Berpindah Dimensi

Berpindah Dimensi
Chapter 25


__ADS_3

Pengumuman hasil perburuan.


"Terimakasih atas partisipasi dari kalian semua yang sudah menyelesaikan perburuan ini dengan baik. Sekarang kaisar ini akan membacakan siapa pemenang dari perburuan ini," ucap kaisar lantang.


Juara ketiga dengan menghasilkan 3 ekor kijang 5 ekor kelinci dan 4 ekor unggas yang dimenangkan oleh kelompok Pangeran Ke 5 kekaisaran Qin.


Juara kedua dengan menghasilkan 3 ekor kijang 7 ekor kelinci dan 8 ekor unggas dimenangkan oleh kelompok Putra Mahkota kekaisaran Han.


Dan untuk juara pertama dengan menghasilkan 5 ekor kijang 5 ekor kelinci dan 10 ekor unggas dimenangkan oleh kelompok Putra Mahkota kekaisaran Qin.


"Mereka yang memenangkan perburuan ini diharapkan maju ke depan," kata Kaisar Qin lantang.


Para pemenang mulai maju kecuali Lily.


"Lily ayo," ajak Jederal Mo.


"Aku sangat lelah bisakah aku tidak kesana?" kata Lily.


"Baiklah, kau dan Minghao disini saja," kata Jenderal Mo dengan lembut sambil mengelus kepala Lily.


Itu tak luput dari penglihatan Putri Mei Zhu yang sedari mereka sampai terus memperhatikan mereka.


"Awas kau j****g, akan ku beri pelajaran kau" kata Putri Mei Zhu dengan mengepalkan tangannya kuat.


+++++


Perjalanan pulang.


Mereka ber empat sampai di kediaman Jedral Mo, mereka tak lain adalah Jederal Mo, Lily, Min Jung dan Minghao.


"Kalian berdua jangan lengah dan jaga Lily dengan baik," perintah Jederal Mo kepada Min Jung dan Minghao.


"Baik," jawab mereka serempak.


Lily sudah kembali ke halaman kamarnya, dia disambut oleh Lin Sing, Li Mu dan Li Min.


"Kakak," teriak Li Mu dan Li Min segera memeluk Lily.


"Hay adik-adik ku tersayang," balas Lily seraya menerima pelukan dari Li Mo dan Li Min.


"Hay Lily, keadaanmu baik-baik saja kan?" tanya Lin Sing.


"Hmmm, aku baik, kalian?" tany Lily yang telah melepas pelukan Li Mu dan Li Min beralih memeluk Lin Sing.


"Kami baik dan kami bertambah kuat," kata Li Min antusias.


"Benarkah...kakak senang mendengarnya," kata Lily sambil mencubit pipi gembul Li Min.


"Lily apakah kau ingin mandi?" tanya Lin Sing dan di balas anggukan oleh Lily.


Lily dan lainnya menunggu air siap di kursi bawah pohon di halaman Lily. Beberapa menit kemudian Lin Sing datang memberitahukan air mandi untuk Lily sudah siap.


Karena kelelahan setelah mandi Lily tidur di peraduannya.


+++


Terlihat seorang gadis yang sedang duduk dekat jendela dengan pandangannya menatap bulan sambil melamun. Entah apa yang dilamunkannya.


Jenderal Mo memanggil Lily untuk makan bersama.


"Lily tuan memanggilmu untuk makan bersama," kata Lin Sing.

__ADS_1


"Hmmm...baiklah, beritahu Li Mo dan Li Min untuk kesana juga, aku akan pergi duluan," kata Lily beranjak pergi.


++


Di ruang makan.


Tidak ada suara yang berbicara hanya ada dentingan sendok dengan piring yang beradu. Setelah acara makan bersama selesai Jedral Mo mulai berbicara.


"Lily aku akan mengadakan pesta untuk peresmianmu sebagai adikku," kata Yen Mo.


"Hmmm, memang harus di adakan pesta peresmian?" tanya Lily.


"Sebenarnya tidak harus, tapi pesta ini bertujuan untuk memperkenalkanmu dihadapan para masyarakat," jelas Yen Mo.


"Yeay ada pesta, pasti menyenangkan" kata Li Min antusias.


Melihat keantusiasan dan kesenangan yang terpancar dari wajah adik-adik dan kakaknya Lily pun mau. Karen awalnya dia tidak ingin, karena dia tidak terlalu suka dengan keramaian.


"Baiklah, kapan dilaksanakannya?" tanya Lily.


"Seminggu lagi, aku akan menyiapkan keperluan pestanya" jelas Yen Mo dan hanya dibalas anggukan oleh Lily seraya tersenyum. Senyuman Lily terlihat kaku dimata Yen Mo entah apa yang membuatnya seperti itu. Karena saat Lily berada di kediaman Jederal Mo dia tidak akan menggunakan cadar.


+++


Keesokan harinya.


Seperti biasanya Lily, Yen Mo dan kedua adiknya berlatih memanah, beladiri, berpedang dang lainnya dengan diikuti oleh Min Jung dan Minghao.


"Baiklah Lily, Li Mu dan Li Min latihan kita sampai disini dulu, karena kakak akan pergi ke istana," kata Jederal Mo.


Mereka mengganggukkan kepala dan pergi ke kamar masing-masing untuk mandi.


"Kak Jung, Minghao, Lin Sing," panggil Lily.


"Ya Lily," kata mereka berbarengan. Karena mereka tidak jauh dari kamar Lily.


"Aku ingin berjalan-jalan. Emmm...mungkin hutan bagus juga," kata Lily sambil berpikir.


"Untuk apa kau kehutan, hutan sangat berbahaya," kata Lin Sing panik dan khawatir.


"Aku ingin menenangkan diri saja. Jadi jaga kamarku, firasatku mengatakan bahwa akan ada beberapa orang yang berniat jahat datang malam ini" kata Lily.


"Apa? Sungguh, kalau begitu aku akan memperketat keamanan takut hal itu benar akan terjadi, dan kamu Lily jangan kemana-mana," kata Min Jung.


"Tidak, aku akan pergi kehutan, aku akan mengajak minghao, aku akan pulang tengah malam, karena jika aku berada dikamar itu akan semakin berbahaya, sama saja aku mengantarkan nyawaku untuk dibunuh," jelas Lily.


"Benar apa yang dikatakan Lily," kata Minghao dan Lin Sing.


"Baiklah tapi aku akan melaporkan hal ini kepada Jederal," kata Min Jung.


"Lebih baik jangan sekarang, tunggu dia pulang saja," kata Lily mencegah.


"Baiklah, tapi kamu hati-hati. Minghao kau harus menjaga Lily dengan baik, jangan sampai terjadi apapun," kata Min Jung tegas.


"Baik, aku akan selalu menjaganya," jawab Minghao.


Lily dan Minghao pun pergi ke hutan yang tidak diketahui namanya, tetapi orang-orang ada yang menyebut hutan itu hutan angker, hutang para iblis, hutan para hewan spiritual tingkat tinggi yang tak dapat dimasuki oleh sembarang orang.


+++


Lily dan Minghao sampai di hutan angker (sebut itu aja deh),sedangkan di kediaman Jedral Mo Min Jung memperketat keamanan kediaman.

__ADS_1


Sekarang Minghao sudah mengubah wujudnya menjadi singa.


"Lily kita kemana dulu, kau tahu kan hutan di sini banyak julukannya yang mengerikan," kata Minghao.


"Kau takut," ejek Lily.


"Tidak, aku tidak takut, aku ini hewan legenda mana ada takut sama hutan beginian," jawab Minghao sombong.


"Ck, terlalu bangga akan diri sendiri," kata Lily sewot.


Minghao hanya dapat mendengus kesal.


Mereka berjalan lebih dalam memasuki hutan angker.


Hal-hal yang mereka lihat di hutan angker ini yaitu; karena hutan angker ini memiliki 7 lapisan.


Lapisan 1: herbal umumnya, hewan biasa (termasuk, singa harimau, serigala dan lainnya)


Lapisan 2: herbal lumayan langka umur 100 tahunan, hewan biasa dan hewan spiritual tingkat rendah.


Lapisan 3: herbal langka umur 100


Tahun, hewan spiritual tingkat rendah tidak ada hewan biasa.


Lapisan 4: herbal langka umur 100-500 tahun, hewan spiritual tingkat menengah


Lapisan 5: herbal langka umur 1000 tahun, hewan spiritual tingkat menengah


Lapisan 6: herbal langka umur 1000-10000 tahun, hewan spiritual tingkat tinggi.


Lapisan 7: herbal yang sangat-sangat langka, hewan tidak terlihat.


Itulah beberapa hal yang dilihat oleh Lily dan Minghao saat memasuki hutan, ditanya apakah Lily mengambil herbal-herbal itu jawabannya iya, dia menaruhnya di tas yang dibawanya. Hewan spiritual? Dia tidak tertarik, karena tingkatan mereka di bawah Minghao.



Wujud singa Minghao jika mengeluarkan sayapnya.



Wujud manusia Minghao


*


*


*


*


*


*


*


SEMANGAT BERJUANG JANGAN SAMPAI LUNTUR. KITA SAMA-SAMA MEMBERIKAN SEMANGAT DALAM BERKARYA.


Jangan lupa berikan saran kalian untuk karya ini dan juga like, comments and vote sebanyak-banyaknya agar author makin semangat melanjutkan ceritanya


Thank You.... 😇

__ADS_1


__ADS_2