Cinta Karena Jebakan

Cinta Karena Jebakan
Duo Grandma dan Duo R


__ADS_3

"Ada apa kalian semua tiba-tiba berbondong-bondong kesini?" Grandma Merlyn menatap semua anak, menantu dan cucunya.


"Mana Rachel dan Gide?" melihat bahwa ada dua cucunya yang tidak hadir membuat grandma Ruth bertanya kepada yang lain.


"Mereka tidak bisa hadir" jawab Mike.


"Kenapa?" duo grandma bertanya dengan sangat kompak.


"Itulah yang mau kami bicarakan dengan kalian mom" Ron akhirnya membuka suara.


"Ada apa sesungguhnya?" grandma Merlyn mulai curiga.


"Bisakah kami duduk dulu?" Mike tidak mau berbicara dengan posisi yang tidak nyaman.


Setelah semua anggota keluarga mengambil posisi duduk yang nyaman sesuai versi masing-masing, maka Mike pun memulai pembicaraan.


"Begini, saat ini Rachel dan Gide sedang berada di rumah sakit karena Rachel kemarin siang pingsan di kampusnya" Mike yang mewakili semuanya untuk bercerita.


"Apa?" duo grandma terpekik dengan kompaknya.


"Kenapa cucuku bisa pingsang?" grandma Ruth langsung tersulut.


"Dimas, tunjukkan" Mike meminta menantunya untuk menunjukkan rekaman CCTV saat kejadian di villa kepada duo grandma.


"Ini dimana?" grandma Merlyn penasaran.


"Apa yang terjadi sebenarnya? aku tidak paham!" grandma Ruth belum menyadari situasinya.


"Kejadian ini berlangsung saat Gamal dan Sera sedang berbulan madu di villa. Saat itu mereka berdua lupa membawa koper pakaian ganti. Lalu Gamal meminta Gide untuk mengantarnya. Karena saat itu kopernya ada sama Rachel, maka akhirnya Rachel dan Gide sepakat untuk berangkat ke villa berdua agar bisa ada teman mengobrol di jalan. Sesampainya di villa, Gide dan Rachel mencari keberadaan Sera dan Gamal yang sedang berjalan-jalan di tepi pantai, karena mereka sudah kelelahan dan merasa kelaparan akhirnya mereka pun menyantap makanan yang tersaji di meja makan. Mereka tidak tau kalau ternyata makanan itu sudah dicampur dengan obat perangsang oleh Raf dan Rich. Sesungguhnya tujuan Raf dan Rich adalah untuk memberikan 'hadiah pernikahan' kepada Gamal dan Sera. Namun karena yang memakannya adalah Rachel dan Gide, akhirnya mereka pun melakukan hubungan itu dibawah pengaruh obat" Dimas menceritakan kronologisnya dengan sangat detail.

__ADS_1


"Maksudnya Gide dan Rachel sudah?" grandma Ruth tidak bisa melanjutkan ucapannya karena syok.


"Benar, dan sekarang Rachel dirawat di rumah sakit karena dinyatakan positif hamil" Mike menambahkan informasinya.


"Apa?" lagi-lagi duo grandma terpekik secara bersamaan.


"Oleh sebab itulah kami datang kemari, kami ingin memberitakan kabar ini kepada duo grandma dan sekalian ingin melakukan rapat keluarga untuk mempersiapkan pernikahan mereka" Mike yang menjadi pemimpin keluarga besar menjelaskan maksud dan tujuan mereka.


"Tunggu, aku masih harus mencerna semuanya!" grandma Ruth masih belum seratus persen memahami situasinya.


"Kau bilang tadi Rachel hamil oleh Gide karena ulah Raf dan Rich?" grandma Ruth menatap Dimas.


"Benar grandma" Dimas mengangguk.


"Astaga, kepalaku" grandma Ruth mulai sakit kepala.


"Aku harus bereaksi apa sekarang kak?" grandma Ruth menatap kakak iparnya.


"Aku pun bingung" Grandma Merlyn menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Disatu sisi ini adalah aib keluarga besar kita, karena cucu kita hamil di luar nikah oleh cucu kita sendiri akibat jebakan dari cucu-cucu kita juga. Tapi di sisi lain sejujurnya aku sangat bahagia karena cucu-cucu kita bisa menikah karena bantuan dari cucu-cucu kita juga!" grandma Merlyn berkata panjang lebar.


"Kak, kenapa kau bicara jelimet seperti itu sih, semakin membuatku bingung saja!" grandma Ruth yang mendengar banyak kata 'cucu' dalam kalimat grandma Merlyn menjadi semakin pusing.


"Ya intinya aku juga bingung!" akhirnya Grandma Merlyn berkata to the point.


"Raf, Rich!" grandma Ruth akhirnya menatap kedua cucunya itu.


"Iya grandma" jawab duo R dengan takut-takut.

__ADS_1


"Apa tindakan yang akan kalian lakukan untuk mempertanggungjawabkan semua kejadian ini hah?" Grandma Ruth bertanya dengan serius.


"Emmmm kamiiiii" Richard ragu-ragu.


"Kami mendapat misi dari Dad Ron untuk membuat Rach dan kak Gide saling jatuh cinta Grandma" Rafael akhirnya mewakili Richard menjawab pertanyaan sang grandma.


"Lalu kalau mereka tidak kunjung jatuh cinta bagaimana?" grandma Ruth menatap lebih tajam dari sebelumnya.


"Kata Dad, kami tidak akan pernah termaafkan" Raf menjawab kembali dengan berani.


"Bagus, kalau begitu aku setuju!" Grandma Merlyn mengangguk.


"Kak!?" grandma Ruth masih bingung.


"Kenapa? bukankah bagus usul Ron membuat mereka saling jatuh cinta dan menjadi sepasang suami istri sungguhan seperti Sera dan Gamal? toh Rachel sekarang sudah terlanjur hamil, kita tidak punya pilihan lain selain menikahkan mereka berdua, jadi supaya pernikahnya bisa langgeng sampai maut memisahkan, ya hanya dengan cara membuat keduanya saling jatuh cinta!" grandma Merlyn lebih bisa berfikir logis.


"Hemmmm iya juga ya" grandma Ruth manggut-manggut.


"Oke, kalau begitu kalian berdua harus pastikan misi kalian berhasil, kalau tidak maka sampai kapan pun kalian berdua tidak akan pernah termaafkan!" grandma Ruth akhirnya membuat keputusan yang sama seperti keputusan Ron.


"Iya grandma" jawab duo R.


"Lalu kapan rencana pernikahannya?" tanya grandma Merlyn.


"Dua minggu lagi grandma" jawab Gaby.


"Bagus, lebih cepat lebih baik, sebelum perut Rach semakin membesar" kata grandma Merlyn.


Mereka pun akhirnya melakukan diskusi tentang teknik pelaksanaan pernikahan untuk Rachel dan Gide. Meskipun awalnya kejadian ini membuat gempar seluruh keluarga, namun pada akhirnya mereka semua bersepakat menerimanya dengan lapang dada, bahkan bisa dibilang ini seperti bonus pernikahan setelah pernikahan Sera dan Gamal.

__ADS_1


__ADS_2