Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Kembang Goyang


__ADS_3

Diwaktu yang sama.


Dikelas..


"Hello guys.. Liora comeback !" Teriaknya sambil masuk ke dalam kelas.


"Widih.. pengantin baru ceria banget wajahnya..


"Enak Li, liburan ke korea nya sama suami ?


"Miss you Liora ! Walau hati gue potek potek bahkan remuk !!


"Wouyy.. pada lebay lo semu !" Ucapnya menaruh tas di kursi. kemudian Liora maju kedepan ke podium dosen. "Guys.. perhatian sebentar ! tugas minggu lalu yang sempat dikasih pak Aileen tolong di kumpulkan, dalam waktu 10 menit !" Ucapnya tegas.


Seketika suasana dikelas menjadi ribut karena banyak diantara mereka yang masih belum selesai mengerjakan.


"jun, si ayo bantuim gue !" Anaknya pada Sisi dan Juna namun mereka menggeleng karena melihat buku yang bertumpuk hanya sedikit.


"Yasudahlah.. Emang tugas seorang istri kaya gini apa !" Gumamnya berjalan perlahan dengan beberapa buku ditangannya.


Tok tok tok


"Pagi bu.." Sapa Liora pada salah satu dosen wanita.


"Ya pagi.. Ada apa ya ?" Tanyanya.


"Ini bu, saya mau serahin tugas sama pak Aileen." Sahut Liora dengan senyum terbaik nya.


"Oh iya. Itu ruangannya yang paling ujung, didepan pintu ada namanya ya. Kamu langsung aja kesana !"


"Makasih bu, permisi !" Liora langsung berjalan menuju ruang Aileen. "Assalamualaikum.. Permisi pak !" Ucapnya didepan pintu ruang Aileen.


"waalaikumsalam. Masuk Ra !" Suruh nya.


Liora pun masuk dan langsung meletakkan buku buku tersebut dimeja dihadapan Aileen. "Loh ko cuma segini, mana yang lainnya ?" Aileen terheran melihat hanya sedikit yang mengumpulkan tugas.


"Banyak yang belum selesai Pak !" Sahutnya.


"Bilang sama mereka saya tunggu sampai jam 11, kalo ga selesai mereka ga dapet nilai tambahan. Dan ini, tolong kasih ke mereka dan kumpulkan besok ya Ra !" Ucap Aileen tegas. Dan Liora hanya mengangguk lalu menarik nafas panjang.


"Ra, kamu bawa bekal ga ? Nanti aku tunggu di rooftop ya !" Bisik Aileen hampir tak terdengar oleh Liora. "Bekal.." Liora baru mengerti dan menganggukinya.


"Ada lagi ga pak ? Kalo ga ada saya permisi dulu !" Baru saja Liora hendak melangkah pergi tapi Aileen menahannya.


Liora mengangkat wajahnya seperti bertanya, Aileen langsung berdiri dan sedikit menyondongkan tubuhnya, dan cup.. Satu ciuman mendarat dikening Liora dan pelakunya adalah Aileen.

__ADS_1


"Mas apaan si. entar ada yang lihat bisa gawat urusannya !" Omel Liora berbisik. Sedangkan Aileen hanya tersenyum.


"Oya Ra, nanti tolong ambilin bekal saya ya di Mona terus saya tunggu di rooftop kaya biasa. Oya sekalian kamu ajak yang lain, ada yang mau saya bicarain sama kalian !" Ucap Aileen sambil menarik turunkan alisnya pada Liora.


Liora memutar matanya dengan malas "Oke pak. Nanti saya bawain sekalian sama Monanya aja ya pak !" Aileen mengangguk sambil menahan tawanya.


Liora melangkahkan kakinya keluar ruangan, tapi sebelum sampai keluar Liora dipanggil oleh seorang dosen lelaki yang sangat familiar bagi Liora. Dia pun menanyakan kenapa Liora bisa berada disini.


"Ah iya pak. Saya abis anterin tugas ke pak Aileen sekalian ambil tugas baru lagi." Sahut Liora.


"Oh yaudah kalo gitu. Saya titip salam sama ayah kamu ya Liora !" Ucapnya.


"Iya pak. Kalo gitu Liora permisi pak. Assalamualaikum."


Dikelas


"wouy guys.. Buat yang belum kumpulin tugas ditunggu sampe jam 11, nanti dikumpulin ke gue. Dan ini ada tugas lagi buat dikumpulin besok pagi !" Ucap Liora sambil membagikan kertas soal yang dimaksud.


"Whoooo...." Seisi kelas menjadi sangat riuh karena Liora. Ups.. bukan karena Liora sih, tapi karena lembaran tugas yang sedang dibagikan oleh Liora ya.


Rooftop


Liora sedang menunggu Aileen dengan membawa paperbag yang berisi bekal untuk nya dan Aileen yang sengaja ia bawa atas permintaan Aileen. Liora tak hanya seorang diri tapi ia juga bersama dengan Jun dan Sisi yang sebelumnya sudah membeli makanan terlebih dahulu dikantin.


Waktu sudah menunjukkan pukul 11.20 siang, itu waktunya sebentar lagi Aileen akan sampai di rooftop sesuai ucapannya pada Liora pada pesan di ponselnya.


"Elah.. Kaya kaga tau aja ni tempat !" Sahut Sisi.


"Mahesa mana Mon ?" Tanya Liora.


"Gue suruh beli makanan. Males gue antri nya lama !"


"fiks.. bukan calon istri idaman itu sih !" Celetuk Juna menunjuk Mona.


"Lagian siapa yang mau jadi bini lu ? Gue si Ogaaah !!!" Mona menyahuti sambil duduk disamping Sisi.


"ish.. ish.. ish.." Juna menggelengkan kepalanya.


"Jhofan mana Li ?" Tanya Mona yang tak mendapati keberadaan Aileen.


"Bentar lagi mungkin. Soalnya tadi dia cuma bilang suruh tungguin aja !" Sahut Liora asik bermain HP nya.


Tak lama Aileen dan Mahesa datang bersama dengan Mahesa membawa dua box makanan dan dua minuman. Liora yang melihatnya pun tersenyum kearah Aileen dan Mahesa.


"Duh ileh, suaminya dateng langsung senyum lebar kek gitu. Tadi aja fokus terus ke HP nya !" Ejek Juna yang menyadari.

__ADS_1


"Apa sih Jun !" Liora menoleh pada Juna.


"Ampun bu jago.. tew tew tew..."Ucapnya Juna sedikit bersenandung.


"Bocah gila !" Satu cubitan mendarat dibahu Juna, dan pelakunya adalah Sisi tentunya yang memang berada disamping Juna.


"Udah udah ! Mending makan, gue laper tau !" Omel Mona.


"Mana Ra punya aku ?" Tanya Aileen yang langsung duduk disebelah Liora.


"Waww.. istrinya pak Aileen ternyata perhatian banget ya pak. Sampe bawain bekal gitu buat bapak !" Puji Mahesa sbil meledek, sedangkan Aileen hanya tersenyum melihatnya.


Mereka berenam menikmati makan siang mereka dibawah sinar matahari yang begitu terik. Walau begitu, bagi mereka itu adalah hal yang menyejukkan untuk mereka.


Namun tiba tiba seseorang datang dan langsung marah marah pada mereka karena merasa Aileen tidak adil dengannya.


"Bapak, tadi aja saya ajakin makan siang bareng bapak ga mau. Kenapa sekarang bapak malah makan siang sam mereka sih pak ? Bapak jahat banget sih sama saya !" Ucap seorang gadis padanya.


"Eh.. kembang goyang ! Maksud lo apa ngomong kaya gitu sma dosen sendiri ?" Mona menyahuti karena kesal.


"Ya gue cuma ga suka aja kalo pak Aileen itu cuma dekat sama kalian. Secara kalian tuh ga ada pantes pantes nya buat dekat sama pak Aileen !" Sahutnya tak kalah terima.


"Enak aja lo bilang kaya gitu. Wajar lah pal Aileen lu deket sama gue dan yang lainnya. Orang dia kakak sepupu gue, jadi ga masalah dong kalo pak Aileen itu deket sama mereka juga !"


"Oh iya ? Tapi bagi gue ga tuh !" Sahutnya lagi.


Batu saja Mona akan menjawab tapi Aileen langsung menghentikan. "Udah Mon. Biar gue aja !" ucap Aileen.


"Nama kamu siapa tadi ?" Tanya Aileen pada gadis tersebut.


"Veronika pak." Sahutnya.


"Ah.. Veronika. maaf sebelumnya. Saya udah bilang sama kamu kalo seorang dosen ga pantes makan berdua sama siswinya." Ucap Aileen lembut.


"Tapi itu kenapa bapak malah makan sama mereka pak. Harusnya boleh juga dong sama saya !"


"Begini ya Veronika. Mona, itu sepupu saya. Dan mereka berempat itu sahabatnya Mona. Jadi saya ga bisa nolak permintaan adik saya, karena itu tadi saya ga mungkin makan berdua sama Siswi saya ! Kamu faham kan maksud saya ?" Ucapnya Aileen begitu tegas.


"Ish.. pokoknya Vero ga terima !"


Gadis itupun langsung pergi meninggalkan mereka dengan rasa kesalnya. Aileen hanya bisa menggelengkan kepalanya karena tingkah siswinya tersebut yanh begitu memaksanya sedari tadi.


"makin banyak aja yang suka sama lo Jho !" Ucap Mona yang masih kesal.


"Karena pesona gue, mungkin ! hahaha" Sahut Aileen bercanda.

__ADS_1


Liora yang sedari tadi hanya menyaksikan terus menunduk sambil terus menyuapkan makanan kedalam mulutnya tanpa bersuara atau berkomentar sedikit pun. Namun didalam hatinya ia mengumpat gadis tersebut.


Belom si Dania sama Salsa, dateng lagi sikembanh goyang yang ga kalah seksi sama Dania dan Salsa. Haduh hidup gue dengan fans suami gini sih ! Kembang goyang sialan, bikin gue ga nafsu aja. eh tapi ko makanan gue tinggal sedikit ya ?


__ADS_2