Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
Cinta Anak Pengusaha


__ADS_3

Jam 1 siang


Seperti biasa, Diandra, Farisya dan Cantika selalu bersama dari awal kedatangan mereka kekampus hingga kelas selesai mereka selalu saja bertiga dan terpisah diparkiran.


Namun kali ini sesuai ajakan Tata tadi pagi, Cantika pun mengikuti Diandra dan Farisya yang akan berkunjung kerumah Tata atas permintaan Tata langsung padanya.


Walaupun sebelumnya Cantika menolak karena benar merasa tidak enak dengan Tata, tapi dengan segala bujuk rayuan dari Tata akhirnya Cantika pun setuju untuk ikut dengan Tata kerumahnya.


"lo seriusan ni Ta ngajak gue kerumah lo ?" Ucap Cantika masih merasa ragu.


"ya ampun ini anak g denger, b*lot apa b*deg si ?" Kesal Farisya.


"ya bukannya begitu Syaaaa...." Cantika.


"udah Can, gue seriusan ko mau ajak lo main kerumah gue !" Tata pun meyakinkan Cantika lagi.


"Ta, lo pulang bareng Angga atau dijemput sopir ?" tanya Diandra.


"ya sama Angga lah. Dia udah nunggu gue diparkiran bareng Adam dan Helmi." jawab Tata.


"Di, Sya, lo bareng gue aja, kan gue bawa mobil !" ajak Cantika


"yaudah kalian sama Cantika aja, biar Cantika ada temennya !" Tata pun menyahuti.


"itu mereka ! oya Di, ajak Noval sekalian dan lo jiga Sya. biar kita makin rame." Suruh Tata


"oke !" jawab Diandra dan Farisya berbarengan.


Diandra dan Farisya pun langsung sibuk sendiri dengan ponsel nya masing masing untuk menghubungi pacar pacarnya tersebut.


"itu mereka kenapa sibuk telponana bukannya langsung naik ke mobil ?" tanya Helmi yang heran.


"ohh.. gue suruh ajak Noval dan Ilham. oya sayang, Cantika ikut juga lho !" Tata


"apa ?" kaget Helmi.


"biasa aja dong ekspresi nya ga usah tegang gitu !" ledek Adam.


"si..siapa juga yang te..tegang ?" Helmi pun menjadi gugup.


"alah udah deh lo ngaku aja, seneng kan lo kalo Cantika ikut ?" ledek Angga


"ah terserah kalian deh, gue ikut aja." jawab Helmi langsung menuju ke motor sport miliknya.


Begitu pula dengan Adam yang sama halnya dengan Helmi yang membawa motor sendiri.


"mereka ikut sama kita atau dijemput yang ?" tanya Angga

__ADS_1


"mereka sama Cantika, sayang. soalnya Cantika bawa mobil sendiri." jawab Tata sambil masuk kedalam mobil Angga.


Angga pun langsung memajukan mobilnya keluar dari kampus menuju kerumah Tata, di ikuti oleh mobil Cantika.


Jalanan yang tidak terlalu ramai di siang hari membuat perjalanan mereka tidak begitu lama, hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai dirumah Tata.


Perfect..


Satu kata yang keluar dari bibir Cantika ketika memasuki halaman rumah Tata. Cantika mengira keluarga Tata adalah keluarga yang suka memamerkan kekayaannya dam memiliki rumah bak istana megah ala negeri dongeng, tapi nya tanya berbalik keadaan.


Cantika baru saja menutup pintu mobilnya dan hendak menyusul Diandra dan Farisya masuk kedalam rumah Tata, namun dengan segera Helmi menarik paksa tangan Cantika dan membawanya ke halaman samping rumah Tata.


"ehhh.. itu kenapa Helmi tarik tarik Cantika begitu ?" kaget Farisya yang langsung berbalik arah akan menyusul Cantika dan Helmi.


Adam dengan sigap segera menghadang Farisya dan mengajak masuk Farisya.


"ga usah kepo, biarin mereka selesaikan urusannya. Kasian Cantika digantung begitu sama Helmi ! udah ayo masuk aja kita." Adam pun menarik tangan Farisya untuk masuk kedalam.


"gantung ? emang Cantika sama Helmi pacaran gitu ?" Diandra pun penasaran.


"udah dong jangan kepo, nanti aja kita jelasinnya. ga enak kan kalo nanti mereka denger !" Tata


Akhirnya mereka pun mengobrol diruang tamu dan Tata menyuruh ART nya menyiapkan camilan dan minuman untuk pacar dan para sahabatnya.


Sementara dihalaman samping ada orang sengit antara Cantika dan Helmi.


"gue ga mau jawab iya apa tidak, karna buat gue kedua jawaban itu akan tetap sama !" Helmi


"tapi lo ga bisa egois kaya gitu, semakin lo diam semakin gue ditekan dan dikekang. Gue mau bebas bisa dekat dengan siapa aja, dan bahkan gue juga pengen punya pacar tanpa harus mikirin beban karna lo ga kasih jawaban apa apa Helmi !" Cantika.


"terus gue harus jawab ga gitu sama bokap gue ?" tanya Helmi yang mulai bingung.


"gue tanya deh sekali lagi sama lo. Lo mau atau ga dijodohin sama gue ?" Cantika pun menurunkan nada bicaranya dan sedikit lebih tenang.


Helmi menggeleng tapi juga mengangguk karena memang dia bingung dengan perasaannya.


"oke. sekali lagi. lo suka sama gue ?" tanya Cantika menjebak.


Mata Helmi melotot dan dengan tegas Helmi menjawab "gue ga suka sama lo Cantika !"


"yaudah, lo bilang sama bokap lo kalo lo ga suka sama gue dan menolak perjodohan ini. gampang kan !" Cantika pun langsung pergi meninggalkan Helmi dan segera masuk kedalam.


Helmi pun akhirnya mengikuti langkah Cantika yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam. Cantika dan Helmi pun masuk dengan keadaan wajah yanh terlihat begitu kesal.


Tata, Angga dan Adam pun mengerti dengan sikap mereka yang sama sama terdiam, namun berbeda dengan Diandra dan Farisya yang tidak tahu apa apa sebelumnya.


"minum dulu deh, biar adem suasananya !" Adam memberikan segelas jus melon kepada Helmi, dan Helmi pun langsung meminumnya hingga tandas dan mengembalikan gelas kosong tersebut pada Adam.

__ADS_1


Adam menerimanya dan keheranan, di angkat lah gelas kosong tersebut dan diputar putar seperti menerawang kedalam gelas tersebut.


"perasaan tadi ni gelas isinya masih penuh, kenapa sekarang udah kosong ya !" Ucap adam pura pura b*go meledek Helmi.


Tata, Angga, Diandra dan Farisya pun tersenyum menahan tawa melihat Adam.


Cantika pun langsung mengambil toples keripik kentang yang berada diatas meja dan langsung melahapnya tanpa berkata satu katapun meminta izin pada Tata.


"kesurupan ni anak !" Celetuk Farisya karena heran melihat Cantika.


"pelan pelan Can, tar keselek lo !" Sesuatu ucapan Diandra barusan, Cantika pun langsung tersendak.


Disambarnya jus melon oleh Cantika dan langsung menenggak habis tanpa tersisa, bahkan Cantika menyambar gelas berikutnya dan meminumnya hingga menyisakan setengah gelas.


"alhamdulillah... legaaaa !" ucap Cantika ketika sudah merasa baikan.


"ya ampun ga ada manis manisnya jadi cewek !" gumam Helmi malas dan masih terdengar oleh semuanya.


"ngomong apa lo barusan ?" Cantika pun memelototkan matanya pada Helmi.


"emang bener kan lo jadi cewek ga ada manis manisnya. coba deh barusan, lo makan tanpa jeda sedikit pun sampe lo tersendak kaya gitu !" Jawab Helmi.


"terserah gue. kalo lo ga suka jangan diliat, tutup mata lo !" Kesal Cantika.


Helmi pun berdiri dan menghampiri Cantika dan menarik tangannya.


"ehh.. mau apa lo ?" Cantika pun melepaskan tarikan tangan Helmi padanya.


"ayo pulang !" jawab Helmi singkat dan kembali menarik tangan Cantika.


"ga mau, gue bisa pulang sendiri, dan ga sekarang dan ga juga sama lo !" Cantika pun menghempaskan tangan Helmi dengan kasar.


"jangan ngajak gue berdebat disini, ayo cepet pulang !" Helmi langsung memposisikan dirinya berjongkok dan langsung mengangkat tubuh Cantika dan menggendong nya keluar.


Cantika terus memberontak dan terus mencerocos meminta diturunkan sambil memukul mukul bahu Helmi.


Setelah cukup lelah menggendong Cantika akhirnya Helmi yang hampir kehilangan keseimbangan pun menurunkan Cantika tepat didepan mobil Cantika. Cantika yang belum siap diturunkan sedikit sempoyongan dan hampir saja terjatuh.


"wwaaaa..." pekik Cantika ketika hampir saja terjatuh namun malah menabrak seseorang yang ada dibelakang nya.


"aduh !"


^^^^^


Hai para readers..


Terima kasih sudah setia denganku, jangan lupa untuk menggoyang kan jempol kalian dan klik like, ketik komentar dan jangan lupa juga vote sebanyak banyaknya ya..

__ADS_1


😘😘


__ADS_2