Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
Cinta Anak Pengusaha


__ADS_3

**kaget**


Diandra dan Farisya pun terkejut dengan ucapan seseorang dibelakangnya, namun enggan menoleh kebelakang karena takut.


"ada apa sama aku ?" tanya Ilham lagi.


"gimana ini Sya, orang nya dateng lagi." bisik Diandra


"ga tau gue juga." sahut Farisya sambil berbisik pula.


"hmm.. itu kak, mereka bilang pacarnya Farisya lebih ganteng dari kakak !" akhirnya Cantika pun menjelaskan pada Ilham.


"oya ? aku jadi penasaran sama pacar kamu yang katanya lebih ganteng dari aku !" Ucap Ilham sambil tersenyum dibelakang Farisya dan Diandra.


"uuuwwwhhhh...."


"aaahhhhh...."


"manis banget gilaaaa...."


begitu lah histerisnya para siswi yang melihat senyuman dibibir Ilham.


"tunggu Di, ko suaranya kaya ga asing ya !" ucap Farisya kencang dan didengar oleh semuanya.


"iya deh Sya, kenapa suaranya ga asing ya ditelinga gue !" sahut Diandra pun tak kalah kencang.


Ilham menahan tawanya dengan menutup mulutnya dengan sebelah tangannya. Bagi para siswi dikampus ini adalah pemandangan yang sangat langka bagi mereka yang dapat melihat senyum dan tawa Ilham.


Diandra dan farisya pun perlahan membalikkan badannya dengan Farisya yang menutup sebelah matanya. Sedangkan Cantika memegangi lengan mereka berdua.


Dan....


"aaaaaaaa....." teriakan Diandra dan Farisya begitu kencang.


Sedangkan Ilham sudah tertawa terbahak bahak melihat ekspresi wajah Diandra dan Farisya yang ketakutan.


Spontan Diandra dan Farisya pun langsung memukul mukul Ilham dengan buku yang dibawanya.


"mas Ilham ihh.. bikin dag dig dug tau ga !" oke Diandra masih terus memukul Ilham.


"tau ni kamu, udah kaya setan tau ga bikin takut aja !" Farisya.


Para siswi tersebut terheran dengan keadaan Ilham yang dipukuli oleh Diandra dan Farisya, sedangkan Cantika menghentikan pukulan yang diberikan Diandra dan Farisya pada Ilham.


"stoop !" cegah Cantika. "stop jangan pukul calon pacar gue lagi. kasian tau dia kesakitan !" ucap Cantika yang benar tidak menyadari keadaan yang ada.


ilham pun semakin tertawa karena dengan polosnya mengakui jika Ilham adalah calon pacarnya.


"ahahahahaha" tawa Ilham.


"kak Ilham ga apa apa kan ?" tanya Cantika dan yang lainnya langsung mengerubungi Ilham.


"stop !" teriak Ilham ketika beberapa tangan sudah mulai memegangi tubuhnya.


"berenti ya, jangan pegang pegang lagi. aku ga suka, udah aku bilang berkali kali aku ga suka kalian kaya gini sama aku !" tolak Ilham lembut.


"gimana ga pada deketin coba Sya, lo liat deh dia aja ga bisa marah cuma tampang nya doang yang sok dingin !" cela Diandra.

__ADS_1


"iya,, pantesan aja dikampus dia digilai para wanita.. ohh jadi begini Di kelakuannya dibelakang gue ! cek cek cek.." Farisya hanya melihat tontonan didepan matanya sambil menggelengkan kepalanya.


Para siswi tersebut memelototi Farisya dengan tatapan membunuh..


"selow sis selow.. kalian nikmatin aja dulu dekat dekat sama mas Ilham, sebelum mas Ilham jatuh dalam pelukan gue !" dengan santai nya Farisya berbicara.


"ga akan deh kak Ilham tertarik sama cewek kaya lo !" siswi 1


"benar itu, kalian liat aja penampilannya aja biasa banget. mana level kak ilham sama dia !" siswi 2


"betul.. Shania aja yang sempurna ga dilirik sama kak Ilham, apa lagi lo yang biasa aja !" siswi 3.


"udah deh kalian. jangan ngarep sama mas Ilham. dia udah dikunci tuh hatinya !" sahut Diandra.


"emang lo beneran pacarnya kak Ilham yang tadi lo bilang ga ganteng nya sama pacar lo ya Sya !" tanya Cantika.


"perlu gue buktiin ?" tanya Farisya menantang.


"udah Sya, buktiin aja !" suruh Diandra.


Ilham hanya senyum mendengar percakapan antara Farisya, Diandra dan Cantika.


"Udah yuck Di, biarin aja dia nikmati kesenangannya dulu. kita kan mau ketemu sama Tata dan Angga cs !" Farisya pun langsung menarik tangan Diandra.


"ayo anterin, gue sama Farisya kan ga tau !" Diandra pun menarik tangan Cantika.


Sedangkan Ilham hanya tersenyum dan menggelengkan kepala melihat tingkah Farisya yang membuatnya gemas.


"noh, lu liat ga tuh mereka disana !" tunjuk Cantika.


"hallo guys.." teriak Farisya.


"hai.." Tata langsung memeluk Diandra dan Farisya.


Cantika hanya memutar bola matanya malas ketika melihat kearah Helmi.


"sini duduk kalian !" Angga pun menepuk kursi yang asa disebelah Adam.


"lo kenapa Can ?" tanya Farisya yang melihat wajah malas Cantika.


"gue balik aja ya, ga enak ganggu kalian !" Cantika.


"balik aja sono lu, merusak pemandangan aja ada lo disini !" ketus Helmi.


"siapa juga yang mau ada disini, apa lagi kalo ada lo juga ish..." Cantika langsung berbalik badan dan pergi meninggalkan mereka.


"lahh ngapah tuh si Cantika galak amat sama lo Hel ?" tanya Farisya.


"musuh buyutan Sya. hahaha" sahut Adam.


"berisik lo !" Helmi pun melempar botol kosong kearah Adam.


"udah deh.. oya, kalian mau makan apa ? biar gue pesenin !" tanya Tata.


"ga usah Ta, biar gue aja. Ayo Sya lo pesen makan sam gue !" Adam dan Farisya pun pergi ke kantin untuk memesan makanan dan minuman.


"udah ketemu lo sama bang Ilham ?" tanya Adam sambil membawa nampan berisi dua mangkuk bakso dan dua gelas es teh manis.

__ADS_1


"udah.. noh didepan perpus lagi dikerubungin sama para cewek centil. diihhh geli w liatnya !" Farisya.


"hahahaha.. kenapa ga cemburu lo ? secara yang ngerumunin bang Ilham kan cewek cantik Sya !" Ledek Adam


"mana ada gue cemburu sama mereka, yang ada gue malah jijik liatnya Dam." Farisya.


"nih Di.." Adam meletakkan nampan tepat didepan Diandra.


"makasih.." ucap Diandra.


"Sya, pangeran lo datang noh ?" ledek Adam.


"biarin aja, udahan kali dikerubungin cewek centil nya." ucap Farisya sambil meminum es teh nya.


"Sya.. hahaha" Tata pun tertawa melihat Farisya.


Sedangkan yang lainnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Sya.. Di.. kalian masih ada kelas ga ? soalnya tadi Noval telpon aku katanya kalian pulang sama aku, Noval ga bisa jemput harus meeting !" tanya Ilham sambil mengelus kepala Farisya.


"ada mas, sekitar setengah jam lagi." jawab Farisya.


"yaudah kalo gitu, aku juga harus gantiin dosen yang ga masuk buat ngajar. nanti kalo kalian udah selesai tunggu aja disini ya !" ilham


"oke mas.." sahut Diandra.


"beda yang asdos mah !" ledek Angga.


"apa sih.. yaudah ya gue cabut.. bye semuanya !" Ilham pun pergi menuju keruang dosen.


"guys.. gue duluan ya, soalnya kelas gue mau mulai ni sebentar lagi. Di, Sya gue tinggal ya !" Tata pun pergi menuju kelasnya.


"kalian ga masuk ?" tanya Diandra pada Angga, Adam dan Helmi.


"kita udah selesai. tinggal nunggu Tata aja." jawab Angga.


"oh iya, tadi pas kita baru datang tuh ya, gue ketemu sama si mak lampir. rasanya pengen gue bejek bejek tuh mukanya !" jelas Farisya yang menusuk nusuk baksonya dengan kesal.


"noh orang nya nongol !" tunjuk Helmi.


"ish.. pengen gue bejek bejek deh Di mukanya yang ngeselin terus gue bungkus gue lempar le tong sampah !" Farisya.


"yeyy.. sewot amat mbaaakk !" ledek Adam.


"jelas lah sewot gue. udah salah ga minta maaf, eh tadi ketemu malah ngomel ngomel ga jelas !" Farisya.


"udah Sya.. biarin aja, biar Allah yang bales tuh si Angel !" Diandra.


"gue heran deh sama lo Di. Udah diperlakuin kaya gitu masih aja bisa sabar !" Helmi.


"ya gue cuma ga mau nyari masalah aja Helmi, gue lebih sayang sama diri gue sendiri !" jelas Diandra sambil senyum.


*******lanjut guys...👉👉****


jangan lupa selalu like, komen dan vote sebanyak banyaknya..


terima kasih..😘😘***

__ADS_1


__ADS_2