Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Diandra CS


__ADS_3

Pagi hari Liora dan Aileen sudah berada di bandara untuk melakukan perjalanan menuju kota Jeju yang berada di korea selatan. Sementara Indah, Mahendra, Diandra sudah kembali pulang setelah mengantar kepergian mereka.


Sesampainya Diandra dirumah Mahendra, dia langsung mengajak Zein dan Zeina untuk pulang. Karena sudah beberapa hari mereka menginap dirumah Mahendra. Sesampainya Diandra dirumah bukannya istirahat, tetapi ia malah kedatangan tamu tak diundang yaitu para sahabat sahabatnya yang sudah lama tak pernah lagi berkumpul.


"SURPRISE..." teriak Farisya CS ketika pintu terbuka.


"ah.. gila lo semua bikin gue kaget !" pekik Diandra sambil merentangkan tangannya. "kangen kalian !" Ucapnya bersemangat.


"kita juga kangen." ucap mereka bersamaan.


"hmm.. kapan kalian dateng ? kenapa ga bilang mau kesini ?" Tanya Diandra sambil melepas pelukannya.


Para anak anak mereka saling bergantian mencium tangan Diandra, juga dengan Zein dan Zeina yang menciumi tangan para sahabat mommy nya.


"sengaja ga bilang, biar surprise !" Sahut Ananda.


"tapi tadi Risya chat gue katanya kalian mau liburan, terus ga jadi dong ?" Tanya nya lagi.


"masa sih kita tega sama lo liburan ga ngajak ngajak. ga seru lah !" Farisya pun menyahuti.


"hmm... makin sayang deh sama kalian !" Ucap Diandra manja. "eh kalian mau minum apa ?" Lanjutnya.


"ga usah, kita udah pada dibikinin minum sama mbak ko. Kan pas lo bilang lo habis dari bandara mau pulang gue langsung ajak mereka kesini Di !" Jawab Farisya.


"makasih ya, kalian sahabat terbaik gue !" Ucap Diandra bahagia.


"Mama. Jovi mau main sama Nana, Filla sama Shaloom di taman !" Ucap Jovi pada Farisya dan diangguki olehnya.


"kalian jangan nakal ya, jangan gangguin suster Erika !" Ucap Tata lembut.


"Siap mam.." Sahut Shaloom.


"mbak.." Teriak Diandra. "ada apa bu ?" Sahut bibi.


"mbak masak ya buat kita semua. sekalian buatin puding buat anak anak ya mbak !" Suruh Diandra.


"iya bu. Masak apa ni bu jadinya ?" Tanya mbak.


"terserah mbak aja deh masak apa. Mereka apa aja dimakan ko mbak, dikasih kodok juga ditelan !" Sahut Diandra bercanda.


"ibu bisa aja. ya kali temen temen ibu dikasih kodok. hehehe" Sahut mbak tertawa.

__ADS_1


"maklum mbak otaknya lagi geser gegara ditinggal suami dins luar kota. hahaha" Sahut Cantika.


"yaudah ya bu, saya permisi ke dapur dulu." mbak pun langsung pergi ke dapur dan segera memasak makanan yang diminta Diandra.


"Sejak kapan bibi diganti sama si mbak, Di ?" Tanya Zoya.


"belum lama ko. kasian dia jendes cuy perlu biaya buat anaknya sekolah. Lagi juga bibi udah sepuh ga tega lah gue !" Sahut Diandra.


"hati hati lo !" Ucap Cantika.


"ga ko. Mbak ga gitu, dia baik banget bahkan tau tempat. Dia udah gue anggap kaya temen malah !" Sahut Diandra.


"ya tetep aja harus hati hati. Gue sih cuma ngingetin ya, soalnya lo tau deh dimana ada kesempatan disitulah mereka beraksi !" Ujar Cantika.


"pasti gue hati hati ko Cantika !" jawab Diandra.


"oh iya Di. Gimana kabar si Angel ? apa dia udah merenungi segala kesalahannya ?" Ananda.


"hmm.. kabar dia sih baik dan alhamdulillah dia mulai jadi wanita yang jauh lebih baik. cuma gue kasian dia makin kurus guys !" Jawab Diandra.


"gimana kalo besok kita jenguk dia. Ya kita kasih semangat gitu buat dia guys !" Ajak Tata.


"boleh.." Sahut mereka serentak.


"oke. Biar dia ga kekurangan ya !" Sahut Zoya.


"buat masalah kekurangan si ga akan ya, kalian tau kam Angel siapa ? cuma dia kayanya kesepian aja sih kalo menurut gue !" Tutur Diandra.


"hmm.. iya juga ya !" Cantika.


"ya makanya kita jenguk dia buat semangatin dia. Nanti kita jenguk dia lagi dilain waktu guys !" Ucap Tata dan diangguki oleh mereka semua.


Kemudian mereka berbincang tentang sekolah anak anak mereka, tentang pekerjaan suami mereka, juga saling membully satu sama lain diantara mereka.


Hingga tak terasa makanan yang dimasak mbak pun sudah matang dan siap santap. Mereka langsung menuju meja makan sambil membawa anak anak mereka untuk makan bersama.


Selesai dengan makan siang, mereka pun kembali berbincang hingga Zoya mengajak mereka ke taman hiburan yang baru dibuka beberapa hari yang lalu. Mereka pun bersiap dan segera berangkat dengan anak-anak mereka tentunya. Diandra selalu membawa Suster Erika karena memang ia tak bisa jika tanpa Suster Erika, berbeda dengan Farisya yang sama memiliki dua anak tapi bisa melakukannya tanpa bantuan suster.


Perjalanan mereka hanya beberapa menit karena memang jaraknya tak jauh dari kediaman Diandra. Anak anak mereka sangat senang melihat banyak permainan dan begitu ingin sekali mencoba semua permainan.


Farisya sedang mendapatkan telpon dari Ilham suaminya yang menanyakan posisinya sekarang, karena Ilham akan mengirim beberapa pengawal untuk mengawasi mereka. Ilham selalu saja melakukan yang terbaik untuk istrinya dan Diandra, karena jika terlambat sedikit saja ia akan menyesalinya jika terjadi sesuatu dengan Farisya dan Diandra. Berbeda dengan Tata yang memang selalu dikawal kemana pun ia dan Shaloom pergi. Tapi tidak dengan Cantika, Zoya dan Ananda yang memang dirinya tak pernah tersorot kamera sekalipun, jadi aman bagi mereka kecuali suami mereka mempunyai saingan bisnis yang jahat.

__ADS_1


Kemudian mereka berkeliling bersama sambil terus bercengkrama sambil mengikuti kemauan anak anak mereka yang terus bergantian mencoba semua permainan. Selesai dengan tiga wahana, mereka memutuskan untuk mencari kedai minuman dan beristirahat. Dan waktu sekarang menunjukkan pukul empat sore hari. Merasa belum puas, Zein dan Jova kembali meminta para ibunya untuk menemaninya lagi bermain. Namun Diandra dan Farisya melarangnya, dengan alasan akan membelikan gula kapas yang banyak untuk mereka semua. Akhirnya Zein dan Jova berhenti merengek dan malah kegirangan ketika datang mendekat pada penjual gula kapas.


Zein dan Jova tidak tanggung membeli lima buah gula kapas, walau nantinya mereka hanya akan makan stu saja tapi Diandra dan Farisya membiarkannya. Kemudian mereka saling berpamitan untuk pulang kerumah masing masing karena hari semakin sore, dan tentunya tidak mungkin membiarkan suami mereka yang tiba lebih dahulu dirumah dibandingkan para istri. Diandra, Farisya, Cantika, Zoya, dan Ananda saling mengendarai mobil mereka masing masing, kecuali Tata yang memang selalu diantar oleh supir pribadinya.


Setelah perjalanan lima belas menit tibalah Diandra dirumah nya dengan Zein, Zeina dan suster Erika. Kemudian Diandra meminta suster Erika memandikan kedua anaknya, dan menyuruh mbak memasak makan malam untuk mereka. Dikamar Diandra langsung melakukan panggilan telpon dengan suami tercintanya yaitu Noval.


"Hallo sayang.."


"hallo sayang.. kamu baik kan disana ?" Sahut Diandra.


"alhamdulillah aku baik. Maaf ya aku baru sempet angkat telpon kamu, soalnya aku langsung urus kerjaan disini."


"gapapa mas, yang penting kamu selalu kasih kabar walau lewat chat." Diandra.


"gimana anak anak baik kan sayang ?"


"mereka baik ko mas. Kamu udah lihat kan tadi foto mereka yang aku kirim ke kamu ?" Diandra.


"iyah aku udah lihat mereka. Aku kangen sama kalian !"


"aku juga kangen kamu mas. Kamu cepet pulang ya !" Diandra.


"dua hari lagi aku pulang, mudah mudahan ga ada halangan !"


"iya mas aku tunggu." Diandra.


"yaudah sayang aku tutup ya telponnya, soalnya aku mau mandi terus habis itu mau siap siap makan malam sama om Yohan."


"iya mas.. I love you.." Diandra.


"I love you too, sayang. Titip salam kangen buat anak anak ya !"


"iya mas. bye."


Mereka mengakhiri telponnya dan sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.


*


**


**Bersambung..

__ADS_1


Maaf ya readers mungkin ceritanya kurang nyambung, soalnya author lagi ga dapet ide yang bagus tapi kan harus tetap up 😁**


__ADS_2