CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA

CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA
BAB 76. MENCARI TAHU


__ADS_3

Langit Bali tampak cerah dengan bintang yang berkelap kelip berbaur dengan  bulan yang saat ini seolah sedang berlomba menyinari Langit malam.


Hening. Sajak tadi Tak ada pembicaraan antara keduanya. Sesekali Wili mencuri pandang kesamping. menatap Iren yang duduk di kursi samping kemudi dengan posisi menatap bangun-bangunan tinggi yang ada di tepi jalan. Wili kemudian mengenggam tangan iren."apa kau ada masalah?" Wili berucap dengan posisi Sedang mengemudikan mobilnya


Iren menoleh kemudian menggeleng ia tersenyum, lalu menatap Wili yang saat ini sedang menatapnya juga." Aku tidak apa-apa, mungkin aku hanya kelelahan"Elak Iren. Ia berusaha tersenyum, tetapi nyatanya saat ini hatinya seperti tertusuk ribuan belati. 


Tadi setelah melihat Lion bertukar cincin dengan Stefani, hatinya mendadak ngilu, ada rasa sakit yang sulit ia gambarkan. Pria itu pernah melukainya bahkan menghancurkannya serta menghancurkan seluruh keluarganya sampai untuk berdiri tegap pun rasanya mereka sulit. Lantas bagaimana dengan perasaan Iren, apakah ia masih mencintai Lion atau malah sebaliknya. Jawabannya, ya. Iren masih sangat mencintai Lion, Iren sama sekali tidak menaruh dendam pada Lion, Daddy dari putranya. Surat pembatalan pernikahan yang dilayangkan tuan Mahesa beberapa tahun lalu tanpa persetujuannya, membuatnya hancur. Ia tak tahu menahu tentang pembatalan itu. Saat ia sudah sembuh dari gangguan mentalnya, ia baru merangkai puzzle kehidupannya yang hancur porak-poranda akibat tragedi pembunuh orang tua lion.


"Jika kau ada masalah, bicaralah, aku akan selalu siap mendengarnya." Wili kembali berucap.


Ireni tersenyum mendengar ucapan Wili. pria di sampingnya benar-benar sangat baik. Pria tampan bermata coklat itu selalu membantunya setiap kali dirinya ataupun keluarganya membutuhkan sesuatu." Iya. Tapi kau tahu bukan, saat ini aku tidak memiliki masalah apapun."balas Iren. 

__ADS_1


Wili tersenyum menanggapi. Nyatanya walaupun Iren tidak mengatakan apapun, ia sudah mengetahui semuanya. Orang suruhannya sudah mencari tahu semua tentang Lion dan mengetahui masa lalu mereka. Tetapi Wili tidak mendapatkan info apapun tentang penyebab perpisahan mereka.


***


Angin berhembus kian kencang menelusup masuk ke dalam sela jendela kamar yang ditempati Lion. tirai yang terbuat dari sutra itu bergoyang-goyang tertiup kekanan dan kekiri.


Lion sedang duduk di kursi, sambil fokus menatap layar leptop yang ada di depannya. membaca rentetan demi rentetan tulisan yang ada disana. Saat ini ia sedang meretas sistem ke amanan di perusahaan Wili. Ia ingin mencari tahu informasi hubungan Iren dengan CEO WL crop. Apakah mereka sepasang seami istri atau bukan? jika bukan, lalu bocah kecil itu siapa? 


Lion bangkit dari kursinya, kemudian berjalan ke arah nakas mengambil ponselnya. Menghubungi seseorang." Siapkan jet pribadi! aku akan kembali ke mansion malam ini juga." Titah Lion pada orang yang ada di seberang telepon.


Setelah mengucapkan itu, Lion mematikan ponselnya. Dan langsung berjalan ke arah kamar mandi. Untuk membersihkan tubuhnya sebelum bersiap.

__ADS_1


.


.


.


.


Terimakasih yang masih setia mengikuti. jangan lupa tinggalkan jejak atau minta komennya (maaf author banyak mau)😊🙏


Selamat menjalankan ibadah puasa.

__ADS_1


 


__ADS_2