
kemudian azka datang dengan teman temannya,kelas yang tadinya canggung tiba tiba menjadi ramai
"azka"
"azka,azka..."
teriak para wanita,padahal tadi mereka sedang adu mulut dengan sifa
"huuh,bosen deh setiap harinya mendengar nama azka mulu,ya kan na?"tanya sifa tetapi ketika menengok ternyata ana tidak ada ditempat melainkan ikut ikut sorak sorak panggil nama azka
"Ampun dah,teman sendirinya pun ditinggal pada saat berbicara!"ujar sifa
sifa yang tak mau berurusan dengan yang nama azka sedikitpun, pergi ketempat guru untuk meminta kursi baru
ketika ana menegokkan kepalanya mencari sifa dan ternyata tidak ada ditempat
"kemana perginya sifa?"tanya ana menengokkan kepalanya kanan kiri
disisi lain sifa yang membawa korsi barunya sendiri, karena tidak ada laki laki yang membantunya
"aduh berat sekali ini kursi"geram sifa
tiba tiba datang seorang pria tampan yang tinggi dan putih
"Butuh bantuan!"tanya pria itu
__ADS_1
sifa yang mendengar ada yang berkata
"Tidak!, terima kasih"jawab sifa jutek
"kamu yakin?"
"sudahlah kamu jangan sok peduli"jawaban sifa sangat dingin
sifa yang tak peduli pergi meninggalkan tempat itu dan membawa kursi sendiri, tiba tiba pria itu menahan langkahnya.
"Ada apa lagi?"tanya sifa
"aku tidak bisa melihat wanita membawa barang berat sorang diri"jawab pria itu
"ok terima kasih,tapi kamu jangan pikir saya wanita lemah,kamu salah"ujar sifa dingin langsung pergi membawa kursi
pak jodi adalah seorang keamanan sekolah berusia 29 tahun,kesehariannya kadang kadang berbicara sunda,dia bekerja disekolah ini sudah bertahun tahun.
"ehh,nona sifa!,mengapa membawa kursi sendiri saja"tanya jodi
"ohh iya pak,bapak tidak ada pekerjaan kan tolong jangan diam saja!,bawakan kursi ini ke kelas saya"ujar sifa jutek yang langsung pergi
"Eta bikang gelis gelis ngomong na ganah pisan ey(itu perempuan bicaranya sangat galak sekali)"grutu pak jodi
pak jodi membawakan kursi sampai dikelas sifa
__ADS_1
"ini kursinya nona"
"pak tolong letakkan di sana"ujar sifa
"hhh,ada siswi yang suka sama om om"ujar azka
"hei kalian bapak membantu sifa membawakan kursi saja,kalian terpelajar bicara kurang sopan!"bentak pak jodi
azka kemudian berdiri dari kirsinya
"pak anda ingin dipecat dari sekolah ini,karena membentakku"teriak azka sebari menunjuk nunjuk wajah pak jodi
"pak pergi saja dari sini dan terima kasih atas bantuannya"
pak jodi langsung meninggalkan kelas tersebut
"cieee,sifa membela om jodi"ujar bianra
Bianra adalah wanita cantik yang berusia 17 tahun sama seperti sifa,karena sehari harinya selalu dimanja oleh orang tuanya jadi membuat dia melakukan semaunya,bianra terlahir dari keluarga terpandang dan pengemar beratnya azka.
sifa yang geram melihat hari harinya azka dan bianra bersikap semaunya,tidak tahan lagi dan membuka mulutnya
"kalian semua jangan pikir anak orang kaya bisa menindas orang orang lemah dengan status yang kalian miliki,kalian anak kaya karena hanya bawaan saja!,dan lagi jangan membuat onar dengan hal hal yang tidak menguntungkan!"bentak sifa yang membuat mereka diam
pria yang ingin membantu sifa ternyata diam diam mengikuti sifa sampai kelas dan menyaksikan semua kejadian dikelas sifa
__ADS_1
"hmm,wanita yang menarik!"gumam pria misterius
*bersambung*