Cinta Anak Pengusaha

Cinta Anak Pengusaha
CAP2 Masih Liora 12


__ADS_3

"maaf ya Liora, karna saya Arjuna jadi ga bisa bantu kamu !" Seu Aileen.


"eh.. sorry pak, ada bapak juga ternyata !" Liora benar tak menyadari keberadaan Aileen.


"ya ya ya.. saya besar begini ga kelihatan !" Seru Aileen.


"ya maaf pak, soalnya dari tadi saya nungguin ni manusia satu tapi ga nongol nongol kan saya jadi embosi !" Kesal Liora dengan ucapan yang nyeleneh.


"emosi dodol !" Liora pun mendapatkan toyoran dari Arjuna.


"iya iya.. elah !" Sahut Liora "guys.. kayanya cukupa deh, kalian balik aja deh berdua kayanya makin ramai itu. oya bawain minuman sama cake dulu ya buat kita berempat !" Suruh Liora kepada kedua pelayannya tersebut.


"oke mbak !" Sahut kedua pelayannya berbarengan.


"Van, nanti kayanya kita harus pasang lampu lampu kecil deh diatas situ, nanti lo suruh pelayan cowok aja ya buat kerjain nya." Titah Liora sambil menunjuk tempat yang sebelumnya sudah dihias.


"oke siap mbak. oya mbak masalah temen mbak yang katanya mau kerja part time itu gimana ya ?" Tanya Vanno


"oh iya. kayanya si besok dia baru bisa mulai kerja nya Van, dan lo urus dia ya nanti dia dateng ko biar gue kenalin ke lo sekalian ya !" Sahut Liora


"oke mbak, siap lahh !"


"permisi mbak, mas ini pesanan kalian !" Seorang pelayan pun datang membawakan pesanan Liora.


"Makasih Mega. Makin imut deh Mega !" puji Liora pada Mega salah satu pelayannya yanh memang berparas sangat imut.


"mbak Liora bisa aja deh selalu ledekin Mega, kan Mega jadi malu. Padahal mbak juga imutnya melebihi Mega !" puji Mega pada Liora yang sangat dikagumi nya.


"oya Ga, kira kira kamu kapan jadwal ujiannya ? kalo emang udah dekat mending ambil cuti aja dulu nanti ngeganggu pelajaran kamu lagi, terua nilai ujian kamu jadi jelek !" seru Liora.


"masih sebulan lagi ko mbak, nanti satu minggu sebelum ujian aja Mega cuti nya kan lumayan mbak penghasilannya buat tambahan Mega sehari hari." jawab Mega polos.


"loh kan Vanno udah bilang ke Mega, walaupun Mega cuti tapi tetap uang gaji Mega akan dibayar full." Seru Liora lagi.


"ga enak ah mbak, masa Mega makan gaji buta si. Kan ujiannya juga masih ada satu bulan lagi, dan Mega juga masih bisa terus belajar sewaktu cafe lagi sepi. Seperti biasa mbak !" sahut Mega lagi.


"yah mbak Liora ga akan bisa deh ngomong sama si anak kepala batu ini, saya juga capek bilangin nya !" Seru Vanno.


"oke deh aku ngalah aja sama Mega. tapi janji ya kerjaan Mega ga akan ganggu pelajaran Mega ?" tegas Liora.

__ADS_1


"siap mbak, Mega janji akan terus fokus sama pelajaran juga !" Seru Mega semangat.


"yaudah sana balik kerja lagi ya, yang rajin nanti selesai ujian kita liburan bareng. oke ?" Liora pun mengacungkan jempolnya pada Mega.


"seriusan mbak, Mega mau di ajak liburan ?" Tanya Mega yang diangguki oleh Liora.


"yeyeyeye... Liburan... liburan... liburan..." Senang Mega sambil berjoget tak jelas dan menjadi pusat perhatian dari pengunjung bahkan teman temannya.


"makasih mbak Liora yang cantik dan baik hati, Mega sayang sama mbak Liora !" Mega pun mencium pipi kanan Liora dan langsung berlari menuju teman temannya.


Liora memegang pipinya karena kaget, Arjuna dan Vanno hanya menggelengkan kepalanya atas tingkah Mega yang selalu ceria. Sedangkan Aileen malah tertegun melihat kedekatan antara pemilik cafe dan karyawannya, Aileen semakin kagum dengan sosok Liora yang baik hati.


Pukul 06.20 malam.


Semuanya sudah selesai dipersiapkan dan teman teman yang sudah diundang oleh Arjuna pun mulai berdatangan satu persatu termasuk Noval, Diandra, Zein dan Zeina. Mereka sangat antusias menyambut kedatangan Mona dan Mahesa tentunya.


Kini giliran Ilhan, Farisya, Nova dan Jovi yang telah datang dan suasana menjadi ricuh ketika Liora, Diandra dan Farisya bertemu. Kehebohan ketiga wanita itu sangat menyita perhatian dari semua teman teman kampus Liora.


"Aaa... kak Risya.. Liora kangen !" Seru Liora sambil berlari kecil menghampiri Farisya dan memeluknya yang baru saja sampai dihalaman belakang cafe.


"Liora... kakak juga kangen sama kamu. Maaf ya kemarin kakak ga sempet jenguk kamu !" Sahut Farisya sambil melepas pelukan Liora.


"hallo Zeze, hallo Nana.." Sapa Farisya pada kedua anak Noval dan Diandra.


"hallo mama Risya.." Zein dan Zeina langsung memeluk Farisya.


"Jova, Jovi. Sini sayang !" panggil Diandra.


"Mommy..." teriak Jova dan Jovi sambil berlari menghampiri dan memeluk Diandra. "Dad !" Berlanjut dengan Noval.


Liora menyuruh salah satu pelayannya untuk mengawasi didepan karena sebentar lagi waktu menunjukkan pukul tujuh malam, dan benar saja mobil yang dikendarai oleh Mahesa pun sekarang berhenti tepat diparkiran cafe.


Pelayan tersebut langsung memberi kode pada Vanno dan seketika Vanno mematikan stop kontak yang terhubung langsung dengan beberapa lampu yang berada dihalaman belakang.


Mona pun menghentikan langkahnya ketika menyadari dirinya dibawa ke halaman belakang oleh Mahesa, karena sedikit ketakutan. Mahesa pun meminta izin pada Mona untuk menemui Vanno untuk menanyakan perihal lampu halaman belakang yang mati, padahal Mahesa ingin bergabung bersama pasukan Liora untuk memberi kejutan.


Mona pun melangkahkan kakinya perlahan menuju ke halaman belakang dengan rasa sedikit takut, namun keinginannya untuk merasakan makan malam romantis dengan Mahesa lah yang memberanikan dirinya.


Tepat disinilah Mona menghentikan langkahnya karena panggilan dari Mahesa.

__ADS_1



"Mona !" panggil Mahesa sambil membawa kue yang bertuliskan Happy birthday Mona.



(kue yang dibawa Mahesa)


Seketika lampu pun menyala dan semua berteriak "surprise...." dan Mona membalikkan tubuhnya dengan mata yang sedikit memburam karena silau oleh cahaya lampu.


"happybirthday to you.. happy birthday to you.. happy birthday.. happy birthday... happy birthday Monaaa..." Semua pun menyanyikan lagu happy birthday untuk Mona. Dan Liora dan Mahesa segera mendekatkan diri mereka pada Mona dengan kue yanh telah dibawanya tadi.



(kue yanh dibawa Liora)


Mata Mona langsung berkaca sambil terus berkeliling menatap para sahabat dan bahkan sosok Aileen sang sepupunya.


"Hhhhuuuaaaaaa....." tangis Mona pun pecah dipelukan Liora karena merasa begitu terharu dengan surprise yang diberikan para sahabatnya tersebut, bahkan Mona enggan melepaskan pelukannya dari Liora.


"happy birthday Mona sayang, doa gue semoga lo selalu dilindungi Allah, dan sehat selalu serta apapun impian lo segera tercapai !" Doa Liora.


"Makasih Liora sayang.. gue bahagia banget, benar benar bahagia banget ! makasih ya Liora.." Mona pun melepaskan pelukannya dan segera menghapus air matanya.


"jadi ini yang lo bilang makan malam romantis buat ultah gue Hes !" Seru Liora dengan suara seraknya.


"maaf sayang.. happy birthday ya, sorry gue ga bisa kasih hadiah spesial buat lo. tapi gue cuma bisa kasih ini ke lo diganti Liora !" Ucap Mahesa sambil tersenyum.


"udah deh melownya nanti aja, kasian itu lilinnya meleleh loh !" Seru Aileen dengan suara yang cukup kencang.


Mona pun meniup lilin dari kedua kue tersebut, sebelumnya ia memanjatkan doa untuk dirinya sendiri.


"yeyyy......." seru mereka ketika lilin terakhir mati.


"makasih ya semuanya.. kalian udah kasih hadiah terindah buat gue !" Seru Mona dengan wajah yang sangat bahagia.


-


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2