Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
cinta anak pengusaha


__ADS_3

Diandra duduk di kursi dekat pintu masuk sambil menelusupkan wajahnya kelengan yang disilanvkan diatas meja. Diandra merasa sangat kecewa tetapi dia juga terlalu sayang dengan Noval.


"Di.. lo gapapa ?" tanya Farisya sambil menepuk bahu Diandra.


"ga tau Sya, rasanya perasaan gue sekarang campur aduk udah kaya adonan kue bunda lo !" sahut Diandra.


"adonan yang dibikin bunda gue tuh manis kali Di, nah lo, muka lo kan asem udah kaya jeruk lemon !" ledek Farisya.


"ga tau lah rasanya hati gue lagi di blender sampe halus Sya dan terasa pedas !" Diandra semakin ngaur


"hadech sahabat gue kenapa makin gila ya ? emang lo kata lo itu bumbu dapur apa !" Farisya


"Sya beliin gue ice cream tapi lo yang bayar, biar hati gue sedikit tenang Syaaa..." Diandra


"astagaaaaa... lo masih aja ya bisa bisanya ngerjain gue Di !" omel Risya


"emang lo tega apa sama gue, lo ga sayang apa sama gue Sya ?" Diandra menunjukkan muka melasnya


"beuuuhhh... kalo bukan sahabat dari kecil udah gue bejek bejek lo Di !" gerutu Farisya


"udah sana cepetan beliin gue ice crem Syaaa... biar mood gue balik !" Diandra mendorong Farisya hingga keluar dari pintu


"iya iya gue beliin, tapi kalo gajian lo yang traktir gue !" Farisya pun mau tidak mau menuruti sahabat nya dan berjalan menuju minimarket terdekat. Dan setelah mendapatkan ice cream nya Farisya segera kembali ketoko.


"Ni gue beliin 2 buat lo !" ucap Farisya sambil manaruh 2 cup ice cream coklat.


"itu masih ada 3 lagi, mau lo kemanain ?" tanya Diandra.


"buat gue satu, 2 lagi buat orang yang masih betah didalam sana !" jawab Risya sambil menunjuk ruang kerja Marwan.


"ooo...." Diandra membulatkan mulutnya. "lo disini aja temenin gue ya !" bujuk Diandra dan diangguki Farisya.


Didalam ruangan Marwan, Noval masih terlihat sedih dan terus menundukkan kepalanya diatas sofa.


"Val, lo gapapa ? ni buat lo kali aja mood lo balik !" ucap Farisya sambil memberikan satu cup ice crem. "yang ini buat om"


"makasih Sya, om kaya ABG ni jadinya hahaha"


"gapapa om, kan om masih muda hahaha. Risya balik kedepan ya mau temenin Diandra." Farisya pun kembali duduk dengan Diandra.


"lo beneran marah ya sama Noval ?" tanya Farisya sambil memasukkan ice cream ke mulutnya.


"ga tau deh Sya, gue marah atau senang !" Diandra.


"ya gapapa si kalo lo marah, tapi jangan lama lama kasian Noval. Nanti dia ga konsen lagi sama proyek barunya !" Farisya.


"iyahh, gue juga ga tega lah sama dia. cuma emang gue belum siap aja nerima status dia sekarang !" Diandra.


"lo takut dia bakalan kaya Angga ya Di ?" Risya


Diandra mengangguk "tapi gue yakin tuan Mahendra ga kaya gitu orang nya, buktinya tadi om Marwan bilang dia disuruh sama tuan Mahendra buat nyembunyiin semuanya !" jelas Farisya


"iya si Sya. tapi... tau akh gue bingung Syaaa !" Diandra.


"Di, Sya.." panggil Noval.


Diandra dan Farisya menoleh ke Noval tapi dengan segera Diandra memalingkan wajahnya kearah lain.


"hmm.. lusa aku mau berangkat keluar kota buat ngurus proyek aku bareng sama Angga, selama seminggu !" ucap Noval pada Diandra dan Risya.

__ADS_1


"hati hati ya lo Val jaga diri baik baik jangan sampe sakit !" ucap Farisya.


Diandra hanya diam dan menundukkan wajahnya.


"aku cuma mau bilang itu aja sama kamu, aku pamit ya jaga diri kamu baik baik jangan kecapean jangan lupa makan ya Di !" ucap Noval pada Diandra namun Diandra masih betah dengan posisinya.


"yaudah Sya, gue pulang ya soalnya masih ada yang harus gue persiapin sebelum berangkat !" pamit Noval pada Farisya karena tidak mendapatkan jawaban dari Diandra.


Noval melangkahkan kakinya menuju ke pintu tetapi langkahnya terhenti ketika ada yang memeluknya dari belakang.


"jaga diri kamu ya, kamu jangan lupa makan dan jangan bergadang !" ucap Diandra sambil memeluk Noval dari belakang.


Noval berbalik dan memeluk Diandra dengan erat "makasih sayang, makasih karna kamu masih perduli sama aku" Noval pun menghujani ciuman di kening dan pucuk kepala Diandra


"aku pulang dulu, nanti malam aku jemput kamu ya !" Noval memegang kedua pipi Diandra dengan lembut. Diandra pun mengangguk sambil tersenyum namun matanya berkaca kaca.


...cup... Noval mencium bibir Diandra sekilas. Diandra langsung tertunduk malu, sedangkan Farisya menutup wajahnya dengan satu tangan yang jarinya direnggangkan.


"mata gue ternodai gara gara kalian !" ucap Farisya masih dengan posisinya. Diandra dan Noval pun tertawa kecil melihat Farisya.


"yaudah aku pulang ya sayang" izin Noval sambil kembali mencium kening Diandra.


"hati hati..." Diandra melambaikan tangannya dan terus melihat Noval sampai Noval melajukan motornya hingga tak terlihat lagi.


Diandra langsung meneluk Farisya dan Farisya pun membalas pelukan Diandra sambil mengusap punggung Diandra. "gue tau lo itu punya hati seperti malaikat Di !" ucap Farisya.


***dikampus***


Seperti biasa setelah jam kuliah selesai Angga CS dan Tata berada dikantin sambil meminum kopi.


"Angga, lo jadi lusa berangkat ?" tanya Tata


"jadi Ta. Lo mau ikut ?" Angga


"hehehe ya kali lo mau ikut Ta buntutin di Angga disana !" ledek Helmi


"yeyy emang gue cewek apahan yang selalu ngebuntutin pacarnya kemana mana !" jawab Tata kesal


"apa lo bilang barusan, pacar ?" tegas Helmi


"weiitz.. kayanya ada yang diem diem menghanyutkan ni" sambung Adam


"itu kan umpama guys. Ya ampun deh lo itu ihh !" Tata


"kalo beneran juga gapapa ko Ta, gue malah seneng !" celetuk Angga


"cie cie cie... udah ada yang move on ni kayanya !" ledek Adam


"bagus dong kalo Angga udah move on. Brarti perjuangan Tata ga sia sia men !" jawab Helmi


"kalian apaan si ihh..." Wajah Tata mulai memerah


"cie... Tata mukanya jadi merah.. cieee hahaha" ledek Adam dan Helmi makin menjadi


Tetapi di sebrang sana ada sepasang mata yang terus menatap sinis kearah mereka berempat. Ya siapa lagi kalo bukan Angel. "bagus. sebentar lagi gue bisa jalanin aksi gue buat ngerjain si Tata !" umpat Angel sambil terus menatap mereka.


"lo brapa lama disana ?" tanya Adam sambil menyeruput kopinya.


"cuma seminggu ko. selesai ngecek langsung balik" jawab Angga

__ADS_1


"bakalan ada yang kangen berat ni kayanya ?" ledek Helmi lagi sambil melirik Tata


"udah dong ih ngeledekinnya, gue malu tau ih"


"lucu tau liat lo kaya gini Ta, gemesh gue hahaha" ucap Angga sambil senyum kepada Tata


"Angga iikh" Tata memukul mukul bahu Angga.


Mereka terus meledek Tata dan tertawa bersama sama.


Cukup lama mereka menghabiskan waktunya untuk tertawa, dan akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan Angga mengajak Tata untuk kerumahnya.


Sesampainya dirumah Angga langsung mengajak Tata untuk ikut ke kamar nya karena Angga akan memberekan pakaian yang akan ia bawa.


"Ngga, tante kemana ko ga ada si ?" tanya Tata


"mama pergi jenguk temannya yang lagi dirawat Ta." jawab Angga sambil memasukan beberapa pakaian kedalam koper.


...tok tok tok...


"permisi den, ini minumannya" ucap bibi


"masuk aja bi ga dikunci !" suruh Angga.


"silahkan Non.. kalo gitu bibi permisi" pamit bibi


"makasih ya bi" ucap Tata


"lo kalo capek tiduran aja Ta !" suruh Angga


"eh ga ko, gue ga capek gue malah seneng bisa temenin lo !" ucap Tata tersenyum.


Angga mendekat kepada Tata. "Ta gimana jawaban lo yang tadi"


"jawaban apa ?" Tata kebingungan


"yang tadi gue bilang dikantin Ta, masa lo lupa si !" tegas Angga


"serius deh gue ga ngerti apa maksud lo !" Tata semakin bingung.


Tiba tiba Angga mengambil tangan Tata dan menggenggam nya dengan erat, Angga menatap mata Tata dengan tajam.


"Ta, gue mau hubungan kita lebih dari sahabat. Dan gue mau lo jadi pacar gue !"


"Ngga.. lo.. lo se.. riusan ?" Tata mulai gugup.


"gue serius sama lo. Walau gue belum sepenuhnya lupain Diandra tapi gue akan coba buat cinta sama lo Ta !" jelas Angga.


"Angga..." Tata langsung memeluk Angga karena terharu dengan kesungguhan Angga yang mulai menerimanya.


"Ta jawab gue !" suara Angga mulai lirih dalam pelukan Tata.


"iya Ngga. gue.. gue mau jalani semua sama lo. Gue akan bantu lo buat move on dari Diandra dan gue akan bikin lo beneran jatuh cinta sama gue Ngga !" jawab Tata.


Angga pun melepaskan pelukan Tata dan memegang kedua belah pipi Tata dan menempelkan kening nya ke kening Tata.


"lo serius mau terima gue Ta ?" Angga merasa bahagia. Tata pun senyum dan mengangguk.


Angga langsung menghujani Tata dengan ciuman bertubi tubi dipipi dan keningnya "makasi ta makasih" Angga menarik Tata kedalam pelukannya karena benar benar merasa bahagia.

__ADS_1


Angga kembali memegang kedua pipi Tata dan mencium kilas bibir Tata. Tata yang mendapatkan perlakuan dari Angga langsung tertunduk malu dan pipinya mulai memerah.


*****


__ADS_2