
Farlo berpamitan pada Mona, Sisi, Juna dan Mahesa. Karena ia tak ingin kembali membuat masalah dengan Aileen karena keberadaan Firlly ditengah kebahagiaan Aileen dan Liora saat ini. Carlo menepuk pelan bahu Firlly seraya memberi kekuatan. "Jangan ganggu kebahagiaan wanita yang masih lo cintai. Biarin dia bahagia sama pilihannya. Gue yakin, suatu saat akan ada wanita yang jauh lebih baik dari Liora yang udah tuhan pilih kan buat lo !"
Firlly mengangguk sambil tersenyum mencoba menguatkan hatinya yang terasa sedikit perih. Ia menatap Sisi dan Juna yang membalas tatapannya dengan senyuman, kemudian ia menatap Mona dan Mahesa yang wajahnya tak bersahabat sama sekali.
"Nanti gue bantu jelasin sama pak Aileen tentang kejadian ini, dan ada pak Farlo yang pasti akan bantu lo !" Ujar Juna pada Firly. "Thanks. Gue pamit dan titip salam gue buat Liora sama suaminya, sampein juga salam maaf gue. Mungkin beberapa hari kedepan baru gue akan temui Liora dan suaminya setelah keadaan lebih baik."
"Oke. Gue tunggu kedatangan lo !"
"Bye." Pamit Firlly yang diikuti oleh Dodo dan Nova.
"Kalian kenapa baik banget si sama tuh cowo ? Lo tau kan Jun, tuh cowok yang buat Liora hampir depresi dulu !" Kesal Mona yang melihat kedekatan Juna dan Firlly.
"Tenang dulu Mon. Nanti gue ceritain semuanya sama lo, mending sekarang kita kedalam buat kasih selamat sama Liora !" Sisi segera menggandeng tangan Mona dan mengajaknya masuk kedalam ruangan dan menemui Liora.
Ceklek
Aileen dan Liora menoleh. Senyum lebar terpancar daru wajah Liora saat menatap keempat sahabatnya tersebut. Mona dan Sisi langsung memeluk Liora setelah Aileen menggeser tubuhnya sedikit menjauh dari Liora. Ia tak mungkin tak membagi kebahagiaan nya ini. Juna dan Mahesa bergantian memeluk Aileen sambil mengucapkan selamat untuknya. Kemudian Juna dan Mahesa pun memeluk Liora, tanpa ada rasa cemburu dari Aileen.
"Jangan nangis dong. Ini kan moment bahagia lo, dan ini hal yang udah beberapa bulan lo tunggu !" Mona menghapus jejak air mata yang masih menempel di pipi Liora.
"Gue terharu Mon. Ini air mata bahagia gue !" Sahut Liora yang sedikit masih terisak.
Mona kembali memeluk Liora, ia mengeratkan pelukannya. "Jaga baik baik calon keponakan gue, jangan banyak fikiran dan jangan terlalu capek. Kalo si Jhofan nakal, bilang sama gue ! Biar gue hukum dia."
Liora terkekeh mendengat perkataan Mona barusan. Tapi bukannya takut, Aileen malah semakin menjadi jika berhadapan dengan Mona.
"Yang ada lo yang gue hukum karena berani ganggu kesenangan gue sama istri gue !"
"Hahahaha" Sisi, Juna, dan Mahesa tertawa karena ucapan Aileen yang terdengar lucu bagi mereka. Pasalnya, Mereka pernah memergoki Aileen dan Liora yang sedang bermesraan, yang membuat Aileen begitu kesal.
*****
Hari ini Liora tak diizinkan Aileen pergi kekampus dengan alasan kondisi Liora yang masih harus istirahat. Padahal dokter sudah mengatakan jika Liora dan bayi dalam kandungannya sangatlah sehat, namun Aileen tetap tidak mengizinkannya. Mungkin saja Aileen tak mau jika sampai Liora kembali bertemu dengan Firlly dikampus dan menggunakan alasan kondisi Liora. Tapi Aileen meminta Sisi dan Mona datang untuk menemani Liora dirumah mereka.
Setelah jam makam siang, Sisi dan Mona tiba dikediaman rumah Aileen dan Liora. Sedangkan Mahesa dan Juna pergi untuk mengurus cafe Liora. Walau sudah ada Vano sebagai orang kepercayaan Liora dan juga Juna dan Mahesa sebenarnya harus mengurus kantor orang tua mereka tapi tetap saja Juna dan Mahesa menyibukkan dirinya di cafe sebelum mereka lulus kuliah.
__ADS_1
Liora yang merasa bosan hanya berdiam dirumah seharian menjadi uring uringan kepada Mona dan juga Sisi. Bagaimana bisa, seorang Liora yang biasanya bebas melakukan apapun kini harus berada dirumah tanpa melakukan apapun kecuali memandangi ponsel dan laptop ? Ah.. sungguh ini begitu tak mengasikan bagi Liora. Jika saja ia diizinkan pergi kekampus mungkin situasinya tak akan seperti ini.
Sore Hari
Dddrrrttt..... dddrrrttt...
Liora segera membuka pesan yang masuk kedalam ponselnya.
My hubby
📩Ra, malam ini aku ajak kedua orang tua kita buat makan malam di cafe kamu. Sekarang kamu siap siap ya ajak sekalian Mona dan Sisi. Aku mau kasih kejutan tentang kehamilan kamu.
Senyum Liora mengembang, dan dengan segera ia membalas pesan dari suaminya tersebut.
**Liora My Wife
📩**iya mas. aku siap-siap sekarang !!
Liora segera beranjak dan membersihkan dirinya, kemudian ia merias sedikit wajahnya dan berganti pakaian.
Sekitar setengah jam, Aileen telah sampai dihalaman rumahnya dan Liora segera keluar dan masuk ke salam mobil yang akan dikendarai lagi oleh Aileen menuju cafe.
Orang tua Aileen dan Liora sudah datang, disusul oleh Nindya dan Noval. Juga Sisi dan Mona. Tapi siapa sangka jika Aileen mengundang Farllo, Firlly dan juga kedua sahabatnya. Liora menoleh pada Aileen seperti mencari jawaban.
"Farllo udah jelasin semuanya sama aku. Dan ya, aku sadar kalo rasa cemburu aku mungkin berlebihan jika haruse mengekang kamu."
Mendengar penuturan Aileen, Liora merasa terharu dan memeluk Aileen. "Makasih mas !"
Aileen dan Liora ikut duduk, menu makanan mulai dihidangkan oleh para pegawai Liora.
Saat akan memulai acara makan malam, Aileen membuka suaranya. "Selamat malam semuanya. Mohon maaf kalo malam ini saya dan Liora mengundang kalian secara mendadak, karena ada suatu hal yang ingin saya sampaikan."
Para orang tua serta kakak Liora penasaran. Mereka dengan khusyu mendengarkan penerangan Aileen.
"Alhamdulillah, sesuatu yang Mama, Papa, Ayah dan Bunda tungu-tunggu selama ini akan segera hadir di dunia ini. Dan ini hasil USG kehamilan Liora !"
__ADS_1
Mereka tercengang mendengarnya, rasa haru dan tak percaya membuat mereka hampir menangis. Kebahagiaan malam ini benar-benar tak dapat mereka ungkapkan. Satu persatu memeluk Liora dan Aileen secara bergantian dan mengucapkan selamat pada Liora dan Aileen. Tanpa disadari, Liora mengeluarkan air mata kebahagiaannya. Bersyukur dengan apa yang ia punya dan yang ia dapatkan sekarang. Calon bayi dalam kandungannya membuat Liora mengerti betapa suaminya benar-benar mencintainya.
****************
THE END
- -
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Ah aku ga tau lagi harus buat cerita yang gimana, jadinya aku tamatin aja ya sampai disini.
Beberapa hari kondisi ga fit, ga bisa mikir buat nerusin cerita ini. Mau dibuat lebih panjang tapi takut semakin ga jelas alur ceritanya.
Terima kasih buat kalian para readers yang udah setia mengikuti cerita aku yang alurnya ngalor ngidul ngulon ngetan alias kaga jelas. Hahaha
Buat kalian, mungkin masih ingat tentang anak-anak dari Diandra Noval CS ?
Aku buatin ceritanya tapi lewat novel chat story ni, alurnya komedi romantis, agak sedikit action juga.
__ADS_1
Bolehlah kalian mampir juga ke cerita aku yang lain.
Bye-bye para readers ku tersayang.. I love you.. 😘😘