
"Makasih ya Sayang.." Aileen terus mengecup seluruh wajah Liora yang kini penuh dengan keringat.
"Mas udah, wajah aku penuh keringat juga ni !" Ucap Liora.
"Sekarang kamu udah jadi milik aku sepenuhnya Ra. Ga akan ada lagi yang bisa ganggu kamu, termasuk dia !" Ucap Aileen penuh penegasan.
"Jadi ceritanya kamu cemburu ni ?" ejek Liora.
"Ya pasti lah Ra cemburu, mana ada sih suami yang rela istrinya diganggu sama mantan." Sahut Aileen.
"iya deh iya. lagi juga aku beneran udah ga punya perasaan apa apa ko sama dia mas. Aku mau berusaha buat cintai kamu !"
"Bagus kalo begitu. Jadi kita sama sama berjuang ya Ra buat keutuhan rumah tangga kita tanpa harus ada orang ketiga !" Ucap Aileen yang diangguki Liora.
"Kamu mandi duluan sana Ra !" Suruh Aileen yang masih sama sama berada dalam selimut dengan tubuh polosnya.
"Iya mas. Yaudah aku mandi ya !"
Saat menggerakkan kakinya untuk turun Liora merasa kesakitan pada bagian pangkal pahanya.
"Aww.. ssshhhh..."
"Ra, kamu kenapa ?" Panik Aileen.
"Perih mas. hiks.." Sahutnya.
"Sakit banget ya Ra ?" Tanya Aileen dan Liora pun mengangguk. "Yaudah aku bantuin ya, kita mandi bareng !" Aileen langsung menggendong tubuh Liora menuju kamar mandi.
Mereka pun akhirnya mandi bersama tanpa melakukan hal lain. Hanya mandi, cuma mandi.
Setelahnya Aileen kembali menggendong tubuh Liora dan mendudukkannya diatas kursi. Kemudian ia mengambil pakaian Liora berikut perangkat ********** dari dalam lemari.
"Nih Ra. Apa mau aku bantu ?" Goda Aileen menaik turunkan alisnya.
"Ga usah mas, kamu aja belum pakai baju. Masih pakai handuk gitu !" Tolaknya.
Kini Liora dan Aileen sudah berpakaian lengkap, namun rasanya Liora enggan kemana mana walau perutnya terasa lapar.
Ya kegiatan sore hari yang ia lakukan hingga 3 ronde tersebut membuatnya sangat kelelahan sekarang. Sedangkan Aileen sepertinya masih sangat bersemangat.
"Kita pesen makan aja lagi ya Ra. Kayanya kamu lelah banget !" Seru Aileen sambil melakukan panggilan.
"Kan ini perbuatan kamu !" Sahut Liora kesal.
__ADS_1
Aileen hanya terkekeh tanpa suara.
Pukul tujuh malam, makanan yang telah dipesan pun sudah datang. Mereka menikmati makan bersama hanya dikamar, sama seperti acara makan siang yang tadi gagal karena Firlly.
~
Indonesia 17.05
"Mas kamu udah pulang ?" Tanya Diandra sambil mencium tangan Noval.
"udah dong. Kebetulan hari ini ga ada meeting lagi, yaudah aku pulang aja !" Sahutnya. "anak anak mana sayang ?"
"Lagi jalan jalan sama suster dan mbak Lili. Katanya mbak Lili bosen pengen keluar !"
"ohh.. yaudah kalo gitu. Kita jangan larang larang mbak Lili kalo dia mau keluar, aku juga ga tega sama dia. Biar dia bisa lupain masalah dia ya Sayang !" Ujar Noval.
"iya mas, aku juga mikir gitu." Sahut Diandra.
"Aku mandi dulu ya !"
"Yaudah, aku bikinin kamu kopi dulu."
Noval beranjak naik keatas menuju kamarnya dan Diandra pun pergi ke dapur membuatkan Noval kopi.
Saat waktu sudah hampir jam enam, suster Erika mengajak Zein dan Zeina untuk kembali kerumah. Suster Erika menggendong Zeina, sedangkan mbak Lili menggendong Zein hingga sampai didepan rumah mereka.
"Assalamualaikum.. Anak pinter udah pulang.." Ucap mbak Lili sambil membuka pintu.
"Waalalikum salam.. hei kalian udah selesai ?" Sahut Diandra. "Sus, langsung ganti baju mereka ya !" Lanjutnya yang dingguki suster.
"Hmm.. Bu, mau di masakin apa ?" Tanya mbak Lili yang langsung membuka lemari pendingin.
"Ga usah deh mbak, biat nanti saya makan diluar aja. Mumpung mas Noval udah pulang !" Jawab Diandra. "Tapi kalo mbak sama suster mau makan sesuatu boleh ko pergi keluar, tapi pulang nya jangan malem malem ya."
"Iya bu. Asiik ni, ga gabut lagi saya jadinya. hahaha" Ucap mbak Lili semangat.
"Dasar ni mbak. Oya gimana kabar anak mbak ?" Tanya Diandra mengajak ngobrol.
"Alhamdulillah bu baik. Tadi telpon katanya cuma kangen, terus nanyain kapan saya pulang !" Jelas mbak Lili.
"Hmm.. minggu depan kan ada libur nasional, mbak kalo mau pulang gapapa ko. Saya juga mau pergi ajak anak anak liburan !" Ujar Diandra.
"Beneran nih bu ? Tapi kan saya baru beberapa minggu disini bu, masa udah libur aja sih."
__ADS_1
"Ya gapapa mbak. Lagi juga kan rumah saya nanti kosong. Saya juga mau kasih libur suster Erika ko !" Jelas Liora lagi.
"Iya deh bu. Kalo suster juga dapet izin saya juga mau." Sahut mbak Lili gembira.
Diandra kembali keatas menemui Noval untuk mengajaknya bersiap karena anak anak sudah pulang dan sedang mandi. Noval yang sudah selesai mandi pun langsung berganti pakaiannya dan segera turun.
Liora..
"Mas pelan pelan ini masih sakit !" Ucap Liora menahan tubuh Aileen
"Aku ga tahan Ra, makanya kamu jangan goda aku !" Jawab Aileen.
"Siapa yang godain kamu sih mas ? Aku kan ga sengaja." Sahutnya jengkel.
"Pokoknya kamu harus tanggung jawab Ra. Kamu itu beneran buat aku ketagihan Ra, kamu udah kaya candu buat aku !" Aileen pun melancarkan aksinya kembali.
Liora masih merasakan sakit pada pangkal pahanya, namun ia juga menikmati kegiatannya pada malm hari ini.
"Ga usah ditahan sayang, keluarin aja aku suka !" Bisik Aileen sambil terus bermain dengan tubuh Liora.
"Aahhh... Mas, pelan Aahhh..."
"iyahh sayang.. aaahhh... aaahhh... aaahhh..."
"Mas.. aaahhhh... aku pengen pipis.. aahhh..."
"Udah disini aja, aahhh..." Sahut Aileen.
Kemudian Aileen mempercepat gerakan pinggulnya hingga mereka sama sama mencapai kenikmatan 💦💦
"Aileen..." Liora pun memanggil nama Aileen sambil mengcengkram kepala Aileen.
"Liora..." Aileen melakukan hal yang sama ketika sudah mencapai kenikmatan dunianya.
Liora dan Aileen sama sama tersenyum dengan nafas yang masih tak beraturan, keringat yang bercucuran ditubuhnya. Aileen turun dari tubuh Liora dan berbaring disampingnya, ia menarik selimut untuk menutupi nya dan Liora. Aileen pun memeluk tubuh polos Liora dan mengecup kening nya dalam, Liora pun tak menolaknya dan menikmatinya.
Sebenatnya Liora masih sedikit tak percaya dengan dirinya sendiri, kenapa secepat ini ia bisa melakukannya dengan Aileen. Apakah ia juga mulai merasa asa sesuatu dihatinya untuk Aileen ? Hanya Liora lah yang tahu jawabannya.
"Siap siap kamu malam ini ya Ra. Nanti aku mau main lagi !" Goda Aileen mengecup kilas bibir Liora.
"Ya ampun mas. Ini aja baru selesai masa udah kau lagi sih ?" Ucap Liora heran.
Karena tadi sore Aileen melakukannya hingga tiga kali sampai waktu makan malam mereka terlambat, sekarang Aileen baru saja selesai dengan ritual nya bersama Liora namun ia sudah mengatakan lagi pada Liora untuk bersiap. Baru beberapa menit Liora mengatur nafas tapi Aileen kembali lagi menyerangnya.
__ADS_1
"Mas.. Ahhh..."