Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Joanna


__ADS_3

"Yaudah Ra. Nanti aku bicara in sama Dania deh !" Sahut Aileen setelah mendengarkan penjelasan Liora dan menjelaskan kejadian tentang Dania yang memintanya menjadi pacarnya.


"Kamu harus tegas dong mas !" Kesal Liora.


"Ra, aku udah batalin kontrak kerja sama aku sama perusahaan ayahnya Dania. Tapi aku ga tau kalo dia ternyata ganggu kamu !" Sahut Aileen.


"Ya aku si masa bodo ya mas soal Dania yang minta kamu buat jadi pacarnya, tapi kenapa juga dia harus gangguin aku kaya gini. Sampe sampe dia jadi paparazi kaya gitu !"


Apa aku sebegitu ga berarti banget ya Ra buat kamu sampe saat ini ? Batin Aileen.


"Kita umumin aja soal status kita deh Ra. Biar semua tahu kalo kamu istri aku Ra !"


Liora terdiam dengan jawaban Aileen. Sebenarnya ia mau menyetujui usul Aileen, tapi ia juga belum mau jika ia menjadi bahan omongan seisi kampus. Namun Liora tetap ingin menyembunyikan statusnya hingga waktu acara resepsi digelar.


Ya, Aileen telah memberitahukan niatnya untuk menggelar acar resepsi yang telah disetujui oleh Mahendra dan Johan. Dan tentunya juga disetujui oleh Liora, dan Aileen pun menyetujui apa yang dikatakan oleh Liora.


Malam ini, Aileen dan Liora menghabiskan waktu mereka dengan tertidur pulas hingga waktu adzan subuh berkumandang.


***


Seminggu berlalu dengan dilewati seperti hari sebelumnya. Liora yang masih mendapatkan teror dari Dania dan Salsa, juga Aileen yang masih sibuk dikampus dan kantornya. Hingga akhirnya ada seorang wanita cantik yang datang kekampus untuk menemui Aileen karena tak dapat bertu dengannya dirumah orang tuanya maupun dikantornya yang ia telah dapatkan informasinya.


Saat Liora berjalan di koridor beriringan dengan Mona dan Sisi menuju taman yang berada didekat parkiran, disusul dengan Juna dan Mahesa. Seorang wanita tengah bertanya kepada salah satu mahasiswi yang sedang melintas. Liora yang melihatnya menghentikan langkahnya dan menajamkan pandangannya pada gadis tersebut.


Pandangan mata merek bertemu ketika mahasiswi tersebut menunjuk kearah gedung yang sekarang Liora, Mona dan Sisi berada. Gadis tersebut tersenyum dan mengangguk kemudian mengucapkan terima kasih pada mahasiswi tersebut. Kemudian gadis tersebut berjalan menghampiri Liora yang masih berada ditempatnya yang memang sedang memandangnya sedari tadi.


Gadis tersebut langsung tersenyum dan menyapa hangat Liora. "Hai.. Ternyata kita ketemu lagi ya !" Ucapnya pada Liora.


"Ngapain mbak ada disini ?" Tanya sinis Liora.


"Bentar !" Sergah Mona menatap gadis yang kini ada dihadapannya. "Lo, Joanna ?" Tunjuk Mona.

__ADS_1


Ya Mona sempat diberitahu oleh Aileen foto Joanna pada saat Aileen bercerita tentangnya.


"Ya, aku Joanna. Kekasihnya Jhofan !" Sahut Joanna bangga.


"What ! Kekasih ?" Pekik Juna.


"Lah terus Liora kan istrinya. Ini gimana si ceritanya !" Lanjut Juna yang bingung.


"Ya. Dia kekasihnya Jhofan yang tega ninggalin Jhofan disaat Jhofan belum jadi apa apa !" Sahut Mona menjelaskan dengan menekan kata katanya.


"Kamu tahu apa tentang aku dan Jhofan ?" Senyum sinis terlihat dibibir Joanna.


"Aku tanya, mbak mau apa sampai mbak kesini cuma buat nemuin mas Jhofan ?" Tanya Liora lagi dengan lebih tegas.


"Seperti yang kamu tahu."


"Sebaiknya mbak pulang. Karena aku ga akan biarin mbak temuin mas Jhofan, apa lagi sampai datang kesini !" Tekan Liora.


"Kamu ga akan bisa halangin aku !"


Mona yang menatap tak suka pada Liora langsung memarahi Liora karena telah membiarkan Joanna pergi keruang Aileen. Namun Liora mengatakan jika Joanna dilarang lebih dari ini pasti ia akan bertindak lebih, bahkan mungkin akan mengundang keramaian dari para mahasiswa sekampus.


Joanna berjalan menyusuri ruang demi ruang diikuti oleh Liora dan teman temannya dibelakang. Saat melewati salah satu kelas tiba tiba Joanna menabrak salah sati mahasiswi yang baru saja keluar dari dalam kelas, dan membuat mereka mengaduk kesakitan.


"Kalo jalan hati hati dong, punya mata ga sih !" Omel Dania sambil memegang keningnya yang memang berbenturan dengan kening Joanna.


"Hei. Kamu yang seharusnya jalan yang benar, jangan meleng kaya gitu !" Balas Joanna tak mau kalah.


Mereka berdua pun beradu mulut hingga Joanna melupakan tujuan awal ia datang kekampus ini. Mona sudah tertawa terbahak bahak melihat tontonan gratis dari Joanna dan Dania. Sedangkan Liora mengirim pesan pada Aileen jika saat ini Joanna sedang berada dikampus dengan mengirim foto yang menunjukkan jika Joanna sedang menunjuk Dania menggunakan telunjuk pada kening Dania.


Tak berapa lama, Aileen keluar dengan menenteng tas ditanya kirinya menghampiri Joanna, Dania dan Salsa yang sedang membela Dania. Aileen menghentikan pertengkaran mereka dengan tatapan marah. Mona terdiam seketika melihat Aileen yang datang. Luora, Sisi, Juna dan Mahesa terkesiap melihat pemandangan dihadapannya.

__ADS_1


"Jho. Akhirnya aku bisa ketemu sama kamu !" Ucap Joanna seraya ingin merangkul manja lengan Aileen. Dengan gerakan cepat, Aileen mengangkat kedua tangannya sebatas dada yang menandakan penolakan untuk Joanna.


"Fffttt...." Dania dan Salsa menahan tawa melihat penolakan Aileen terhadap Joanna.


"Ngapain kamu datang kesini ?" Ketus Aileen bertanya pada Joanna.


"Aku kangen sama kamu. Kamu susah buat ditemuin, jadi aku fikir kamu bakalan gampang kalo aku temuin disini !" Sahut Joanna.


"Ya ampun mbak. Kasian banget si nasibnya, demi seorang pelakor mbak di campakkan sama pak Aileen !" Ejek Salsa dengan tawa yang tertahan.


"Pelakor ?" Heran Joanna. Ia memang tak mengerti apa yang dimaksud oleh gadis yang membela temannya.


"Pak. Padahal tuh ya, mbak ini cantik banget dan cocok banget jadi istri bapak. Tapi kenapa bapak malah lebih memilih si Liora itu sih pak. Mending selingkuh sama saya dari pada sama si Liora !" Sindir Dania sambil menoleh kearah Liora yabg sedari tadi anteng menyaksikan.


Aileen menoleh dan mendapati Liora dan yang lain nya sedang memperhatikan mereka, kemudian Aileen kembali menatap Joanna.


"Dania. jaga bicara kamu !" Tegas Aileen.


"An ikut saya sekarang !"


Aileen melangkahkan kaki terlebih dahulu diikuti Joanna, dan tentunya Dania dan Salsa yang penasaran. Tanpa aba aba, Aileen menarik tangan Liora dan mengajak keempat sahabat Liora untuk ikut dengannya. Dan kini mereka telah berada di taman belakang kampus.


"An, mau apa kamu datang kesini ? Apa kamu masih belum percaya jika saya sudah menikah dan hidup bahagia bersama istri saya ?" Aileen melepaskan genggaman tangannya dari tangan Liora.


Dania dan Salsa melongo mendengar ucapan Aileen, karena mereka berfikir jika wanita yang tadi ditabrak Dania adalah istri Aileen.


"Jadi, mbak ini bukan istri bapak ?"


Mendengar teriakan Salsa, mereka semua menoleh kearahnya.


"Bukan !" Sahut Aileen singkat.

__ADS_1


"Jho !" Bentak Mona yang semakin tak sabar dengan Aileen yang masih menyembunyikan statusnya dengan Liora.


Aileen meraih tangan Liora dab menakutkan jari jemarinya pada jari Liora, kemudian Aileen mengangkat tangannya sebatas dada dan menampilkan cincin yang dipakainya sama persis dengan yang dipakai Liora. Kemudian Aileen menarik Liora dalam dekapannya dan dan mencium kening Liora dalam. Liora menikmati nya dan mengulum senyum, dan tangannya bergerak memeluk tubuh Aileen.


__ADS_2