CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA

CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA
BAB 50. MASUK PERANGKAP


__ADS_3

Lion berjalan ke depan cermin sambil memakai topeng yang terbuat dari silikon elastis. Topeng yang menyerupai wajah orang lain. Ia akan memakainya nanti malam saat bertemu dengan Alex di klub. Saat melihat tampilan wajahnya di cermin, Lion tersenyum puas, lantas berbalik dan langsung berjalan ke arah Jeremy.


"Bagaimana?" Tanya Lion saat berada di depan asistennya.


Saat melihat wajah, tuannya. Jeremy tersenyum.


" Sempurna, tuan. Semuanya tampak menyerupai wajah asli. Tidak ada sedikitpun tanda-tanda jika itu adalah topeng.


Lion tersenyum mendengar ucapan Jeremy.


"Kau memang selalu bisa diandalkan." Pungkas lion dan kembali menatap pantulan wajahnya di cermin.


"Siapkan penerbangan ku nanti sore ke Kanada, jangan sampai ada yang tahu jika aku ke kanada. Jika Urusan ku telah selesai, aku secepatnya kembali dan langsung ke Aula perusahaan. Ingat! Jangan sampai ada yang tahu jika aku ke kanada. Pastikan orang yang menyamar menjadi diri ku tidak membuka suaranya.


"Baik, tuan." Ujar Jeremy.


***


Lion berjalan masuk kedalam Century club'. Ia menyusuri lautan manusia yang memenuhi tempat itu. Tak jauh dari sana ia melihat Alex yang tegah duduk di meja bartender sambil meminum minuman hasil racikan. 


Lion meraba senjata yang ada di dalam jasnya, kemudian berjalan ke arah meja bartender. Matanya melihat-lihat area sekelilingnya dimana anak buahnya sudah berjaga di beberapa titik.


Setelah dirasa cukup aman, Lion mengalihkan pandangannya ke arah Alex. Ia menyunggingkan senyum sekilas lalu memesan minuman hasil racikan bartender yang ada disana.


Tepat saat Alex berdiri dari kursinya, Lion pura-pura hampir terjatuh dan alhasil minuman yang dipegang  Alex terjatuh di pakaian Lion.

__ADS_1


"Sorry." Ucap Alex. Sambil mengibas-ngibaskan pakaian Lion yg terkena tumpahan minuman.


"Ok, tidak masalah." Lion menggeleng.


"Maaf, tuan. aku tidak sengaja." Ujar Alex lagi.


Lion mengangguk dan kembali pada posisimya semula.


Berulang-ulang kali Alex meminta maaf.


Lion bersorak dalam hati, ini trik dan cara Lion agar Alex masuk keperangkapmya. Lion sudah tahu betul watak Alex selama 2 Minggu, ia mempelajari semua tentang Alex, itu sebabnya ia mendekati Alex hari ini dengan wujud yang berbeda.


Saat beberapa jam menghabiskan waktu di Century, Lion bangkit dari kursinya dan hendak membayar. Namun Alex mencegatnya." Biar aku saja." Ujar Alex mengeluarkan dompetnya dan langsung membayar pada bertender.


"Terimakasih," ujar Lion.


Mereka lalu keluar dari Century sambil berbincang.


Lion melirik orangnya, agar mereka semua bersiap sesuai  rencana yang mereka rencanakan.


saat di parkiran, Alex bertanya pada lion." Kau pulang mengunakan apa?" Tanya Alex.


"Aku akan mencari taksi,"balas lion tersenyum. Wajahnya tampak memelas.


"Kau tidak usah menaiki taksi, kau ikut saja dengan ku." Pungkas Alex. Ia turun dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Lion."masuklah. Aku akan mengantarmu."

__ADS_1


"Baiklah, terimakasih."Lion berjalan ke arah mobil Alex dan langsung masuk ke dalam mobil. Tapi sebelum ia masuk, ia melirik ke arah mobil-mobil yang terparkir tidak jauh dari mobil Alex.


Sepanjang jalan mereka bercerita sambil melemparkan candaan. Alex pun tidak curiga tentang Lion.


Lion menunjukkan arah jalan menuju jalan pulang ke mansionnya. Tepat saat melalui  jalanan sepi yang tak ada orang yang berlalu lalang di sana. Beberapa mobil berwarna hitam metalik menghadang mereka.


Lion mengeluarkan senjata yang ada di sakunya, awalnya ia hanya berpura-pura akan menembak orangnya. Namun tak lama senjata itu mengarah ke kepala Alex.


.


.


.


.


Selamat berpuasa bagi yang menjalankan.


selamat membaca


Terimakasih karena sudah mampir


Jangan lupa tinggalkan jejak. 🙏😊


 

__ADS_1


 


__ADS_2