukan berarti lo gak sarapan, main ambil ini bekal aja," sungut Nabil.
"Terserahlah siapa yang mau makan, intinya gue enggak mau. Gue ke ruang osis dulu," ujar Alex bangkit dari kursi, lalu keluar dari kelas melangkah menuju ruang osis.
"Tuh kalian denger sendirikan, Alex mana mau makan bekal itu. Kalian pasti paham kan, Alex paling suka masakan bundanya ketimbang orang lain. Makanya Alex pasti udah sarapan di rumah," jelas Nazril ingin merebut bekal tersebut dari Rey, yang langsung dijauhkan Rey dari jangkauan Nazril.
...🥀🥀🥀...
To be continue. . .
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.
Yuk follow ig author : @dianti2609
__ADS_1