BELOVED

BELOVED
Episode 23.


__ADS_3

Arcell menyelesaikan pekerjaan kantor dengan cepat hari ini, sebab pria itu barusan menerima telpon dari sang princess kesayangan, meminta ditemani pergi ke mall mencari sesuatu. Arcell menempuh perjalanan kurang dari 20 menit tiba di mansion.


"Abang," pekik Queen girang, kemudian berlari kecil menghambur kepelukan Arcell.


Rasa lelah yang sempat Arcell rasakan seketika hilang, saat melihat senyuman terpancar dari wajah princess nya. Arcell menyerahkan tas kerjanya pada Mba Yunia, kemudian dia menggedong princess nya ala koala. Melangkah ke sofa, menghempaskan pantatnya dengan princess tetap berada dipangkuannya.


"Princess tumben mau ke mall, memangnya lagi mau cari apa sayang?" Tanya Arcell membelai rambut panjang Queen.


"Ada deh, abang juga bakalan tau ntar. Ayo ke mall!" rengek Queen.


"Abang mandi dulu, princess ganti pakaian ya," kata Arcell, berdiri dari duduknya, masih bersama Queen dalam gendongannya.


Arcell melangkah memasuki lift, menekan tombol angka 2. Arcell menurunkan princess nya saat sudah berada di kamar.


"Mbak pilihin pakaian buat Alesha. Dress selutut, berlengan setengah," pinta Arcell.


"Baik, tuan muda." Mbak Yunia segera masuk ke walk-in closet memilihkan pakaian sesuai permintaan Arcell.


🥀

__ADS_1


Arcell berjalan mengitari mall bersama Queen, tangan kanan Arcell merangkul pinggang princess sedari tadi, sedangkan tangan kiri menenteng beberapa paperbag belanjaan princess nya. Arcell sangat senang jika princess nya menghabiskan uangnya, jarang-jarang princess nya meminta sesuatu padanya.


"Abang kita pulang sekarang aja, yang aku butuhin juga udah dibeli semua," ucap Queen ingin segera pulang, agar dia bisa beristirahat sebentar sebelum pergi ke pesta ulang tahun kakak kelasnya. Sejujurnya dia enggan pergi, tetapi dia sudah di undang, jadi merasa tidak enak jika tidak datang.


"Sayang kita cari restoran, setelah makan baru pulang," ujar Arcell.


Queen cemberut melipat kedua tangannya didada. "Abang kita makan di mansion aja gimana?" Tawarnya.


"No, jarak mall ke mansion jauh sayang. Bisa-bisa kamu sakit, karna kelaparan." Arcell mengusap lembut rambut Queen.


"Eum, ayuk bang!" Angguk Queen sembari tersenyum.


"Kamu kapan pindah ke Indonesia Mel?" Tanya Alex serius pada gadis disampingnya yang tengah merebahkan kepala dibahunya.


"Bulam depan by, aku masih harus ngurus surat-suratnya. Sabar ya by, bentar lagi juga kita bakalan satu sekolah lagi. Aku juga ga sabar pengen kenalan sama teman-teman kamu disini." Papar gadis tersebut, yang tak lain adalah pacar Alex.


"Hem! Kenapa jadi mau kenalan sama teman-temanku," kata Alex tidak suka, pembahasan mereka jadi mengarah ke yang lain.


"Ihh posessif banget pacar aku! Aku cuma cinta kamu, jadi jangan jadiin teman kamu alasan buat cemburu-cemburuan." Balasnya mencibir.

__ADS_1


"Aku gak cemburu sayang," elak Alex menjawil hidung pacarnya.


"Princess makan sayang, jangan diaduk-aduk aja," tegur Arcell.


Queen sama sekali tidak mendengar suara Arcell, dia terhanyut menatap dua orang yang tidak jauh dari meja mereka. Arcell merasa tatapan princess nya fokus pada seorang cowo yang pernah bertemu dengan mereka beberapa bulan yang lalu.


"Bukankah cowo itu anak dari rekan bisnis ku, pak Deon. Ada hubungan apa princess ku dengan, sama princess memperhatikan cowo itu. Kayanya aku harus mencari tahu dan memberi pengawasan ketat terhadap princess, agar princess ku aman."


...🥀🥀🥀...


To be continue. . .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu rate, vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.


Yuk follow ig author : @dianti2609


 


 

__ADS_1


__ADS_2