
Mendengar itu, seketika nafas Alex memendek pasokan udaranya terasa habis. Tiba-tiba Alex berucap." Tidak mungkin." Alex mengeleng- gelengkan kepalanya." Apa yang kau inginkan dariku?" Tanya Alex. Tubuhnya terlihat gemetar, ia memundurkan tubuhnya kebelakang.
"Aku ingin melakukan hal yang sama seperti apa yang kau lakukan kepada Daddy dan juga mommy ku dulu." Balas lion. Ia tersenyum devil ke arah Alex dan melangkah mendekat ke arah Alex.
Melihat Lion yang melangkah ke arahnya, Alex terus memundurkan tubuhnya." Jangan mendekat! aku tidak punya urusan dengan mu." Pungkas Alex ia semakin ketakutan.
Lion mengangkat revolvermya, mengarahkan senjatanya pada tubuh Alex, Lion lalu menarik pelatuknya." Rasakan apa yang kedua orang tuanya ku rasakan dulu."
Dor… suara peluru dari senjata itu melengking. Tadi Lion menembak ke samping Alex, ia hanya ingin melihat bagaimana expresi Alex. dan benar' saja, Lion puas saat melihat Alex ketakutan
"Ampuni saya, tuan." Alex memohon."bukan saya yang melakukannya." Ucapnya. Namun dengan perlahan ia mulai mengambil senjata dari saku jasnya. Tapi pergerakannya diketahui oleh Lion, Lion dengan cepat berlari ke arah Alex, meloncat lalu menendang tangan Alex hingga senjata yang berusaja di ambil oleh Alex terlempar jauh.
Lion mendekat ke arah Alex dan menginjak telapak tangan Alex, ia berjongkok sambil mengarahkan senjatanya tepat ke wajah Alex."Tapi sayangnya, aku tak pernah mengampuni orang yang pernah berbuat salah padaku." Lion bangkit dari berjongkoknya lalu mundur beberapa langkah kemudian memutar revolvernya dan langsung mengarahkan senjatanya tepat di hadapan Alex.
__ADS_1
"Dor,". Ini tembakan untuk jantung mommy ku.
"Dor,"ini tembakan untuk hati mommy ku.
"Dor," ini tembakan untuk limpa mommy ku.
Setelah ketiga peluruh itu menancap di tubuh Alex, Alex kemudian tersungkur ke aspal, mulut mengeluarkan darah dan di ikuti mata yang enggan untuk terpejam. Alex mati dengan mata yang masih terbuka.
Melihat Alex yang sudah tak berkutik, Lion berjalan ke arah Alex kemudian berjongkok." Ini balasan atas apa yang pernah kau lakukan kepada keluargaku." Lion berucap, ia menyunggingkan senyum puasnya setelah melihat Alex terkapar di aspal. Lion bangkit dari berjongkoknya dan berucap pada pengawalnya." Bereskan dia, jangan Sampai ada jejak. Buat semua ini murni kecelakaan." Ucap Lion pada anak buahnya.
***
Di dalam mobil Lion tersenyum licik, melihat proses demi proses yang di lakukan pengawalnya untuk melenyapkan semua bukti dan membuat semua kejadian ini seperti murni karena kecelakaan.
__ADS_1
"Dad, mom. Aku sudah membalas kematian mu." Lion berucap lalu terdiam. "Namun, ada satu hal yang belum aku lakukan. Yaitu membunuh putri Albert yang tak lain adalah wanita yang pernah ku genggam tangannya menuju Altar. Lion menunduk, ada rasa Sasak di ujung batinnya saat ia mengingat jika ia harus melenyapkan wanita yang pernah mengukir senyum di bibirnya. tanpa terasa ada setetes cairan bening terjatuh dari kedua matanya , dengan cepat Lion menghapusnya. kemudian mengakat kembali wajahnya. "aku pasti bisa melakukannya." lagi dan lagi, Lion kembali kalah dengan egonya.
.
.
.
.
Terimakasih karena sudah mampir, maaf jika tulisan saya banyak kekurangan.
selamat menjalankan ibadah puasa.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak, paling tidak kasih authornya jempol atau sekiranya bersedia untuk memberi komentar. semoga kalian semua di beri kesehatan. 😊🙏