CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA

CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA
BAB 31. NASEHAT AUDREY


__ADS_3

Lion duduk di kursi kerjanya sambil memantau seluruh rekaman CCTV. Tadi setelah dokter datang dan mengobati luka lebam yang ada di wajahnya, Lion kemudian berjalan ke ruang kerjanya untuk memeriksa semua rekaman CCTV yang ada di mansion nya.


"Kau perketat keamanan di mansion ini, jangan sampai ada penyusup lagi." Ucap Lion tanpa mengalihkan tatapannya dari rekaman kamera pengintai yang ada di setiap sudut ruangan.


"Baik, tuan," jawab Jeremy yang berdiri tepat di belakang Lion.


"Dan satu lagi, secepatnya urus keberangkatan wanita itu serta beberapa pelayan ke pulau pribadi ku, dan rahasiakan tentang keberangkatannya. aku tidak ingin Rey kembali dan membawa wanita itu pergi." Lion berucap lalu menyandarkan tubuhnya ke belakang. Ia memejamkan matanya.


Tiba-tiba terdengar suara seseorang mengetuk dari luar. Jeremy kemudian berjalan ke arah pintu lalu membuka pintu itu, saat pintu terbuka, tampaklah wajah Audrey yang berdiri tepat di depan pintu.


Tanpa permisi Audrey masuk ke dalam ruang kerja Lion, ia mendudukkan tubuhnya tepat di kursi yang ada di depan Lion.


Lion lalu melirik ke arah Jeremy, menyuruh asistennya itu untuk keluar dari ruang kerjanya.


Melihat tatapan Lion, Jeremy seketika menunduk lalu keluar dari ruang kerja Lion.


Audrey masih terdiam, tetapi dari tatapannya, Lion sudah bisa memastikan jika kakaknya saat ini sedang marah. Mengerti dengan tatapan sang kakak, Lion tetap berusaha bersikap santai, ia menunggu apa yang akan diucapkan Audrey.


Mereka sama-sama terdiam, saling menatap, tak lama Lion berucap.

__ADS_1


"Apa yang membuatmu datang ke New York. dimana keponakan ku," tanya Lion.


Namun bukannya menjawab Audrey menanyakan hal lain pada adiknya.


"Di mana kau sembunyikan, Iren?" Tanya Audrey yang saat ini menatap ke arah Lion. 


Lion tak bergeming, membiarkan Audrey berbicara terlebih dahulu, ia akan menjelaskan semuanya, pada Audrey tentang siapa Iren sebenarnya. tapi sebelumnya ia ingin mendengarkan apa yang akan diucapkan Audrey selanjutnya.


"Jika kau sudah tidak mencintainya, ceraikan dia! Jangan siksa dia! Audrey kembali berucap.


"Aku tidak akan melepaskannya!"


"Aku tidak akan melepaskan wanita itu, putri dari seorang yang pernah membunuh orang tua kita." Tegas Lion.


"Lion! Apa maksud mu?kau jangan bercanda," ucap Audrey saat mendengar ucapan Lion.


'"wanita itu putri dari Albert, orang yang Pernah membunuh orang tua kita," Lion menatap sang kakak.


"Itu tidak mungkin! dia jelas putri dari keluarga gantari." Balas Audrey, ia menggeleng kuat, berusaha tidak percaya dengan apa yang diucapkan Lion, Namun, perkataan Lion setelahnya membuatnya percaya dengan semua yang di katakan Lion. 

__ADS_1


"Dia putri angkat Mahesa, Mahesa mengadopsi nya saat ia masih bayi. Albert sendiri yang mengantar dan menyerahkan bayinya pada Mahesa." Ucap Lion.


Audrey menghela nafas, entah apa yang akan ia perbuat. sebenarnya sudah sejak lama ia melupakan dendam itu dan ingin hidup damai bersama suaminya dan juga kedua putrinya. Namun, saat ini, dendam masa lalu yang sudah di kuburnya dengan susah payah kembali menguar.


Iren tersenyum getir, air matanya menetes, Mengingat saat orang tuanya terbunuh. Namun tak lama ia menyeka air matanya. Ia tersenyum lalu meraih tangan sang adik.


"Lion, lupakan dendam mu, hiduplah dengan damai. Lupakan semuanya, memang rasanya berat saat menjalani semuanya, tetapi lama kelamaan kau  akan berdamai dengan keadaan. Cintai istrimu kembali, bukankah kalian saling.mencintai? Jangan siksa dirimu hanya karena dendam dan membuat hubungan yang kalian Bangun menjadi hancur." Ucap Audrey, ia berusaha menasehati sang adik, karena hal serupa pernah ia alami saat meraih menyimpan dendam, dan saat ia bertemu dengan Markus yang tak lain suaminya. Perlahan ia sudah bisa melupakan dendamnya.


Mendengar nasehat Audrey. Lion menarik Tangannya,'" sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan wanita itu, nyawa harus di bayar nyawa." tegas Lion.


.


.


.


Jangan lupa tinggalkan jejak.🙏


  

__ADS_1


__ADS_2