Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Permintaan Maaf Angel


__ADS_3

Seminggu berlalu..


Masih dirumah sakit, Angel yang sudah tersadar dan sedang menyesali perbuatannya. Ia pun memberitahu Mike jika ia siap diproses secara hukum jika memang itu sudah jadi keputusan sang Kakaknya. Namun Angel sebelumnya ingin berjumpa dengan Diandra dan Noval untuk meminta maaf secara langsung.


Ya, sejak kepulangan Diandra dari rumah sakit saat setelah kejadian itu, Mahendra dan Agus melarang Diandra menjenguk Angel. Karena pasti Diandra akan begitu saja memaafkan kesalahan besar Angel yang telah menculiknya tanpa memberi hukuman sedikitpun pada Angel.


Mike pun mencoba menghubungi Noval untuk meminta persetujuannya berjumpa dengan Angel. Noval yang sebelumnya meminta izin kepada Mahendra dan Agus pun akhirnya pergi kerumah sakit bersama Diandra.


Sesampainya mereka dirumah sakit, Noval dan Diandra langsung menuju ruang rawat Angel. Mike menyambut kedatangan mereka berdua dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


Mike kemudian mempersilahkan Noval dan Diandra duduk di kursi, dan memulai pembicaraan mereka.


"sebelumnya sorry gue panggil kalian kesini. Karena Angel mau menyampaikan sesuatu pada kalian !" Seru Mike.


"gapapa Mike !" Sahut Noval.


"Angel !" Seru Mike dan Angel pun mengerti.


"hmm.. gue mau minta maaf sama lo Diandra, selama ini gue udah banyak salah sama lo. Dan kemarin gue udah sangat keterlaluan karena hampir menghilangkan nyawa lo seandainya kak Ilham ga ambil tindakan !" Ucap Angel menunduk menahan air matanya. "dan gue bener bener ga tau apa yang harus gue lakukan buat menebus kesalahan gue ke lo Di !" lanjutnya.


Diandra langsung beralih menatap kearah Noval untuk meminta jawaban darinya atas perkataan Angel. "tapi maaf Ngel, gue sama Diandra udah melaporkan kasus ini ke kepolisian. Dan mungkin beberapa hari lagi setelah lo benar benar pulih mereka akan menjemput lo !" ucap Noval.


Angel tersenyum kecut mendengat pernyataan Noval, namun apalah dayanya yang memang harus menerima hukuman yang setimpal atas perbuatannya.


"iya kak, gapapa kalau kalian memang mau hukum aku dengan cara begitu. Aku terima apapun keputusan kalian !" air mata Angel pun mengalir dipipi mulusnya.


"maafin gue ya Mike. Tapi cuma dengan cara ini gue bisa menghukum adik lu !"


"iya Val, gue ngerti apa maksud lo. Dan gue harap dengan cara ini adik gue benar benar bisa merubah semua nya menjadi lebih baik !" Tutur Mike tersenyum pasa Noval dan Diandra.


Angel hanya terus menunduk malu, sesekali ia mengusap air mata yang masih mengalir di pipinya. Ada rasa iba yang bersarang dihati Diandra, namun ia harus tetap memberi hukuman jera pada Angel walau dalam lubuk hatinya yang terdalam ia telah benar benar memaafkan semua kesalahan yanh Angel perbuat. Tapi demi kebaikan Angel, ia pun harus menuruti permintaan Mike untuk sedikit memberi hukuman pada Angel.


Diandra pun berdiri dari duduknya dan menghampiri brankar dimana Angel berada. Diandra memegang dagu Angel dan mengangkat nya, kemudian Diandra tersenyum pada Angel dan dibalas senyuman pula oleh Angel. "maafin gue ya harus lakuin ini sama lo, walau sebenarnya berat buat gue tapi gue harus ngelakuinnya supaya lo benar benar bisa merenungi semua perbuatan lo entah ke gue atau ke yang lain yang pernah lo sakiti sebelumnya !" ucap Diandra dan kemudian langsung merengkuh tubuh Angel.


Angel menumpahkan semua air matanya dalam pelukan Diandra dan sambil terus berucap maaf untuk Diandra. Mike pun tak dapat menahan air matanya yang sedari tadi ia bendung, ia pun terusan melihat adiknya yang benar benar telah menyesali perbuatannya. Ada rasa bahagia didalam hatinya dan berharap Angel benar benar seterusnya akan menjadi pribadi yang baik. Namun ada pula kesedihan yang teramat ia rasakan, ia harus merelakan adiknya mendekam dibalik jeruji besi selama waktu yang ditentukan. Sedikit kecewa, namun sudah memang seharusnya seperti itu.

__ADS_1


"Sekali lagi gue minta maaf sama lo Mike, karena harus melakukan ini buat Angel. Tapi ini juga demi kebaikan dia kedepannya !" Ucap Noval dibalik pintu ruang rawat Angel.


"Lo harus minta maaf Val, karena semua ini kesalahan Angel. Bahkan seharusnya gue yang memohon maaf sama kalian berdua !" Ujar Mike.


"kak, tolong jaga Angel ya. Mungkin lusa polisi akan datang menjemput dia !" Ucap Diandra.


"oke Di. Kakak akan terus jaga Angel. Semoga dengan hukuman ini Angel benar benar menyesali perbuatannya dan dia sepenuhnya merubah kehidupannya !" Lagi Mike berharap yang terbaik untuk Angel.


"aamiin.." Ucap Noval dan Diandra berbarengan.


"kalo begitu gue sama Diandra pamit ya Mike."


-Dirumah Mahendra-


"Bun, kak Diandra sama kak Noval beneran kerumah sakit ?" Tanya Liora.


"iya beneran, karena Mike bilang ada yang mau disampaikan sama Angel !" Sahut Indah.


"Mungkin Angel udah sadar kali ya Bun, dan mau meminta maaf sama Diandra dan Noval ?" Nindya pun menimpali pembicaraan mereka.


Nindya yang mengetahui kabar penculikan Diandra seminggu yang lalu langsung datang kerumah Mahendra pada minggu malam. Walaupun terlambat karena Diandra sudah kembali dengan selamat, namun tetap saja ia begitu sangat khawatir dengan keadaan adik iparnya tersebut.


"semoga Yah.. Dan semoga Mike selalu bisa bersabar dengan semua perlakuan Angel !" Sahut Nindya.


"semoga.. Oya, dimana Rania dan Rainand ?"


"Di taman belakang Yah, lagi main sama mas Raga, Zeina dan Zein !" sahut Nindya.


Mahendra mengangguk lalu melangkahkan kakinya menuju ketaman belakang untuk menemui cucunya. Sedangkan Indah, Nindya dan Liora meneruskan obrolannya kesana kemari tanpa jelas kemana arah mereka berbicara. Sampai akhirnya Zeina dan Zein masuk dan menanyakan orang tuanya yang belum juga pulang.


"sebentar lagi, mommy sama daddy udah di jalan pulang !" Ucap Liora setelah menutup panggilang telponnya pada Diandra.


"emang mommy sama daddy kemana eyang ?" tanya Zein.


"mommy sama daddy ke rumah sakit, jenguk teman mommy !" Sahut Indah.

__ADS_1


"teman mommy sakit ?" Tanya Zeina.


"iya, teman mommy sakit dan sekarang masih dirawat !" Sahut indah lagi.


"ya Allah.. semoga teman mommy cepat sembuh, biar bisa main lagi sama mommy !" Zeina pun memanjatkan doa untuk teman mommy nya tersebut.


"aamiin.." Ucap Zein diakhir doa Zeina.


Indah, Nindya dan Liora pun tersenyum dan ikut meng'aamiin kan doa Zeina.


"anak pinter.." Nindya mengelus kepala Zein dan Zeina.


"Semoga aja mereka berdua sama seperti Diandra, bisa memaafkan kesalahan orang lain yang menyakitinya !" Ucap indah.


"semoga ya bun. Semoga aja Liora bisa jadi kaya kak Diandra, bisa dengan ikhlas memaafkan kesalahan kesalahan teman teman Liora yang nyakitin Liora !" Ujar Liora.


"emang ada yang bisa nyakitin hati lo dek ? Bukannya selama ini selalu lo yanh nyakitin hati orang !" Nindya malah mengejek Liora bukan meng'aamiin kan doa Liora.


"ish.. kak Nindya mah ga asik ! Adeknya berdoa biar jadi pribadi yang baik, malah diejek." Liora mencebikkan bibirnya.


"tuhkan Bun, dia beneran tukang nyakitin hati orang ! hihihi.." Nindya kembali mengejek Liora.


"udah udah.. kasian tuh Liora nya, udah manyun begitu !" Ucap Indah menengahi, namun dengan senyum mengejek.


"ah Bunda sama aja kaya kak Nindya !" Kesal Liora.


-


**Bersambung..


-


Hai readers.. maaf ya aku baru bisa up soalnya lagi mentok ni otaknya !


hahaha

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote ya..


Happy reading 😘**


__ADS_2