Berpindah Dimensi

Berpindah Dimensi
Chapter 54


__ADS_3

Mereka pun berjalan-jalan melihat orang-orang sedang berjaualan maupun membeli. Malam ini terlihat ramai, karena banyak lendatang juga yang ingin mengikuti pertandingan pemilihan Panglima perang kerajaan langit.


"Ahhh apa itu?" kata Lily seraya berlari seperti anak-anak yang melihat mainan baru. "Wahhh cantiknya, paman berapa harga hiasan ini?" tanya Lily.



"Kau memang benar ini adalah barang yang cantik dan baru di buat, harga satunya 50 keping perak," kata paman penjuan.


"Baiklah, aku beli ke tiganya," kata Lily menyerahkan 2 keping emas. "Sisanya untuk paman," kata Lily lagi.


"Terimaksih nona," kata Paman penjual dengam senyum senangnya dam dibalas senyum manis dari Lily dari balik cadarnya.


"Ayo kita lanjut jalan-jalannya, Lin Sing kak Jung jika ada yang kalian inginkan belilah," kata Lily seraya memberikan sekantor berisi 20 keping emas.


"Tidak perlu Lily, aku masih punya emas yang beri dulu," kata Lin Sing menolak.


"Iya Lily, aku juga masih punya," kata Min Jung.


"Sudahlah, simpanlah itu untuk kalian nanti. Yue kita jalan kesana yuk. Kak Jung dan Lin Sing bisa jalan-jalan berdua," kata Lily sambil menaik turunkan alisnya.


"Apaan sih Lily," kata Lin Sing yang pipinya sudah merona begitu juga dengan Min Jung.


"Iihh, apanya, cepat pergi," kata Lily mendorong keduanya pergi berdua.


Lily dan Yue tertawa melihat Min Jung dan Lin Sing yang malu-malu tapi mau.


Merka berdua pun melenajutkan jalan-jalan mereka.


Sedang asiknya bercengkrama berdua, dibuyarkan oleh seorang anak perempuan berumur sekitar 4 tahun menabrak Lily.


"Auuu, maaf," kata si anak yang jatuh terduduk diatas tanah dengan mata yang berkaca-kaca. Anak itu memakai pakaian yang cukup Bagus.


"Ehh adek tidak apa kah," kata Lily lembut.


"Tidak apa kak maaf sudah menabrak kakak," kata si anak.


"Ya tidak apa, kamu kenapa lari-lari?" tanya Yue.


"Aku sedang bermain dengan kakakku, tapi aku kesasar dan di kejar oleh mereka," kata si anak menunjuk 2 orang laki-laki berwajah sangar, Yue dan Lily langsung mengarahkan pandangan mereka ke tempat si anak menunjuk.


"Hey mau lari kemana kau anak kecil," kata salah satu laki-laki.


Anak itu langsung bersembunyi dibelakang Yue dan Lily.


"Hey gadis manis serahkan anak itu, jika kalian tak ingin terluka," kata si laki-laki sangar.


"Kalau kami tak mau," kata Yue.


"Hahahaha, gadis manis jika kau tak mau, kau juga bisa ikut dengan kami," kata si laki-laki sangar.


"Cuihh, kami tak sudi ikut dengan kalian," kata Yue sambil meludah ketanah.


"Heh berani-berani nya kalian menantang kami, kau tak tahu kami ya, kami adalah penguasa daerah sini, jangan sok sok an kalian," kata si laki-laki sangar dengan marah.

__ADS_1


"Yue kau lawanlah mereka, aku males," kata Lily dengan wajah malasnya seraya menggendong anak perempuan itu menepi.


"Ok, serahkan padaku," kata Yue dan langsung menyerang kedua laki-laki sangar itu.


Bugh bugh akh...bugh bugh akhnn.


Mereka berdua terpental sejauh 5 meter kedepan karena serangan yang diberikan oleh Yue.


"Sudahlah kak nanti kita panggil bantuan, kalau kita berdua saja melawannya, nanti kita akan mati," kata si laki-aki sangar yang diduga lebih muda atau junior dari geng mereka.


"Baiklah, nanti kita akan buat perhitungan dengannya jika kita bertemu lagi, kita habisi mereka," kata Si kakaknya sangar.


Merekapun lari terbirit-birit.


"Xianxian, kamu dimana?" teriak seseorang dari jauh.


Anak perempuan itu pun langsung menoleh mencari sumber suara.


"Ada apa? Apakah ada berteriak itu kakakmu?" tanya Lily seraya menunjuk seseorang yang sedang terlihat sangat khawatir.


"Hey kau," teriak Lily.


Yang di panggil lun langsung menoleh dan didapatinya seseorang yng dicarinya berada di gendongan seorang gadis bercadar.


"Xianxian, kau tak apa?" tanyanya seraya mengambil si anak perempuan di gendongan Lily.


"Iya, aku tak apa, tadi ada yang mengejarku dan kakak-kakak ini menolongku," jelasn si anak perempuan.


"Ya sama-sama," kata Yue.


"Adik manis namanya siapa?" tanya Lily sambil mengelus pipi gembul ai anak.


"Namaku Xianxian," jawabnya.


"Wahh namanya cantik dan imut sama seperti orangnya," kata Lily.


"Kakak juga cantik," kata Xianxian.


"Perkenalkan namaku Xian Ye dari kerajaan Han, nama anda berdua siapa nona-nona?" tanya Xian Ye.


"Namaku Lily," kata Lily.


"Namaku Mu Yue, kami dari kekaisaran Qin" kata Yue.


"Wah kebetulan sekali kami kami adalah kelompok dagang yang ingin berdagang di kekaisaran Qin," kata Xian Ye.


Lily dan Mu Yue hanya ber 'oh' ria.


"Jaga baik-baik adikmu jangan sampai lengah, kita tidak tahu apakah ada orang yang bisa menolong adikmu lagi jika dia hilang," nasehat Lily.


"Baik, saya akan mengingatnya dan sayanucaoakan terimaksih lagi sudah menolong adik ku," kata Xian Ye.


"Tak masalah, sedang apa kalian di sini?" tanya Lily.

__ADS_1


"Kami di sini hanya singgah untuk beristirahat dan akan melanjutkan perjalanan ke kekaisaran Qin," jelas Xian Ye.


"Baiklah, masalah sudah selesai kalian kembali lah ketempat peristirahatan kalian, karena dugaanku, para preman itu akan kembali," kata Yue.


"Kalau begitu kalian ikutlah dengan kami untuk berlindung," ajak Xian Ye.


"Tidak perlu, kami tidak berdua, ada yang lainnya menunggu kedatangan kami, kalian pergilah dulu," kata Yue.


"Baiklah, kalau begitu saya pamit," kata Xian Ye seraya pergi.


...


"Lebih baik kita cari kak Jung dan Lin Sing dan segera beriatirahat, aku sudah lelah berjalan," kata Lily.


"Seharusnya aku yang lelah karena melawan mereka," dengus Yue dan dibalas kekehan Lily. "Ya sudah lah, yuk kita cari mereka," kata Yue.


"Nah itu mereka," tunjuk Yue.


"Kak Jung, Lin Sing," panggil Lily. "Apakah kalian sudah membeli sesuatu?" tanya Lily.


"Ya kami sudah membeli dan rencana kami ingin mencari kalian dan kembali ke penginapan," jelas Min Jung.


"Pas sekali, kami juga ingin kembali ke penginapan," kata Lily.


"Mari," kata Yue belum sempat mereka berpaling mereka sudah dihadang 10 orang pria berbadan besar, kekar dan berwajah sangar.


"Mau kemana kalian?" kata salah satu dari mereka.


"Kalian berani melawan di daerah sini, maka tanggunglah akibatnya," pria salah satunya lagi.


"Ada apa ini?" tanya Min Jung yang meminta penjelasan pada Mu Yue dan Lily, sedangkan yang di pandang hanya cengengesan tak karuan.


"Serahkan kedua gadis itu, jika kalian tak ingin kenapa-kenapa," teriak pria sangar.


"Kalau aku tak mau?" tantang Min Jung.


"Kalau kalian tak mau maka jangan salahkan kami jika kalian semua akan habis," kata pria sangar seraya menyuruh kawanannya menyerang.


*


*


*


*


*


Jangan lupa like, comments and vote ya.


Happy Reading.


Next...

__ADS_1


__ADS_2