
Setelah Abraham dan Kenaya tiba di inggris, mereka langsung menuju ke hotel yang sudah di siapkan oleh asisten Abraham. walaupun asisten Abraham sempat terheran-heran karena ia mengira Abraham dan dirinya lah yang satu kamar, dan Kenaya di kamar sebelah. namun kenyataan nya tidak seperti yang ia pikirkan, karena Abraham dan Kenaya lah yang satu kamar dan dirinya di kamar sebelah.
"Kau lelah Sayang" ucap Abraham. saat melihat kekasihnya yang sedang berbaring di atas ranjang. Kenaya menganggukkan kepalanya.
"Mandi lah dulu, setelah itu baru istirahat" ucap Abraham.
"Kau ingin pergi kemana" ucap Kenaya.
"Aku ingin ke kamar Jack sebentar" ucap Abraham.
"Untuk apa, kau di sini saja temani aku" ucap Kenaya.
"Aku hanya sebentar saja Sayang, aku ingin menyuruhnya membelikan makanan untuk kita" ucap Abraham.
"Oh, baiklah" ucap Kenaya. Abraham pun pergi ke kamar asisten nya yang berada di sebelah kamar nya.
__ADS_1
Setelah Abraham keluar dari kamar, Kenaya beranjak dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya. beberapa saat kemudian ia mendengar suara pintu kamar terbuka dan sudah bisa di pastikan itu adalah Abraham. Sepuluh menit kemudian Kenaya selesai membersihkan dirinya, Kenaya sengaja mempercepat mandi nya karena ia benar-benar lelah dan ingin segera istirahat. saat ia keluar dari kamar mandi ia melihat Abraham yang sedang bersandar di kepala ranjang sambil memainkan ponselnya. Abraham hanya menggunakan boxer dan hanya bertelanjang dada saja.
"Sayang, mandi lah" ucap Kenaya. bejalan ke arah koper untuk mencari pakaiannya. Abraham mendongakkan kepalanya dan melihat Kenaya yang hanya menggunakan handuk yang di lilitkan di tubuhnya. Abraham meletakkan ponsel nya di atas nakas dan berjalan kearah Kenaya lalu memeluk Kenaya dari belakang.
"Kau tidak ingin melakukan nya di sini Sayang" ucap Abraham. mencium leher jenjang Kenaya, dan menghirup aroma sabun yang bisa membangkitkan gairah nya.
"Nanti saja, aku masih lelah" ucap Kenaya. menjauhkan dirinya dari Abraham. Abraham hanya tersenyum, mana mungkin ia membuat Kenaya tambah lelah lagi.
"Baiklah aku mandi dulu" ucap Abraham. ia pun segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Apa kah Jack yang mengantar makanan ini" ucap Abraham. duduk di samping Kenaya.
"Iya" ucap Kenaya. meletakkan ponselnya di atas meja. "Ayo kita makan, aku sangat lelah dan juga lapar. setelah ini kita istirahat" ucap Kenaya lagi. Abraham mengangguk. mereka pun makan bersama di selangi obrolan-obrolan ringan.
Selesai makan Abraham dan Kenaya menonton televisi sebentar. setelah beberapa jam mereka nonton. mereka pun memutuskan untuk tidur, karena Abraham akan menemui klien nya besok.
__ADS_1
...*****...
Keesokan pagi nya Abraham bangun dari tidur nya dan melihat Kenaya masih terlelap di dalam pelukan nya. ia mengelus lembut pipi Kenaya dan mengecup bibir Kenaya. Kenaya yang merasa terusik perlahan membuka matanya ia langsung tersenyum saat melihat Abraham yang juga tersenyum pada nya.
"Kau baru bangun" ucap Kenaya.
"Iya" ucap Abraham singkat.
"Kapan kau akan menemui klien mu" ucap Kenaya.
"Tiga jam lagi" ucap Abraham. "Sayang, kau harus memberikan stamina untuk ku pagi ini" ucap Abraham. Kenaya hanya tersenyum, ia sudah tau stamina yang di maksud oleh Abraham.
"Stamina apa Sayang" ucap Kenaya pura-pura tak mengerti.
"Ini" ucap Abraham. membawa tangan Kenaya ke arah pusaka nya yang sudah menegang di dalam boxer ketatnya. Kenaya hanya tersenyum.
__ADS_1
"Lakukan lah" ucap Kenaya. dengan semangat Abraham bangun dan langsung merangkak di atas tubuh Kenaya.