
Sedangkan diluar gedung, anak buah Noval dan lham telah berhasil membekuk satu persatu penjaga yang diutus Angel. Dengan bermodal taktik yang telah tersusun rapi dan sesuai rencana, tanpa harus menunggu lama akhirnya mereka dapat membekuk delapan orang sekaligus tanpa terluka sedikit pun.
Mahendra dan Agus yang baru sampai dengan membawa empat orang pengawal langsung mendekati kedelapan orang tersebut dan berbicara padanya. "jangan pernah bermain main dengan seorang Firman Mahendra, atau kalian akan rasakan akibatnya !" Ucap Mahendra.
Mereka hanya bisa menunduk sambil menahan sakit di wajah dan seluruh badannya yang mendapat pukulan dari anak buah Noval dan Ilham.
"Val, sekarang aman !" Ucap Ilham pada benda kecil yang dikaitkan dikerah kemejanya.
Noval yang mendengar ucapan Ilham pun segera melancarkan aksinya. Ia segera memberontak dan mengambil alih pistol yang sedang tertodong di kepala nya, dan menyodorkan kearah sang empunya.
Angel yanh melihat aksi Noval terkejut dan langsung mengeluarkan pistol dari sakunya dan menodongkan kearah Diandra.
"Berhenti !" Teriak Angel pasa Noval.
"Ngel turunin pistol itu, atau lo akan menyesal selamanya !" Ancam Noval.
"coba aja kalo lo bisa Noval Mahendra !" Angel menekankan katanya.
Prook prook prook
"Hebat Angel hebat.. Sejak kapan adik gue yang cantik, baik dan sopan menjadi seorang penjahat kaya gini !" Ucap seorang lelaki dari balik dinding pintu masuk.
"Mike..!!!" Kaget Angel.
"iya gue Mike, kakak yang ga pernah lo anggap !" Ujar Mike.
"kenapa lo bisa ada disini ? apa lo berpihak sama dia !" Tanya Angel yang keheranan.
"Apa lo lupa kalo hidup lo ada ditangan gue semenjak kepergian Mama dan Papa ?" Mike mengingatkan.
"gue gak perduli dengan kehidupan yang lo maksud Mike. Sekarang yang gue mau cuma Noval harus jadi milik gue, selamanya !" Tegas Angel.
"Silahkan lo lakuin apa yang lo mau, asal lo lepaskan Diandra sekarang !" Ujar Mike.
"gue ga akan pernah lepasin Diandra, karena Diandra harus mati ditangan gue !" Angel kembali mengarahkan pistol nya tepat di kepala Diandra.
"Angel please lo jangan nekat Ngel. Jangan sampai lo menyesal dengan kelakuan lo sendiri !" ucap Noval masih dalam dekapan sang pria bertopeng.
"lepaskan Noval !" Suruh Mike pada pria bertopeng tersebut.
Pria bertopeng tersebut masih tak bergeming, ia hanya mau mendengarkan perkataan dari sang tuan yaitu Angel.
"lepaskan !" Perintah Angel langsung saja dituruti olehnya dan pria bertopeng tersebut langsung melepaskan Noval dari dekapannya. Kemudian ia mengambil alih Diandra dari Angel.
"apa mau lo Ngel ?" Tanya Mike.
"mau gue ? mau gue cuma satu Mika. Noval !" Sahut Angel.
"Angel lo ga bisa kaya gini. Gue udah jadi milik Diandra, sekarang dan selamanya !" Noval pun mulai emosi.
__ADS_1
"tenang Val !" Bujuk Mike.
Val apa gue sama yang lain masuk aja sekarang ? Tanya Ilham diseberang sana.
"tahan, Diandra masih belum aman !" Sahut Noval berbisik.
"oke. Gue akan turutin kemauan lo, dengan satu syarat !" Tawar Mike pada Angel.
"Apa ?" Angel mulai tertarik.
"Lepasin Diandra buat jadi milik gue, dan lo bisa bersama dengan Noval. Gimana Val ?" Mike pun mengedipkan satu matanya pada Noval dan memberi kode.
"Mike lo sialan !" Ucap Noval berpura pura emosi dan bugh bugh bugh Noval mulai memukul Mike dan terjadi perkelahian antara Noval dan Mike.
"cepat pisahkan mereka, jangan lepaskan Noval !" Perintah Angel pada sang pria bertopeng.
Pria bertopeng kemudian meletakkan pistol miliknya di pantai dekat kursi yang kini Diandra duduki. Dan dengan cepat pria bertopeng pun memisahkan Mike dan Noval dengan mendekap Noval erat.
"adik pintar. Ternyata lo bisa diandalkan !" Ucap Mike tersenyum pada Angel sambil mengelap darah dari sudut bibirnya.
"karena gue mau Diandra menderita ada dalam pelukan lo ! hahaha" Angel pun merasa menang karwna ternyata akhirnya Mike memihak padanya.
"Mike, lo sialan Mike. Lo lihat aja gue akan hancurkan semua perusahaan lo dan keluarga lo, dan gue akan membuat lo jatuh miskin ditangan gue !" Ancam Noval dengan nafas terengah engah dan tenaga yang hampir habis.
"silahkan Noval Ardian Mahendra. Gue ga takut dengan ancaman lo sama sekali !" Balas Mike.
"Tenang aja Val. Gue akan membuat hidup lo bahagia bersama gue dan melupakan perempuan ini !" Angel pun mencekal pipi Diandra dengan satu tangannya.
Angel membuka pengikat mulutnya dan Diandra pun langsung memohon pada Angel dan Mike agar melepaskan dirinya dan Noval.
"hahaha... ga segampang itu sayang ! Udah lama aku incar kamu, semenjak Noval memperkenalkan kamu sebagai kekasihnya." Mike mengelus pipi mulus Diandra yang sedikit membekas ikatan.
"Mike, jangan sentuh istri gue dengan tangan kotor lo !" Kembali Noval berteriak tidak terima.
"Lepaskan dia !" Perintah Mike pada pria bertopeng.
"sekarang kamu keluar. Biar ini jadi urusan ku !" Perintah Angel padanya dan pria tersebut pun pergi melalui pintu belakang.
Masuk jebakan ! Ucap Ilham diseberang sana yang langsung menyuruh anak buahnya untuk bersiap meringkus sang pria bertopeng.
"Angel gue mohon jangan sakiti mas Noval. Ngel, gue mohon !" ucap Diandra masih dengan tangisnya.
"Ngel, lo lepasin Diandra, gue mau bawa dia pulang !" Mike pun memerintah Angel sambil mendekat pada Noval.
Angel pun segera melepaskan ikatan pada tangan Diandra tanpa rasa curiga sedikit pun. Saat Angel sudah melepaskan ikatan nya Diandra dengan cepat menyambar pistol yang tadi diletakkan oleh pria bertopeng dan menodongkan pada Angel.
"sekarang lo ga bisa berbuat apa apa Ngel !" Dengan yakinnya Diandra berucap.
"Sial !" Mike dan Noval terkejut melihat Diandra sudah menodongkan pistol pada Angel.
__ADS_1
"lo fikir lo bisa menakuti gue ?" ucap Angel mengambil kembali pistol yang sempat ia letakkan diasaku nya dan menodongkan pada Diandra.
"Kalo gue mati ditangan lo, lo juga harus mati ditangan gue !" Ucap Diandra membara.
"sayang please lepasin pistol nya !" Bujuk Noval.
"ga akan mas !" Diandra semakin emosi.
"Jangan sampe lo menyesal Diandra !" Ucap Angel.
Dengan tergesa gesa Diandra mengarahkan pistol nya kearah dada Angel dan kemudian ia menarik trigger dan trek. Tidak ada satu peluru pun yang keluar dari dalam pistol tersebut apa lagi mengenai dada Angel. Kemudian Diandra mencoba kembali menarik trigger nya kembali dan trek, kembali tak ada peluru yang keluar.
Angel pun menertawakan kelakuan Diandra yang bodoh ddengan pistol mainan tersebut. Diandra yang kesal pun melempar pistol mainan tersebut kearah Angel dan tepat mengenai lengannya dan pistol yang dipegang Angel pun terpental.
"Sayang jangan !" Cegah Noval namun tak berhasil.
Diandra dengan cepat mengambil pistol Angel yang terpental dan kembali mengarahkan kepada Angel, kali ini posisi Diandra tepat berhadapan dengan Angel.
Angel yang tak mau kalah pun merebut pistol itu dari tangan Diandra, namun Diandra tetap saja mempertahankannya. Dan kini terjadilah aksi rebutan pistol antara Diandra dan Angel.
"Sayang please udah sayang kamu bisa tambah celaka !" Pinta Noval pada Diandra yang masih tetap berebut pistol.
Ilham yang mulai geram pun akhirnya menyusul Noval yang dirasanya sangat lelet dalam bertindak dan terlalu bertele tele.
Akhirnya Angel lah yang mendapatkan pistol tersebut dengan Diandra yang jatuh terduduk.
"Angek gue mohon jangan Ngel, jangan tembak Ngel !" Ucap Noval.
"Ngel, lo jangan gegabah Ngel. Kalo lo tembak dia, lo akan masuk penjara dan lo ga akan bisa miliki Noval !" Seru Mike.
Angel tak memperdulikan ucapan Noval dan Mike, ia semakin mendekatkan dirinya pada Diandra dan mengarahkan pistol ke kepala Diandra.
Air mata Diandra pun semakin deras "sayang maafin aku !" Ucap Diandra pada Noval.
Dan... satu... dua... tiga... Dor...
"DIANDRA !!!!!!!!!!!"
"ANGEL !!!!!!!!"
-
**Bersambung..
-
Biar kalian penasaran gimana kelanjutannya ya hehehe
Readers jangan lupa like, komen dan vote ya !
__ADS_1
Happy reading 😘**