
Setelah skenario dibuat, akhirnya Raf dan Rich menemui Putri, salah satu tim sekertaris dewan direksi di kantor pusat Anderson.
"Ada keperluan apa tuan muda berdua ingin bertemu dengan saya?" Putri sangat gugup saat mengetahui dua putra mahkota kerajaan bisnis Anderson ingin berbicara padanya.
"Kak Putri, bisakah kami minta bantuan?" Raf to the point.
"Bantuan?" Putri masih bingung.
"Iya kak, kami saat ini sedang membutuhkan bantuan kakak" Raf mengangguk.
"Bantuan seperti apa yang tuan muda butuhkan dari saya?" Putri masih belum paham.
"Jadi begini kak, beberapa waktu lalu aku dan Raf membuat kesalahan yang sangat fatal kepada Rachel dan Kak Gide, yang akhirnya membuat hubungan mereka berdua menjadi tidak harmonis. Sekarang ini keduanya dalam kondisi yang tidak baik dan diambang perceraian, nah karena kami merasa sangat bersalah, maka kami ingin mereka kembali harmonis dan tidak jadi bercerai kak!" Rich menjelaskan kondisi rumah tangga Gide dan Rachel secara garis besar saja tanpa memberitahukan bahwa sesungguhnya pernikahan Rachel dan Gide terjadi karena sebuah jebakan nyasar.
"Lalu apa hubungannya dengan saya?" Putri masih belum paham.
__ADS_1
"Kak Putri kan salah satu tim sekertaris direksi, orang yang paling sering berinteraksi dengan kak Gide di kantor, nah kami ingin kak Putri membantu kak Gide agar Rachel cemburu pada kak Gide!" Raf membantu Rich menjelaskan.
"Hah maksudnya?" Putri belum juga paham.
"Iya, kami ingin kakak membantu kami membuat Rachel sadar bahwa sesungguhnya dia sangat mencintai kak Gide dan merasa cemburu saat suaminya berdekatan dengan wanita lain!" Rich kembali menjelaskan lebih detail.
"Jadi maksudnya saya disuruh berpura-pura jadi pelakor?" Putri terbelalak.
"Bukan jadi pelakor kak, hanya saja kami ingin minta tolong kakak untuk berinteraksi dengan kak Gide lebih intens lagi dari sebelumnya" Raf memperhalus kata-katanya agar Putri tidak tersinggung.
"Tidak kak, kami pastikan bahwa kedekatan kakak berdua benar-benar di ranah profesional, hanya saja intensitasnya akan lebih sering dari sebelumnya!" Raf mulai melihat gelagat Putri yang tersinggung.
"Begini kak, nanti kami akan mengatur setiap urusan kantor yang berhubungan dengan tugas luar atau lembur akan didelegasikan kepada kak Putri dan kak Gide, nah disitulah skenario membuat Rachel cemburu kita lancarkan. Kakak jangan takut dikira pelakor, karena setiap kali kalian bekerja di luar jam kantor, akan ada kami yang menemani, jadi kalian tidak akan dicap berselingkuh oleh orang lain!" Raf berusaha meyakinkan Putri.
"Tapi kenapa harus saya? kenapa tidak cari yang lain?" Putri ingin sekali menolaknya.
__ADS_1
"Kami tidak punya kandidat lain selain kakak. Pertama, kakak adalah satu-satunya tim sekertaris direksi yang masih lajang, kakak juga termasuk jajaran staf eksekutif yang sangat loyal di perusahaan, profesionalitas kakak tidak diragukan sama sekali. Selain itu kakak juga sangat cantik dan menawan, istri manapun akan jadi cemburu jika suaminya sering bekerja dengan seseorang yang sangat sempurna seperti kakak. Jadi itulah yang membuat kami yakin bahwa kak Putri bisa membantu kami menjalankan misi ini!" Rich sangat pandai bersilat lidah.
"Kami mohon kak, ini demi keutuhan rumah tangga Rachel dan Kak Gide!" Raf memohon dengan wajah memelas.
"Tapi aku harus minta ijin tunanganku dulu, kalau dia mengijinkan, barulah aku setuju!" akhirnya Putri luluh. Ia memang salah satu staf perusahaan yang sangat loyal, hatinya juga sangat tulus, sehingga ia tidak tega melihat rumah tangga atasannya diambang kehancuran.
"Kakak tenang saja, kami sendiri yang akan minta ijin kepada tunangan kakak, kami juga akan mengajak beliau untuk terlibat pada setiap skenario yang akan kita lakukan, jadi tidak akan ada satu hal pun yang akan ditutup-tutupi dari rencana kita ini!" Raf meyakinkan Putri.
"Lalu bagaimana dengan dewan direksi yang lainnya? Tuan Mike, Tuan Ron, Tuan George, Tuan Dimas dan Tuan Gamal, apa beliau-beliau semua tau tentang ini?" Putri tidak ingin salah langkah yang akhirnya malah akan berakibat fatal pada karirnya kelak.
"Justru aku dan Raf disuruh oleh mereka semua untuk bertanggung jawab memperbaiki hubungan antara Rachel dan kak Gide yang diambang kehancuran itu!" Rich meyakinkan Putri kembali.
"Baiklah, kalau begitu tuan berdua silahkan membujuk tunangan saya dulu, jika ia setuju maka saya akan membantu!" Putri akhirnya sepakat untuk membantu misi membuat Rachel cemburu.
"Terima kasih kak" Raf dan Rich merasa sangay senang karena Putri bersedia membantu misi mereka itu.
__ADS_1