
Lion Mendaratkan helikopternya di tepi pantai yang tidak jauh dari penthouse Justin. Ia menginstruksikan pada para pengawal yang ia bawa agar bersebunyi di beberapa titik di sekitar penthause Justin. Ya Lion sudah mempelajari seluk beluk pulau ini. Beberapa waktu yang lalu, saat ia tahu jika Justin membeli pulau itu, Lion kemudian mencari tahu siapa pemilik sebelumnya, dan ia berhasil menemukan siapa pemiliknya dan langsung mengajaknya bertemu. Orang itu lalu menjelaskan tata letak pulau itu. Sebenarnya Lion sulit untuk mendapatkan informasi dari orang itu, karena menurut orang itu ia sudah tidak berhak tentang pulau itu, karena pulau itu sudah di beli oleh tuan Justin. Namun Lion memakai dalih jika ia akan membeli pulau di seberangnya, agar tidak terjadi konflik, itu sebabnya Lion harus tahu seluk beluk pulau itu.
Setelah Lion Menganti pakainya dengan pakaian ala mekanik listrik, Lion kini turun dari helikopternya Dengan membawa sebuah kotak besi untuk menyimpan alat perkakas kelistrikannya. Tak lupa ia menyelipkan sebuah earphone kecil di telinganya.
Ia lalu berjalan Menuju penthouse Justin, di depan penthouse beberapa penjaga menghadangnya. Penjaga itu memeriksa dari ujung kaki hingga ujung berambut. saat tak mendapatkan sesuatu yang mencurigakan, penjaga itu kemudian mempersilahkan lion masuk ke dalam penthouse.
Saat masuk ke dalam penthouse, mata Lion melirik kesana sini, melihat kemewahan penthouse milik Justin. Tepat saat ia berada di ruang tamu, matanya melihat foto Justin yang terpasang di dinding ruang tamu. Seketika rahang Lion mengeras, matanya memerah, tangannya mengepal kuat, ingin rasanya ia segera menghancurkan orang itu.
" Tuan, apa anda yang bertugas memeriksa kelistrikan penthouse ini?" Tanya wanita yang bertugas sebagai maid di penthause Justin.
Mendengar suara dari belakang, Lion langsung memejamkan matanya, menghirup oksigen dan menetralkan expresinya. Ia lalu berbalik.
"Iya, benar. Saya yang ditugaskan untuk memperbaiki kelistrikan di penthouse ini." Jawab Lion. Ia berusaha tersenyum ramah, walaupun menurutnya itu hal yang sangat sulit.
__ADS_1
"Mari saya antar ke belakang," maid itu lalu berjalan mendahului Lion menuju ruang tempat instalasi listrik.
"Silahkan, tuan. Jika anda butuh sesuatu, anda boleh memanggil saya lewat telpon interkom yang ada di luar ruangan ini." Tukas maid itu kemudian meninggalkan Lion sendiri di dalam ruang instalasi listrik.
Setelah maid itu pergi, Lion mulai melancarkan aksinya. Ia memeriksa instalasi listrik yang ada di penthouse Justin. Namun saat orang yang ada di penthouse lengah, ia berjalan ke arah ruang CCTV Untuk mematikan sambungan CCTVnya lalu berjalan ke belakang penthause mencari tempat penyimpanan jet ski milik Justin. Ya, salah satu hobi yang ditekuni Justin adalah bermain jet ski di waktu senggangnya untuk menghilangkan rasa bosannya.
Lion menoleh kebelakang, saat ia sudah merasa aman, ia lalu menggunting salah satu kabel di radiator pendingin jet ski itu, kemudian menutupnya lalu kembali ke ruang instalasi listrik.
***
"sudah, hanya perlu Menganti beberapa kerusakan saja, " balas lion kembali berpura-pura mengecek beberapa kabel yang menurutnya harus diganti." tetapi saat ini saya tidak membawa alatnya, mungkin beberapa hari lagi saya kembali untuk menganti semua kerusakan."
"baik, tuan,"
__ADS_1
"kalau begitu saya pamit," Lion merapikan semua alat perkakasnya dan langsung meninggalkan tempat itu.
.
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak.🙏🙏
__ADS_1