
Setelah Lion keluar dari panthause milik Justin, ia menghampiri para pengawalnya dan langsung masuk ke dalam helikopter kemudian meninggalkan penthause mewah milik Justin kemudian terbang dan mendarat di pulau yang ada di seberang pulau Justin.
Ia akan menunggu sehari, ia ingin memastikan bagaimana cara Justin terbebas dari maut.
Keesokan harinya. Lion sudah bersiap di rooftop mewah villa yg ia sewa, di depannya sudah ada teropong canggih yang mengarah ke arah pesisir pantai, ia tersenyum kala melihat beberapa pengawal Justin menurunkan jet ski itu dari mobil double cabin bermerek ford rangger.
Tak lama Justin keluar dari mobil dengan Memakai kaos polos berwarna hitam di padukan dengan celana pendek. Ia lalu menaiki jet ski yang ada didepannya.
Lion tersenyum penuh kemenangan saat melihat Justin sudah mulai menaiki jet skynya. Mom, dad, sebentar lagi kalian akan bertemu dengan iblis itu. Lion kembali tersenyum puas.
__ADS_1
Justin sudah mulai menyalakan mesin jet skynya, kemudian maju Menuju ke tengah pantai, ia tersenyum bersorak-sorak saat merasa angin menerpa wajahnya, ia berputar-putar beberapa kali. Namun, saat putaran terakhir, jet sky yang ia kendarai melaju dengan kecepatan tinggi. padahal, ia tidak menaikkan kecepatannya. Di sini, Justin sudah merasakan ada kejanggalan, jet sky itu mulai tersendat-sendat seperti ada sampah yang menyangkut di jet skynya. Merasa tak aman, Justin menoleh ke arah bibir pantai. Namun, nampaknya para pengawalnya tak ada di sana. Berulang-ulang kali Justin melambai-lambaikan tangannya meminta pertolongan, tetapi karena suasana pantai yang tampak sepi, jadi tak ada satupun yang melihatnya. Tak lama, jet sky yang di Kendari Justin terbalik. Ia kembali berusaha melambai-lambaikan tangannya, masih berusaha meminta pertolongan. Namun sialnya masih tak ada orang yang menolongnya, dan pada akhirnya Justin tenggelam.
Lion yang berada di atas rooftop melihat semua kejadian itu, tersenyum puas. Akhirnya satu persatu Dendamnya mulai terbalas. setelah dua puluh sembilan tahun menunggu. akhirnya, hari ini ia bisa membalas dendamnya. Ia menjadi yatim piatu akibat keserakahan orang itu.
Setelah urusannya dengan Justin selesai, Lion kembali merogoh sakunya. Ia mengeluarkan foto Alex dari saku celananya." Sekarang giliran, mu," lirih Lion kemudian tertawa keras hingga memenuhi seluruh ruangan rooftop.
Seorang pengawal Lion berlari masuk ke dalam rooftop dengan nafas yang tersengal-sengal." Sudah bos, semuanya sudah beres," ucapnya pada atasannya.
Tadi saat Justin mulai melajukan jet skynya, para pengawal Lion mengecoh anak buah Justin yang berjaga di bibir pantai. Beberapa anak buah Lion pura-pura menjadi penyusup dan ingin memasuki wilayah kekuasaan Justin. Melihat itu, semua anak buah Justin mengejar para pengawal Lion, hingga anak buah Justin meninggalkan area pantai lalu mengejar pengawal lion. Naasnya tak ada satupun pengawal yang ada di sana. hingga, tak ada satupun yang bisa menolong Justin dari maut.
__ADS_1
***
Lion menyandarkan tubuhnya pada kursi putar yang saat ini ia duduki. ia sedang melihat acara berita yang menayangkan berita tentang terbaliknya sebuah jet sky yang di kendarai salah satu pebisnis hebat. jet sky itu diperkirakan rusak akibat kabel di tabung radiator yang terputus. Ya, orang-orang hanya mengira Justin tengelam akibat jet skynya rusak, Lion benar-benar cerdik, ia membuat semuanya seperti murni kecelakaan. Lion kembali tersenyum puas, saat sebuah mayat diangkut menggunakan kantong jenazah turun dari sebuah kapal Feri.
" Sekarang giliran mu," Lion melempar panah ke arah foto Alex yang menempel di papan panah dark board yang ada di dinding ruang kerjanya.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa tinggalkan jejak.🙏