Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Masih Liora 13


__ADS_3

"makasih ya semuanya.. kalian udah kasih hadiah terindah buat gue !" Seru Mona dengan wajah yang sangat bahagia.


"sama sama.." teriak semuanya.


Satu persatu teman kampus Mona memberikan selamat dan ada pula yang memberikan kado untuk Mona. Tak lupa Diandra dan Noval, Ilham dan Farisya pun memberikan kado untuk Mona yang diwakili oleh Zeina dan Zein, Jova dan Jovi.


"makasih ya keponakan aunty yang cantik dan ganteng.. makasih ya kak, Love you deh pokoknya buat kalian !" ucap Mona dengan mata yang masih berkaca.


"Mona lo ga mau hadiah dari gue ?" tanya Aileen sambil menunjukkan kotak berukuran sedang pada Mona.


"Jhofan..." Mona langsung memeluk Aileen tanpa rasa canggung sedikit pun.


Semua mata langsung terbelalak karena kaget Mona dengan tidak tahu malunya memeluk sang dosennya.


"buset si Mona main nyosor aja, itu kan dosen !" Ucap salah satu anak fk seni.


"tau tuh, mana didepan si Mahesa lagi. Gilaaa !" Seorang temannya lagi pun menanggapi.


"huust.. kalian ga tau kan kalo pak Aileen dosen di fk bisnis itu sepupunya Mona ?" Mahesa pun menengahi ucapan mereka.


"oeh.. pantesan main nyosor aja dan lo juga biasa aja ngeliatnya. Sepupunya toh !" Sahut mereka.


"makanya gue diem aja !" Mahesa pun menyahuti lagi.


Mona langsung membuka hadiah dari Aileen dan berapa terkejutnya Mona mendapati sebuah kalung lewat berbentuk hati yang diberikan Aileen kepadanya.



"makasih Jho, lo tau banget selera gue." Mona langsung memeluk kembali Aileen, dan meminta Aileen memakaikan kalung tersebut.


Bak seperti pasangan muda, Aileen memasang kan kalung tersebut dileher Mona dan begitu cantik dipakainya.

__ADS_1


Liora pun tidak mau kalah dengan Aileen, ia pun segera memberikan paperbag berisi sebuah kotak beludru berbentuk hati berwarna merah pada Mona. Seperti hadiah dari Aileen, Mona pun langsung membuka kado tersebut dan menampakkan sepasang anting anting yang sangat cantik berbentuk hati juga tentunya.



"ya ampun Liora ini kan anting yang gue mau !" Seru Mona sambil mengambil satu anting tersebut.


Mona pun meminta Liora untuk memakaikannya dan Mona terlihat tambah cantik dengan kalung dari Aileen dan anting pemberian Liora.


Kini giliran Mahesa yang memberikan kado khusu untuknya. Mahesa pun berjongkok dengan menanggalkan sebelah kakinya sebagai tumpuan, dan mengambil sesuatu dari saku jaketnya dan menyodorkannya pada Mona.


Mona sangat terkejut kala melihat Mahesa sedang membuka sebuah kotak merah beludru yang berisikan Cincin dihadapannya, matanya semakin berkaca kala mendengar ucapan Mahesa yang melamar nya. "sayang. aku ga tau harus kasih kamu hadiah apa karena aku bukan seorang lelaki yang romantis seperti yang kamu inginkan, aku cuma bisa kasih kamu hadiah seperti ini. Dan dihadapan semua orang, termasuk kedua orang tua kamu yang baru sampai (menunjuk kedua orang tua Mona) aku melamar kamu. Maukah kamu menjadi istri aku dan ibu dari anak anak ku ? Mona, will you marry me ?"


Air mata Mona pun berhasil lolos dikedua belah pipinya yang mulus, kedua tangan nya menutup mulutnya yang terasa kaku untuk menjawab pertanyaan dari Mahesa. Namun walau begitu Mona bisa menganggukkan kepalanya dan sangat terlihat jelas.


Mahesa segera mengambil cincin tersebut dari dalam kotak dan menyodorkan tangan kirinya untuk meminta tangan Mona. Mona yang mengerti pun langsung memberikan tangan sebelah kiri nya dengan gemetar dan terus berurai air mata kebahagiaan.


Mahesa pun menyematkan cincin tersebut dijari manis Mona, dan kemudian Mahesa berdiri lalu memeluk sang kekasihnya tersebut.


Entah dari mana Mahesa mendapatkan keberanian tersebut ? Jauh sebelum hari ulang tahun Mona, Mahesa memberanikan dirinya untuk bertemu dengan kedua orang tua Mona untuk meminta izin melamar Mona dihari ulang tahunnya. Kedua orang tua Mona yang memang sudah sangat mengenal Mahesa dalam kirim waktu setahun ini pun menerima niatan baik Mahesa untuk menikahi Mona.


"Ma, Pa. I Love You.." Ucap Mona masih memeluk kedua orang tuanya.


"i love you too sayang. Ga nyangka anak semata wayang mama sekarang udah dilamar !" Sahut Mama nya sambil meneteskan air mata kebahagiaan.


Suasana bahagia, haru bakhan gemetar karena gugup menjadi satu. Mahesa yang berhasil melamar Mona pun mendapat selamat bahkan ejekan dari Arjuna dan teman teman yang lainnya.


Kini mereka semua tengah menikmati makan malam bersama dengan suasana yang sangat ramai, bahkan para pegawai Liora pun tidak ada yang dibedakan olehnya dan ikut makan malam bersama dalam satu meja. Mega dan Arjuna pun terus membuat ulah dengan tingkah konyol nya hingga membuat acara makan malam tersebut semakin ramai dan ricuh.


Namun berbeda dengan suasana hati Aileen saat ini, pria itu sesekali menampakkan senyum yang teramat getir dari bibirnya. Namun mereka tidak satupun ada yang menyadarinya karena Aileen pun hanyut dalam suasana yang ramai itu. Hingga pada akhirnya teman teman dari fk Mona dan Mahesa pamit pulang dan beberapa teman dari fk Liora dan Arjuna yang memang mengenal Mona pun juga berpamitan tapi tidak dengan Sisi.


Arjuna sedang sibuk menelpon sang kekasih yang berada jauh dengannya, Mona, Mahesa, Aileen dan kedua orang tua Mona sedang asik berbincang. Beberapa pegawai sedang membereskan cafe, dan Liora, Sisi dan Vanno sedang berbincang tentang rencana Sisi yang akan bekerja. Diandra, Noval, Zein dan Zeina pasti saja sudah pulang karena Zeina sudah tertidur, dan tentunya keluarga kecil Ilham pun sudah ikut pulang.

__ADS_1


"oke Van, lo ngerti kan maksud gue ?" Seru Liora.


"siap mbak. Selamat bergabung ya mbak Sisi !" Vanno pun mengulurkan tangannya pada Sisi.


"ga usah pake mbak lah, panggil aja Sisi toh kita seumuran kan bahkan lebih tua mas Vanno !" Seru Sisi.


"tau tuh si Vanno kaku banget, padahal udah gue bilang ga usah seformal itu sama gue tapi tetap aja !" Tukas Liora.


"ya kan ini tempat kerja mbak, kalo diluaran jam kerja si oke oke aja saya panggil Liora. Cuma kan saya mau kelihatan profesional aja gitu. hehehe" Canda Vanno.


"iya deh.. iya aja gue mah !" Kesal Liora.


"berarti mulai besok gue udah bisa masuk ni jadinya ?" Tanya Sisi.


"pasti boleh dong Si, cuma ya begitu posisinya cuma sebagai pelayan aja." Sahut Liora.


"ya gapapa lah, yang penting gue bisa kerja Ra. Makasih ya Ra lo selalu bantu gue !" Sisi pun memeluk Liora dari samping.


"Mega mau dipeluk juga dong !" Canda Mega dengan gaya manjanya.


"ga mau ah, Mega bau asem !" Ledek Liora.


"hmm.. Mbak Liora tau aja deh. hahaha" Mega pun tertawa sangat kencang.


"Mega, kenalin ini Mbak Sisi. Mulai besok mbak Sisi akan kerja sama kita." Ucap Vanno.


"hai mbak Sisi, aku Mega Lestari. Pegawai yang paling imut dan ceria !" Mega melambaikan tangannya dan berucap dengan sangat bangga.


"hai Mega.." Sisi pun melambaikan tangannya.


-

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2