Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
Noval & Angga 2


__ADS_3

*****



Angelica Anastasya (Faye Nicole)


***



Adam Abraham (Edwin Sjarif)


***



Akram Helmi Fawwaz (Antonio Blanco Junior)


*****


Malam berganti, sekitar pukul 7 pagi Noval melajukan motornya menuju rumah besar, sedangkan Angga kembali kerumahnya untuk berganti pakaian dan berangkat ke kampus.


Sesampainya dikampus Angga memarkirkan mobilnya didekat mobil kedua sahabatnya Adam dan Helmi. Mereka menunggu Angga di taman dekat parkiran, namun tidak dengan Tata yang sudah memulai kelas paginya.


Angel yang baru tiba diparkiran pun melihat Angga CS dan berniat untuk menemui nya untuk meminta maaf pun memberanikan diri menghampiri Angga.


"Angga..." panggil Angel dari belakang.


Angga CS pun beranjak dari duduknya hendak meninggalkan Angel. "Angga tunggu gue mau ngomong, gue mau minta maaf !" ucapan Angel berhasil membuat Angga berhenti sejenak, namun dengan segera Helmi menepuk bahu Angga untuk mengajaknya kembali melangkah.


"gue gak akan nyerah Angga. Lo liat aja apa yang akan gue lakuin !" ancam Angel.


Ternyata niat untuk meminta maaf pun hanya sebagai kedok Angel agar bisa balas dendam kepada Angga.


Angga CS menuju kantin dan mereka memesan kopi sambil menunggu kelas yang 20 menit lagi akan dimulai.


"gue gak yakin si Angel beneran tulus minta maaf" ucap Adam tiba tiba.


"betul Dam. gue sepemikiran sama lo !" sahut Helmi


"gue serius mau minta maaf masalah kemarin !" suara Angel pun mengagetkan mereka. "Angga gue serius mau minta maaf sama lo masalah kemarin, gue kemarin emosi karena gue cemburu ngeliat lo deket sama Tata. Dan gue merasa disaingi Ngga"


"udah lah Angel ga usah deh lo sok sok'an mau minta maaf kalo cuma dari mulut doank !" celetuk Helmi


"gue serius Helmi, gue mau minta maaf sama kalian kalo perlu gue minta maaf juga sama Tata. Dan please kalian jangan jauhin gue !" mohon Angel dalam pura pura nya.


"gue udah maafin lo !" sahut Angga yang membuat Adam dan Helmi menapat kearahnya. "iya gue udah maafin Angel !" lanjutnya


Adam dan Helmi terlihat kesal dengan jawaban Angga, tetapi Angel malah kegirangan karena dengan Angga memaafkan nya dia bisa menjalankan balas dendamnya.


"dengan satu syarat !" Angga


"apa syaratnya ?" Angel pun langsung menyahuti ucapan Angga


"lo jangan pernah gangguin gue atau Tata lagi, dan lo harus terima kenyataan kalo gue lebih milih Tata dibanding lo !" ucapan Angga seketika membuat Angel mendengus kesal.


"tapi Ngga..." ucapan Angel berhenti sejenak. "oke gue terima syaratnya, yang penting lo sama temen temen lo ga nolak gue buat dekat sama kalian sebagai teman !" lanjut Angel


"oke..." jawab Angga


"Ngga lo yakin ?" ucap Adam memastikan


"ya, ga ada salahnya kan kasih kesempatan sama Angel buat dia berubah lebih baik !" jawab Angga pada Adam


"gue janji sama kalian ga akan pernah ngecewain kalian lagi" ucap Angel sambil menunjukkan senyum tulusnya, walau dalam hatinya teramat kesal.


*****


Noval yang sudah selesai sarapan bersama Ayah dan Bundanya pun segera mengambil berkas dari dalam tasnya dan menunjukkan pada ayahnha


"yah, Angga udah kasih berkas nya dan segera Noval akan pelajari"


"bagus. Kalo ada yang kamu ga ngerti kamu bisa tanya sama ayah langsung !" suruh ayah


"iya yah pasti. Dan minggu depan Noval sama Angga mulai turun langsung untuk mengecek lokasi dan pekerja !" lanjut Noval


"baguslah kamu benar benar bertanggung jawab sama kerjaan ini" ayah merasa senang karena Noval tidak main main


"Val, apa Diandra tau ?" tanya bunda yang langsung dijawab Noval dengan menggeleng.


"Noval bingung Bun harus ngejelasin dari mana sama Diandra ? kemarin Noval bilang kalo ayah minta Noval buat pura pura jadi tuan muda dan Diandra ngerti" jelas Noval


"Val, cepat atau lambat Diandra akan tahu dengan sendirinya dan dia pasti akan lebih kecewa kalo dia tau dari orang lain. Jadi sebelum orang lain yang kasih tau lebih baik kamu jujur" ucap bunda

__ADS_1


"benar apa yang dibilang bunda. selama ini ayah sama bunda ga pernah larang kamu dekat dengan siapa pun. mau dia dari kalangan atas atau bawah pun ayah ga pernah permasalahin. lebih baik kamu memulai hubungan kamu dengan kejujuran Val !" bujuk ayah


"tapi yah.. Noval takut Diandra malah pergi dari Noval kalo dia tau Noval itu anak ayah !"


"apa setelah dia tau dari orang lain dia ga akan ninggalin kamu ?" tanya bunda


"aakkhh.. Noval bingung yah, bun !" Noval mengacak kasar rambutnya.


"dengerin bunda, kamu harus jujur sama Diandra secepatnya !" perintah bunda.


"Noval coba, tapi setelah Noval pulang dari mengecek proyeknya !" janji Noval


"ayah yakin, Diandra pasti akan mengerti" ucap ayah sambil menepuk bahu Noval menguatkan.


"semoga yah..." Noval memeluk ayahnya.


Hampir satu jam mereka membahas berkas proyek tersebut akhirnya Noval meminta izin kepada ayah bundanya untuk kembali ke toko. Tetapi sebelumnya Noval pergi kekamar untuk mengambil gitar kesayangannya yang akan dibawa ketoko untuk sekedar menghibur dikala sepi pengunjung.


Noval pun melajukan motornya kearah toko, jalan cukup ramai dan Noval pun sampai ditoko hampir jam 11 siang.


Diandra yang sedari tadi kesal karena Noval tidak mengangkat telpon dan juga tidak membalas pesannya pun segera beranjak dari tempatnya ketika mendengar suara motor Noval dari kejauhan.


Diandra meletakkan kedua tangannya di pinggang sambil menatap kesal kearah Noval. Noval yang merasa sedang dalam bahaya pun segera berlari dari parkiran motornya menuju ke dalam toko dan segera melemparkan senyum semanis mungkin kepada Diandra dan langsung memeluk Diandra.


"maaf yaaa, aku ga sempet kabarin kamu tapi kan aku udah kasih kabar sama si bos kalo aku telat dateng ny" ucap Noval masih tetap memeluk Diandra. tetapi Diandra masih betah pada posisinya dan enggan untuk menjawab Noval.


Diandra melepaskan pelukan Noval dan meninggalkan Noval menuju meja kasir. Noval merasa gemas ketika melihat Diandra sedang marah, Noval pun menyusul Diandra dan memasang muka melasnya.


"ayo donk aku kan udah minta maaf sama kamu !" bujuk Noval


"sana sana kamu jangan deket deket sama aku !" rajuk Diandra.


"sayang, aku kan udah minta maaf sama kamu. please dong jangan marah lagi ya" bujun Noval sambil memegang tangan Diandra.


Diandra menarik tangannya dan menyilangkan di dadanya.


Noval pun menyerah dan memilih duduk di kursi yang berada dekat pintu masuk yang memang sengaja disediakan untuk pengunjung yang menunggu. Noval mengeluarkan gitarnya dan mulai memetikkan jarinya pada senar senar gitar.


Berniat membujuk Diandra agar tidak lagi marah padanya Noval pun menyanyikan lagu Tiket Band "hanya kamu yang bisa"


*****


*** Intro: C Am G F Dm (2x) ***


Am Dm


F


Dengan berbeda caramu


C G


Menaklukkan hati kecilku


Am Dm


Berjuta rayuan yang pernah kurasa


F


Namun tak pernah tersentuh


C G


Tak ada yang mengesankanku


(*) 


Dm Em


Tapi semua berbeda saat kau ada di sini


F G


Mempesonakan aku... selalu


Reff:


C


Hanya kamu yang bisa


F

__ADS_1


Membuat aku jadi tergila-gila


Em


Membuat aku jatuh cinta


Dm G


Kar’na tak ada yang lain sepertimu


C


Berkali ku mencoba


F


Berpaling dengan makhluk indah lainnya


Em


Namun tak pernah kurasakan


Dm G


Bila seindah bercintaku denganmu


*** Musik: Am G F Dm


Am G Dm F ***


*****


Akhirnya Diandra dan Farisya pun ikut bernyanyi dengan Noval sambil berjoget semaunya. Marwan yang mendengar suara Noval sedang bernyanyi pun keluar dari ruangannya dan melihat mereka sedang melakukan hal konyol yang membuat Marwan tersenyum bahagia.


Noval pun kembali bernyanyi dengan memainkan gitarnya karena Farisya memintanya untuk tetap bernyanyi, dan akhirnya Noval menyanyikan lagu **Djoker Band "Cinta sebenarnya"**


*****


Intro:  C Am Em D 


Em                   C 


seraut wajah di balik senyum manismu 


G         D 


bersinar, bercahaya 


Em                     C 


dan ketika kucari arti cinta yang ada 


G          D 


hanyalah kehampaan 


C       G                    Am 


sedalam menahan cintakmu padaku 


              Em 


coba kau buktikan kasih 


C       G                B 


hingga aku hanyut dalam buaimu 


     Em                 C 


haruskah kuterima kenyataan 


     Em                      C


rasa tak sanggup kumenahan 


     Em                 C 


haruskah kuterima semua ini 


G                 B 


cinta terpisah selamanya 

__ADS_1


Musik: C Am G D


*****


__ADS_2