
Liora pulang hanya dengan kedua pengawalnya karena Mahesa dan Mona masih ada jam, sedangkan Arjuna langsung pergi kekantor ayahnya.
"Maaf mbak, kenapa tadi mbak larang kita buat hadang gadis itu ?" tanya Parman (pengawal 1)
"saya bisa urus sendiri. lagi juga kalian suruh jagain saya dari penjahat bukan dari cewek kaya gitu ! emang kalian ga malu melawan perempuan ?" jawab Liora berbalik tanya.
"ya bukan begitu mbak, saya takut mbak terluka aja karena gadis tadi." sahut Parman.
"kalian berdua tenang aja, kalo cuma ngelawan cewek kaya tadi saya bisa sendiri. kalo saya butuh bantuan kalian pasti saya akan panggil kalian." ucap Liora. "dan satu lagi, masalah tadi ga usah lapor ke siapapun ! faham ?" tambahnya.
"faham mbak !" jawab Parman dan Joni berbarengan.
--Rumah besar Mahendra--
"Assalamualaikum.. Liora pulang !" Ucap Liora ketika membuka pintu utama.
"wa'alaikum salam.." sahut Nindya dan Diandra dari ruang Tv.
"aunty pulaaaang !" teriak Zeina ketika melihat keberadaan Liora.
"hallo keponakan aunty yang cantik." Liora pun langsung mencium pipi Zeina.
"aunty ga bawa hadiah buat Nana ?" Zeina pun menyodorkan tangannya meminta sesuatu.
"punya dong ! tapi kamu tutup dulu matanya ya." jawab Liora sangat lembut.
Zeina pun segera menutup kedua matanya dan Liora mengambil satu buah lolipop berukuran kecil dan diletakkan ditangan Zeina.
Zeina pun membuka matanya dan melihat sesuatu ditangannya, seketika Zeina loncat loncat kegirangan dan berlari menghampiri Zein dan Rania yang sedang bermain ditamab belakang. Zein dan Rania pun mengercutkan bibirnya ketika melihat kedatangan Liora, dengan cepat Liora mengeluarkan dua lolipop dari dalam tas nya dan memberikan satu untuk Zein dan satu untuk Rania.
Begitulah Liora yang selalu memanjakan ketiga keponakannya, bahkan adik Rania yang masih bayi pun selalu dipenuhi kebutuhannya oleh Liora padahal tanpa bantuan Liora pun Nindya sudah pasti akan memberikan yang terbaik untuk kedua anaknya. Tapi itulah Liora, selagi dia mampu pasti akan dia lakukan.
Liora menemani ketiga keponakannya bermain dan ketika si kecil Reinand bangun dari tidurnya pun Liora mengambil alih Reinand dari tangan Nindya.
-
Sore hari
Masih dirumah besar Mahendra, Noval dan Diandra masih menginap disana karena permintaan Ayah dan Bundanya untuk menjaga Liora. Ya ayah dan bundanya sudah mengetahui tentang masalah Liora karena Nindya harus menceritakan semuanya apapun yang terjadi di keluarganya.
Nindya, Raga, Rania dan Reinand harus kembali kerumahnya karena orang tua Raga akan menginap. Mau tak mau Noval dan Diandra yanh menjaga Liora selama Mahendra dan Indah diluar kota.
Drama pun terjadi antara Rania, Zein dan Zeina ketika Nindya dan Raga sudah berada didalam mobil bersama Rania. Zeina menangis karena tidak mau ditinggal oleh Rania, berbeda dengan Zein yang hanya melipat kedua tangannya didada dan mencebikkan bibirnya.
"sayang, nanti liburan kita kesini lagi ya janji deh !" Bujuk Nindya pada Zeina.
"Mami janji ya, kalo ga Nana ga mau ketemu sama Mami lagi !" Zeina pun memberikan kelingking nya pada Nindya.
Nindya pun menyambut kelingking Zeina dan mengalungkannya. "iya sayang Mami janji sama Zeina dan juga Zein, nanti Mami akan kesini lagi waktu liburan. besok kak Rania harus sekolah karena udah izin libur 3 hari, jadi kak Rania besok udah harus masuk sekolah. kalau kak Rania ga masuk, nanti kak Rania dihukum sama gurunya. Zeina ga mau kan kalo sampe kak Rania dihukum ?" ucapnya dijawab gelengan oleh Zeina.
Zein yang mendengar perkataan Nindya pun langsung menghentikan aksinya dan menghampiri Rania. "kak Rania besok harus sekolah ya, Zein sayang sama kakak Zein ga mau kalo kakak dihukum !" ucap Zein pada Rania.
"anak pinter.. jadi sekarang Zein sama Zeina bolehin kak Rania pulang kan ?" Liora pun langsung merangkul bahu kedua keponakannya tersebut sambil berjongkok mensejajarkan.
Zein dan Zeina mengangguk mengiyakan dan akhirnya Rania pun berhenti merengek karena Liora. Raga segera menjalankan mobilnya keluar halaman rumah Mahendra, dan Rania melambaikan tangan melalui jendela mobil.
"sekarang kita masuk kedalam ya. besok aunty beliin hadiah lagi buat kalian !" Goda Liora membuat Zein dan Zeina melompat kegirangan dan berlari masuk kedalam.
"Sekarang kalian mandi ya sama suster. terus habis mandi kita nonton film kartun kesukaan kalian di laptop mommy !" Kali ini Diandra yang menggoda kedua anaknya.
__ADS_1
"oke mommy. suster ayo Zeina maudimandiin sama suster !" Zeina langsung menarik tangan suster.
"Zein juga mau di mandiin sama suster !" Zein pun menarik sebelah tangan satunya suster.
"Oke. kalian berdua mandi sama suster, tapi kalian janji ya harus gantian ga boleh perebutan !" Suster pun langsung mengajak Zein dan Zeina ke kamar nya dan langsung mandi.
"dasar anak kamu sayang !" Ledek Noval.
"anak kamu juga sayang !" sahut Diandra.
"sepi deh ga bisa main sama Reinand !" Keluh Liora.
"yaudah buruan nikah terus punya anak sendiri !" Noval pun kembali meledek Liora.
"Gimana kalo kalian berdua yang nambah anak !" Sahut Liora sambil berjalan menuju tangga.
"gue udah cukup dua, sekarang giliran lo buat punya anak !" Teriak Noval.
"Bomat !" Sahut Liora pun berteriak.
-
Pagi hari
"Dek, kamu berangkat sama kakak aja ya sekalian kakak kekantor !" Ucap Noval.
"hmm.." jawab singkat Liora dengan mulut penuh makanan.
"aunty janji ya, sepulang kuliah kasih hadiah buat aku sama Zeze !" Pinta Zeina.
"Oke Nana sayang, nanti aunty sama aunty Mona bakalan kasih hadiah special buat kalian berdua !" Sahut Liora dengan wajah yang tersenyum.
"makanya Zeze sama Nana jangan nakal ya, jadi anak yang baik dan pinter. Biar aunty kasih hadiah terus sama kalian !" ucap Diandra.
"oke mom !" Zeina.
"iya mom !" Zein.
"yaudah ya Zeze, Nana, Daddy sama aunty berangkat dulu, kalian jangan bikin mommy capek ya !" Pamit Noval.
Diandra, Zein dan Zeina pun mencium punggung tangan Noval, kemudian Zein dan Zein mencium pipi Liora bergantian.
"kak aku jalan ya. bye Zeze, Nana. Assalamualaikum."
-
Kampus
"kakak ngapain ikut aku turun ? bukannya kerja sana, hus hus !" Usir Liora.
"bawel kamu dek, udah ayo kakak mau pastiin kamu aman sampe kelas !" Noval malah merangkul bahu Liora.
Beberapa siswa yang memang mengetahui tentang Liora hanya bisa melihat kagum dengan kedekatan kakak beradik tersebut, berbeda dengan mereka yang belum mengetahui siapa Liora dan siapa lelaki yang tengah merangkulnya tersebut.
"tuhkan kakak si, pasti entar ada gosip yang bukan bukan deh !" Keluh Liora.
"yaudah si biarin aja, nanti juga mereka tahu sendiri kakak siapa ! berarti mereka ketinggalan berita tentang kakak. hahaha" sahut Noval.
Dania dan Salsa yang melihat kedekatan Liora dengan Noval pun segera menghampiri mereka yang sedang berjalan dikoridor.
__ADS_1
"eh, ada Liora. cowok baru lagi ni jadinya ?" ucap Salsa.
Noval mengerutkan kening nya namun Liora terlihat santai. "iya, kenapa lo iri sama gue ?" Sahut Liora begitu santai.
"wah wah wah.. ga bisa dapetin pak Aileen sekarang gandeng cowok yang lebih kaya !" Cela Dania.
Mona, Mahesa dan Arjuna yang baru datang langsung menghampiri mereka, dan Mona ingin sekali membalas perkataan Dania.
"Mona.." Sekali ucapan dari Noval seketika Mona terdiam.
"kenapa Mon, apa lo juga sama ya kaya Liora ? Setelah bosan dengan pacar lo, terus lo akan cari lelaki lain yang lebih kaya dan tampan !" Ucap Dania sambil mendekatkan dirinya pada Mona.
"haduh pagi pagi udah bikin ulah segala ngajak ribut ni cewek !" Arjuna pun geram.
"hahaha. karna gue suka gangguin kalian terutama Liora yang berani nya peluk peluk pak Aileen didepan umum !" Sahut Dania.
"nama kalian siapa ?" tanya Noval datar.
"uhh.. kayanya kamu tertarik ya sama kita berdua !" Ucap Salsa.
"What ?" Mona.
"hah !" Arjuna.
"uuwww..." Mahesa.
"tertarik ? Dia ? Sama kalian ?" Liora.
Sedangkan Noval hanya tersenyum geli mendengar pernyataan Salsa.
"aku Dania."
"Aku Salsa."
Mereka berdua pun menjabat tangan Noval dengan gaya genit mereka.
"perkenalkan nama saya Noval Ardian Mahendra, dan perkenalkan juga ini adik kandung saya Nafiza Eliora Mahendra. Mungkin kalian dirumah ga punya tv atau kalian ga punya hp jadi kalian ga update jadi saya yang perkenalkan diri pada kalian !" Ucap Noval masih dengan ekspresi datar.
"hahahaha" Arjuna.
"fffttt..." Mahesa.
"M*mpus lo cewek ganjen !" Mona.
"Noval Ardian Mahendra, orang terkaya dikota kita ?" Tanya Salsa gugup.
"makanya ngaca ngaca, kalo ga punya ni gue kasih !" Mona pun memberikan kaca kecil dari dalam tasnya pada Dania.
"ayo dek.." Ajak Noval pada Liora dan diikuti oleh Arjuna.
"kak, aku ke fk aku ya. bye !" Mona dan Mahesa pun pergi meninggalkan Dania dan Salsa yang masih tidak percaya.
"hp mana hp ?" Dania.
Salsa pun langsung mengeluarkan hp nya dan membuka internet untuk mencari tahu tentang Noval dan Liora.
"hhhuuuaaaa...." teriak Dania dan Salsa ketika sudah mendapatkan hasil pencariannya.
-
__ADS_1
Bersambung..