Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Bulan Madu 4


__ADS_3

Mata Liora sedikit berkaca mendengar jawabab Aileen, ada sedikit ketenangan didalam hatinya. Ia tak mau kejadian beberapa tahun yang lalu terulang kembali. Masih benar terasa sakit apa yang pernah dialaminya saat itu.


Aileen mencium kening Liora dalam dan Liora memeluk tubuh Aileen dengan sangat erat. Ia menumpahkan rasa ketakutannya disana dan menggantinya dengan rasa percaya untuk Aileen. Aileen pun melakukan hal yang sama pada Liora.


"Mas aku nyaman ada dideket kamu !" Ucap Liora jujur dan mulai terbuka.


Apa Liora mulai buka hatinya buat aku ya ? Batin Aileen.


Keesokan harinya..


Liora dan Aileen kembali pergi berjalan jalan berkeliling kota Jeju sambil menikmati kuliner khas Korea tapi tetap dengan kualitas yang Halal tentunya. Seperti Cikin, Dakgalbi, Mul Naengmyon dan lain sebagainya.


Walau mereka banyak menikmati hidangan hidangan ini, tapi sepertinya mereka tak merasa puas dan ingin mencoba kuliner lain disepanjang kota Jeju.


Tak terasa mereka terus berkeliling kota Jeju hingga siang pun berganti malam. Walau cuaca hari ini cukup dingin tapi tak menyurutkan niat Liora untuk tetap berada diluar dan menikmati keindahan kota Jeju.



Liora yang tak mendengar ucapan Aileen yang menyuruhnya untuk menunggu dan Aileen pergi membeli minuman di salah satu kedai pun terus saja berjalan meninggalkan Aileen. Bahkan ia terus berbicara sendiri padahal Aileen sudah tak bersamanya.


Aileen yang sudah kembali ketempat dimana tadi ia meninggalkan Liora pun terkejut dengan ketidak beradaan Liora. Aileen berlari kesana kemari berharap bertemu dengan Liora tapi hasilnya nihil. Liora yang baru menyadari bahwa kini dirinya hanya sendiri pun mulai panik dan segera berbalik arah. Kini jarak antara Aileen dan Liora semakin jauh, karena Aileen yang terus berjalan kelawan arah Liora berjalan.


Liora sudah berada kembali ketempat terakhir yang ia kunjungi bersama Aileen, berharap Aileen berada disana. Namun ia tak juga menemukannya.


Aileen mengambil benda pipih dari dalam saku celananya dan mencari kontak Liora, ia segera melakukan panggilan ke kontak Liora tapi sayang nya tidak aktif. Sedangkan Liora lebih memilih kembali ke hotel, ia berfikir jika Aileen pasti sudah kembali ke hotel.


Setengah perjalanan, Liora tak sengaja menabrak seseorang yang sedang sibuk bermain ponsel hingga mereka berdua sama sama tak sadar.


"Sorry.." Ucap Liora menundukkan kepalanya.


"Za !" Panggil orang tersebut.


Sontak Liora segera mengangkat kepalanya karena tidak asing dengan seseorang didepannya yang memanggilnya dengan sebutan 'Za' tersebut. Dengan wajah yang seketika berubah menjadi kesal, Liora segera meninggalkan orang itu. Tapi dengan cepat orang itu menarik lengan Liora kencang hingga kini Liora berada dalam jarak yang sangat dekat dengannya.


"Lepasin !" Pekik Liora berontak.


"Za aku mohon maafin aku Za. Aku masih sayang dan cinta sama kamu !" Ucap orang itu.


"Sayang, Cinta ? kamu bilang sayang dan cinta ! terus kenapa kamu tega lakuin hal itu dibelakang aku Ly ?" Sahur Liora yang mulai emosi.


"Za semua itu ga bener Za, semua itu salah faham ! Kamu dengerin aku dulu Za !" Kekeh Firlly.

__ADS_1


"Apa kamu mau lihat foto kamu sendiri yang emang lagi asik main dikamar hotel sama pacar kamu ? Apa aku perlu tunjukin sama kamu buktinya biar kamu inget apa yang udah kamu lakuin Ly sama aku ?" Liora mencari ponselnya dari dalam tas.


"Ga perlu Za. Tapi please aku mohon sama kamu dengerin aku dulu Za !" Lirih Firlly.


"Cukup ya Ly kamu sakitin aku. Dan jangan pernah lagi ganggu hidup aku. Cukup hari ini dan ditempat ini aku ketemu sama kamu, jangan pernah kamu coba buat hubungi aku atau bahkan kamu dateng kerumah aku lagi !" Ucap Liora penuh penekanan.


"Tapi Za.."


"Please Ly.. Aku capek setiap hari selalu nangisin kamu, setiap malam bahkan setiap detik aku cuma bisa nangis terima kenyataan kalo kamu emang selingkuh. Kamu ga tau gimana perjuangan aku disini buat jaga hati aku cuma buat kamu, dan gimana perjuangan aku nata hati aku lagi yang udah kamu hancurin !" Liora pun membalikkan badannya dan melangkahkan dengan air mata yanh sudah menetes di pipinya.


"Za, tung..."


"Ra kamu gapapa !" Kedatangan Aileen yang tiba tiba memeluk Liora pun membuat Firlly menghentikan ucapannya.


"Ra kamu kenapa Ra. Kenapa kamu nangis hini ? Maafin aku ya ra, maafin aku karna aku suruh kamu tunggu bukan ajak kamu beli minum !" Ucap Aileen panik dengan tangisan Liora dan ia langsung memeluk Liora.


"Ga mas ini bukan salah kamu ko !" Sahut Liora.


"Lo siapa ?" Tanya Firlly yang kini sudah berada sangat dekat dengan Aileen dan Liora.


Aileen melepaskan pelukannya dan mengernyitkan keningnya pada Firlly, kemudian ia menatap Liora. Liora hanya menggelengkan kepalanya pada Aileen.


"Mas ayo kita pulang !" Ucap Liora masih dengan menangis.


"Ga ada yang perlu dijelasin lagi Ly, semuanya udah jelas ! Ayo mas !" Liora menarik tangan Aileen dan segera kembali ke hotel.


Tanpa mereka ketahui, ternyata Firlly diam diam mengikutinya hingga ke hotel. Aileen dan Liora masuk kekamar yang sama, membuat Firlly begitu terkejut dan bertanya dalam hati siapa lelaki tersebut yang disebut 'Mas' oleh Liora.


"Ra. Kamu gapapa ?" Tanya Aileen lembut.


"gapapa ko mas. aku cuma kebawa emosi aja tadi !"


"Terus kamu ga mau cerita sama aku jadinya ?" Bujuk Aileen.


"hmm.. Dia Firlly mantan pacar sekaligus cinta pertama aku mas."


"Kenapa bisa putus, kayanya dia masih sayang banget sama kamu. Buktinya dia sampe kaya gitu pas tadi ketemu kamu !"


"panjang ceritanya ga akan kelar satu episode mas. hehehe" Canda Liora. "intinya dia udah selingkuh dibelakang aku bahkan sampe ngamar sama pacarnya. Ayah sama kak Raga yang nyaksiin sendiri mas !" Lanjutnya.


"hmm.." Angguk Aileen.

__ADS_1


"Udah ya mas jangan bahas lagi. Yang terpenting sekarang aku mau lupain semua kenangan tentang dia dan mulai kehidupan baru aku sekarang !" Tutur Liora menghapus sisa sisa air matanya.


"Yaudah aku ga akan nanya apa apa lagi !" Ujar Aileen.


Tapi kenapa bisa ya Firlly sampe ada disini ? Apa dia lagi ada perjalanan bisnis disini ? Batin Liora.


"Ra, ko ngelamun ?" Aileen mengusap lembut pipi Liora.


"ga ko mas. Aku ga ngelamun !" Liora pun memalingkan wajahnya menjadi menunduk.


"Kalo kamu mau nangis lagi gapapa ko Ra."


Aileen langsung menarik kepala Liora dan memeluknya, Liora kembali terisak mengingat kejadian tadi. Aileen hanya terdiam dengan Liora yang menangis, ia membiarkan Liora menumpahkan semua yang ada dihatinya saat ini. Dengan harapan Liora akan menjadi lebih tenang setelahnya.


Merasa puas menangis, Liora langsung mengangkat kepalanya dan menghapus air matanya. Aileen memegang pipi Liora dengan kedua tangannya dan ikut menghapus sisa sisa air matanya. Kemudian ia menarik kepala Liora dan mencium kening nya dalam dalam. Ada rasa bahagia didalam diri Liora saat merasakan sentuhan bibir Aileen pada keningnya.


"Aku ga suka liat kamu nangis, aku lebih suka liat kamu yang ceria dan bobrok !" Ucap Aileen. "Aku mau ini yang terakhir aku liat kamu nangis karna orang lain Ra." Lanjutnya.


"Emang aku sebobrok itu ya mas ? Hahaha" Tanya Liora tertawa.


"Ya ga sih Ra. Cuma aku seneng aja liat kamu yang suka bikin orang ketawa sama tingkah konyol kamu !" Jawab Aileen menahan tawa.


"Hmm.. Maaf ya kalo aku kadang suka cengeng. Tapi mau gimana, aku cuma seorang cewek biasa. hahaha" Seru Liora.


"Hahaha"


***


Malam ini mereka habiskan dikamar sambil menonton film drakor kesukaan Liora. Walau Aileen sedikit jenuh karena ia memang tak suka menonton film tersebut, tapi ia terus menemani Liora yang masih betah nongkrongin layar hapenya.


"iihh.. sweet banget !" Seru Liora ketika melihat adegan ciuman.


Aileen langsung melihat ke layar ponsel Liora, ia pun menyaksikan adegan tersebut tanpa berkedip.


"Aaahhh... Mmaaauuuu..." Liora memegang pipinya dengan kedua tangannya.


Aileen yang melihat ekspresi Liora merasa sangat gemas dengan keimutan Liora, walau umurnya sudah terbilang dewasa dan bahkan sudah menikah tapi tingkahnya masih seperto seorang anak ABG yang baru pertama jatuh cinta jika sedang menonton film Drakor.


Dan.. satu... dua... tiga... CUP


***

__ADS_1


Bersambung dulu guys..


__ADS_2