
Nathania Ferisca
"mom.." panggil Tata ketika sudah membuka matanya.
"ya sayang. apa kepala kamu masih sakit ?" tanya mommy
"mom, apa Angga udah tau keadaan aku ? aku ga mau buat dia khawatir mom !" Tata
Mommy terdiam karena bingung mau menjawab apa "hmm.. kamu tenang aja ya." ucap mommy sambil tersenyum.
"aku mau mandi dulu mom, terima kasih sarapannya !" Tata mencium pipi mommy nya dan segera menuju kamar mandi.
Semoga aja Daddy ga kasih tau Angga soal kemarin, kalau sampai dia tahu pasti dia akan buat perhitungan sama orang itu. tapi daddy.. ahh.. daddy lebih berkuasa dibanding Angga. batin Tata
Selesai mandi Tata langsung memakan sarapannya sambil tetap menggunakan handuk kimono dan handuk kecil yang membelit di kepala nya.
tok tok tok
"siapa...?" Tata
"ini daddy, sayang.." sahut daddy dari depan pintu.
"ya dad, masuk aja ga aku kunci kok !" ucap Tata sambil terus menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
"kamu sudah baikan sayang ?" tanya daddy.
"udah ko dad, tinggal sedikit pusing aja. tapi gapapa ko !" Tata tersenyum.
daddy membelai pipi Tata dengan lembut dan tersenyum.
"Daddy harap kedepannya kamu akan selalu hati hati sayang, mungkin besok, lusa atau hari hari berikutnya akan lebih dari ini. jadi Daddy berfikir untuk mencari bodyguard untuk selalu menjaga kamu !" Daddy.
"dad please.. dari awal aku pindah lagi kesini aku udah ngomong kan sama Daddy, aku ga mau di istimewa kan Dad. Aku ga perlu pengawal yang selalu jagain aku 24 jam. Aku bisa jaga diri Dad !" Tata merasa tidak nyaman.
"tapi sayang.. Daddy ga mau kamu kenapa kenapa, kamu putri daddy satu satunya yang harus daddy jaga dan lindungi. kalau terjadi sesuatu lagi sama kamu, Daddy ga tau lagi harus apa sayang !" bujuk Daddy.
"Tapi dad..." ucapan Tata terpotong oleh daddy.
"ga ada penolakan sayang.. Daddy mohon !" pinta daddy yang dengan ragu diangguki Tata.
Walau dalam hatinya Tata ingin sekali berontak dengan permintaan daddy nya tapi menurutnya ucapan daddy nya benar.
"dad, apa Angga tahu ?" tanya Tata
Daddy menarik nafasnya dalam dan menggebu akan nya.
"maafin daddy ya, tapi menurut daddy Angga berhak tau masalah kamu kemarin supaya dia bisa berhati hati sayang !" jelas daddy.
Tata hanya mengangguk dan tersenyum dengan penjelasan daddy nya. Daddy pun merasa lega karena Tata mengerti dari maksud Daddy nya.
"kamu terusin ya sarapannya. Daddy mau berangkat !" Daddy pun mencium kening Tata dan keluar dari kamarnya.
dddrrrttttt....
ponsel Tata berdering dan nampak nama Angga pada layar ponsel. Tata segera menggeser tombol hijau.
"hallo Ngga.."
__ADS_1
"hallo sayang. kamu udah enakan ?"
"udah ko, aku udah ga apa apa. kamu ga ngampus ?"
"aku baru aja sampe, kelas aku mulai jam 9 masih ada waktu 20 menit lagi buat telfon kamu ! kamu udah sarapan belum ?"
"ni aku lagi sarapan ko. mungkin besok aku udah mulai ngampus lg. aku ga mau lama lama dirumah Ngga."
"hei emang kamu yakin udah benar benar baik ? kamu ga usah maksain sayaaang !"
dan bla bla bla. Tata dan Angga pun mengobrol melalui panggilan telfon nya hingga waktu kelas Angga dimulai.
Tata berganti pakaian dan turun kebawah menemui mommy yang sedang duduk diruang TV dan mereka pun menonton TV bersama sambil mengobrol.
***Kiki***
"hallo bos.. saya mau lapor kalau orang yang saya selidiki ternyata suruhan nona Angel." ucap orang suruhan kiki.
"kamu yakin itu Angel ?" tanya Kiki.
"saya yakin bos. saya belum lupa sama wajahnya nona Angel." jawabnya.
"oke. terus awasi mereka dan jangan lupa kumpulkan bukti, kalau bisa kamu terus dengarkan pembicaraan mereka !" suruh kiki
"oke bos. kalau begitu saya tutup telponnya !"
Mereka mengakhiri telponnya.
Kiki segera menelpon Noval dan mengajaknya bertemu untuk membicarakan hal ini pada Noval.
Kiki langsung keluat dari rumahnya dan menuju tempat dimana dia membuat janji dengan Noval.
Satu jam berlalu Kiki pun sampai dan langsung menghampiri Noval.
"Val, sorry w kejebak macet !" ucap Kiki sambil menepuk bahu Noval.
"selow lah. ada info apa ?" tanya Noval.
Kiki langsung menceritakan semuanya pada Noval. Noval sedikit terkejut dengan penjelasan Kiki dan mengingat ucapan Angel beberapa waktu lalu di toko nya.
"ohh.. sekarang kakak yang usir aku ? oke kak oke.. kakak akan tau apa yang selanjutnya aku perbuat, dan jangan pernah nyalahin aku !"
"gue baru inget sekarang Ki. waktu beberapa hari yg lalu sepulang gue ngurus proyek sama Angga, gue dateng ketoko buat nemuin Diandra. Tapi ternyata disana ada Angel dan kayanya Angel udah bikin marah Diandra dan Farisya. Dia bilang dia gue akan tau apa yang akan selanjutnya terjadi. brarti ancaman dia ga main main Ki !" ucap Noval.
"ssshhhiiiittt... sialan tuh cewek, ga ad kapok nya. masih kecil aja udah berani berbuat hal hal diluar dugaan, dan sekarang dia berani bayar orang buat nyelakain Diandra !" Kiki gusar.
"lo ikut gue buat nemuin Diandra dan Farisya, kita tanyain sama mereka buat apa Angel dateng nemuin mereka. dan dari mana Diandra bisa kenal sama Angel !" Noval langsung beranjak dan diikuti oleh Kiki menuju rumah Diandra dengan menggunakan mobil Kiki dan motor Noval dibiarkan terparkir dicafe.
tuuuttt...tuuuttt....tuuutttt...
Noval menghubungi Ilham untuk menyuruhnya menyusul kerumah Diandra.
"iya mas ada apa ?" ilham.
"sekarang lo kerumah Diandra, gue sama kiki lagi menuju kesana sekarang. kalo bunda tanya lo jawab aja yang jujur tentang keadaan Diandra dan Farisya." Noval.
__ADS_1
"baik mas, saya akan segera kesana !" Ilham.
Noval segera memutuskan telponnya, dan Ilham langsung meminta izin kepada Indah dan sesuai dugaan Noval, Indah pun menyelidiki Ilham dengan beribu pertanyaan.
Ilham pun menjelaskan apa yang terjadi pad Diandra dan Farisya, dan Indah pun mengizinkan Ilham untuk menyusul Noval kerumah Diandra.
Mereka bertiga sampai dirumah Diandra berbarengan. Noval mengetuk pintu rumah Diandra, dan tak lama Safira membuka pintu dan berdiri dihadapan Noval.
"siang tante." ucap Noval sambil mencium tangan Safira disusul Ilham dan Kiki.
"siang Val. kalian ada apa rame rame ? ayo masuk silahkan !" ucap Safira.
Mereka bertiga pun masuk dan duduk dikursi ruang tamu.
"tante, Diandra nya ada ?" Noval.
"Diandra tadi pergi kerumah Farisya. belum lama jalan ko." jawab Safira.
"tante, kalau gitu kita kerumah Farisya aja ya sekalian ada yang mau dibicarain juga sama Farisya dan Diandra !" izin Noval.
"emang nya ada apa Val, kayanya kalian serius banget ?" Safira.
"nanti Noval jelasin ke tante, sekarang kita pamit dulu ya tan. Noval janji akan jelasin semua ke tante dan om. ayo Ham, Ki. kita kerumah Farisya dulu tan." Noval
"oke, tante tunggu janji kamu ya Val !" desak Safira dan diangguki oleh Noval.
Noval, Ilham dan Kiki pun keluar dari rumah Safira dan berjalan kaki menuju rumah Farisya, karena jaraknya yang tak jauh.
"assalamualaikum." ucap mereka bertiga ketika sudah sampai didepan rumah Farisya.
"waalaikumsalam. Nak Ilham, mas Noval.." ucap kakek Farisya sambil tersenyum. "ayo masuk masuk !" kakek Farisya pun menyuruh mereka bertiga untuk masuk.
"makasih kek." ucap Ilham.
Ya kali ini Ilham lah yang menjadi tuan, karena Ilham sudah sangat dikenal oleh keluarga Farisya.
"silahkan duduk, kakek kebelakang sebentar ya bikin minum." kakek
"ga perlu repot kek, kakek disini aja ngobrol sama kita !" cegah Noval.
"gapapa Nak, kakek cuma mau ambil minum ga akan repot !" kakek pun pergi ke dapur sambil memanggil Santi untuk keluar dan menemui merek bertiga.
Diandra dan Farisya yang mendengar kedatangan mereka pun segera keluar dari kamar Farisya. tapi sayang nya Farisya kesusahan berjalan walau sudah dipapah oleh Diandra yang juga masih sedikit kesakitan waktu berjalan.
"Sya.." Ilham pun langsung menghampiri Farisya yang dipapah Diandra dan segera menggendong Farisya dan mendudukkannya di kursi.
"makasih ya mas." Farisya tersenyum.
"kalian ada apa kesini ko ga bilang dulu ?" tanya Diandra.
*****
**jangan lupa tinggalin jejak yang banyak ya 😉
maaf kalau sekarang mulai telat updatenya 🙏🙏
happy reading 😘😘**
__ADS_1