Berpindah Dimensi

Berpindah Dimensi
BD (S2)


__ADS_3

Rapat pagi hari itu selesai dengan berbagai macam jeritan kesakitan memohon, tekanan mental, jiwa dan banyak suara dan hal lainnya.


...


Dengan di tetapkannya kebijakan baru pemerintahan kerajaan menjadi damai aman dengan tidak adanya oknum yang merugikan rakyat maka pemerintahan kerajaan awan berjalan dengan adil dan damai dengan orang-orang yang paham yang artinya adil bagaimana.


...


*Tujuh tahun kemudian*


Terlihat bocah laki-laki berumur 6 tahun yang memiliki pipi chubby, hidung mancung bibir tipis berwarna pink alami dengan kulit putih yang membuat ny sangat tampan sekaligus menggemaskan dan satu lagi bocah perempuan berumur 4 tahun sedang asik bermain di taman yang penuh bunga dilihat dari perawakannya dia sangatlah manis dengan pipi chubby, hidung mancung mungil, bibir tipis merah seperti cerry dan jangan lupa kulit putih dan rambut hitam mengkilapnya yang menambah kesan cantik dan imut.


Terlihat si bocah laki-laki itu berjalan perlahan ingin menjahili bocah perempuan dengan meletakkan ulat di rambut bocah perempuan, bocah perempuam itu menangis histeris karena geli dengan ulat di rambutnya, dia berlari menghampiri sosok perempuan cantik yang duduk santai di bawah pohon di temani makanan yang diletakkan diatas karpet.


"Ibunda, tolong singkirkan ulat dirambutku," ucap gadis kecil itu.


"Mana ulatnya?" ucap sang perempuan


"Ada di rambutku," ucap gadis kecil.

__ADS_1


"Coba ibunda lihat," ucap perempuan itu sambil menyibak rambut gadis kecil itu perlahan. "Sudah ibu singkirkan, jangan menangis lagi, kakakmu nakal lagi ya?" ucapnya dan dingguki gadis kecil itu dengan wajah cemberut dan memajukkan bibirnya yang menurut perempuan itu sangatlah menggemaskan. "Baiklah nanti ibunda marahi dia,"


"Istriku," ucap pria tampan.


Orang yang dipanggil pun menoleh "Eh, ada apa? sudah selesai rapatnya?"


"Tidak apa, sedang apa kalian, dan untuk rapatnya sudah selesai sangat melelahkan, dimana Fengying," ucap Huan Tian sambil mengelur pucuk kepala Fang Yin (Gadis kecil). "Kenapa gadis kecil ayah menangis, hum?"


"Kakak nakal ayah," sahut gadis kecil itu.


Ya mereka adalah Huan Tuan, Jia Li dengan dua anak mereka Fengying dan Fang Yin.


Fengying menunduk, takut dengan tatapan ibundanya/Jia Li.


"Sudahlah, jangan terlalu kejam," ucap Huan Tian menengahi.


"Tapi kakak nakal ayahanda, dia menaruh ulat di rambutku," adu Fang Yin.


"Tidak, aku hanya bercanda," sanggah Fengying tanpa mengangkat wajahnya.

__ADS_1


"Kakakmu hanya bercanda dan juga masa gadis ayah takut ulat?" ucap Huan Tian mengambil Fang Yin dari pangkuan perempuan itu lalu menggendongnya.


"Bukan takut ayah, tapi geli," ucap Fang Yin dengan ekspresi menggemaskan.


"Huhhh, Fengying minta maaf lah pada adikmu, kalian tidak boleh saling marah, apalagi menyakiti," nasehat Jia Li. Fengying dan Fang Yin pun mengangguk.


"Maafkan kakak ya de," ucap Fengying sambil menjulurkan tangannya.


Fang Yin pun turun dari gendongan ayahnya/ Huan Tian dan memeluk kakaknya. "Adek minta maaf juga ya kak karena menjahili kakak juga," ucap Fang Yin.


Mereka pun berpelukan untuk saling memaafkan. Melihat kedua anak mereka akur hati orang tua mana yang tak bahagia, Huan Tian merangkul istrinya sambil menyaksikan kedua anak mereka yang tengah bermain seusai bermaafan.


Dengan berjalannya kebijakan yang khusus dibuat Jia Li untuk Raja-raja berikutnya dan yang KHUSUS nya untuk Huan Tian sekarang yang mana tidak boleh mengambil selir, maka terjalinlah hubungan harmonis keluarga kecil Jia Li dengan Huan Tian bersama buah hati mereka.


Kehangat dalam sebuah keluarga bahagia yang menjadikan rumah bagaikan surga yang sulit di tinggalkan tanpa adanya yang namanya pelakor yang dapat membuat ruamah tangga mana pun akan goyah.


TAMAT.


Hi hi hi ceritanya berakhir sampai di sini ya...

__ADS_1


Maaf jika ceritaku ini membosankan dan rada gaje. Yahhhh karena author kan tidak ahli dalam merangkai cerita hehe. Ini pun sangat-sangat di usahakan agar selesai dengan sempurna. Yahh meskipun gak nyambung. Author harap para pembaca dapat terhibur ya...


__ADS_2