CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA

CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA
BAB 57. TEKNIK MENEMBAK


__ADS_3

Setelah Rey  memperlihatkan bagaimana cara ia menembak, ia kemudian memanggil Sera mendekat padanya, saat Sera sudah mendekat, Rey lalu memberikan revolvernya pada Sera.


"Pegang ini," ucap Rey menyerahkan sebuah revolver yang tadi ia gunakan untuk di pakai Sera.


Terlihat Sera tampak ragu untuk mengambilnya, selama ini ia tidak pernah memakai senjata untuk melawan musuhnya, ia hanya jago bertarung menggunakan tangan kosong, ia sama sekali belum Pernah menggunakan yang namanya senjata api, paling tidak jika ia dalam keadaan terdesak ia hanya akan menggunakan pisau kecil untuk melempar Lawan Nya.


"Tapi Aku tidak tahu bagaimana cara menggunakannya," ucapnya jujur saat menatap Rey.


"Pegang saja dulu, aku akan mengajarimu,"pungkas Rey. Ia lalu menarik tangan Sera mendekat. Memberi senjata yang tadi ia pegang lalu mengarahkan kedua tangan Sera untuk memegang Senjatanya. Rey lalu berdiri tepat di belakang Sera hingga saat ini posisinya seolah sedang memeluk Sera dari belakang.


Perlahan Rey mulai mengangkat tangan Sera, lalu berucap." Kau tentukan dulu titik sasaran mu, lalu bidik mengunakan mata dominan mu kemudian kau sejajarkan bagian depan dan belakang, setelah itu kau fokus pada senapan, konsentrasi lalu tembak.


"Dor," satu tembakan mengenai sasaran bersama dengan tubuh sera yang terdorong kebelakang hingga menumbruk tubuh Rey. Hembusan nafas Rey serta detak jantungnya terdenger jelas di Indra pendengaran sera.


Sera mengulum senyumnya saat tubuhnya terasa dekat dengan Rey.


"Sera, apa kau bisa melakukannya, kau sudah faham kan?" Tanya Rey, seketika Sera mengangguk.


Sera memegang kembali senjatanya dan mulai melakukan sesuatu intruksi rey. Beberapa kali Sera melakukannya dan akhirnya Sera bisa mengunakan senjata dengan benar.


"Bagus, sedikit lagi, jika kau sering berlatih, kau pasti akan melakukannya dengan sempurna," ujar Rey ia tersenyum ke arah Sera.

__ADS_1


Sera mengangguk," pasti aku akan berlatih dengan giat," pungkas Sera. mendengar ucapan Sera, Rey lalu mendekat ke arah Sera lalu mencium bibir Sera kemudian **********.


" ciuman itu adalah hadiah untukmu , karena kau bisa menembak dengan benar.' pungkas Rey.


***


" Minumlah," ucap Rey saat memberikan sebotol air mineral pada Sera.


"Terima kasih," balas Sera saat mengambil botol air mineral pemberian Rey kemudian meminumnya.


Tiba-tiba saja Sera bertanya pada Rey." Sudah berapa lama kau menekuni olahraga menembak ini?"Tanya Sera.


"Tapi setahu aku, memegang senjata kan adalah salah satu hal yang dilarang oleh negara, lantas kenapa kau bisa memegang senjata." Pungkas Sera. 


Rey tersenyum mendengar perkataan Sera. Sera belum Tahu jika, Rey  adalah salah satu orang berpengaruh di Singapura, dan  Tuan Mahesa memegang surat izin mengunakan senjata api.


"Daddy ku, memiliki izin memegang senjata. Itu sebabnya aku juga bisa memegang senjata api." ujar Rey.


Sera mengangguk , lalu ia tersenyum ke arah Rey tanda mengerti.


***

__ADS_1


Rey membuang tubuhnya di sofa yang ada di ruangan kantornya


" kau kenapa, bos," tanya Tom saat melirik ke arah Rey yang tampak lelah.


Rey mengeleng, "aku tidak apa-apa, mungkin aku hanya kelelahan," pungkas Rey.


"kau tidak bisa membohongiku, bos, cepat katakan." ujar Tom lalu berdiri dari duduknya dan langsung berjalan menghampiri


.


.


.


Terimakasih karena sudah mampir ke novel receh author.


semoga kalian di beri kesehatan.


Jangan lupa tinggalkan jejak walaupun cuma komentar .


selamat malam dan selamat beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2