CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU

CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU
MAKAN MALAM


__ADS_3

Keesokan harinya Kenaya dan kedua orang tuanya pergi ke rumah sahabat sang Mommy. wanita paruh baya menyambut kedatangan mereka dengan wajah sumringah.


"Kalian sudah datang" ucap nya tersenyum. "Ayo masuk" ucap nya lagi. mereka pun masuk kedalam rumah yang besar dan tampak mewah itu.


"Apa kabar mu Amanda, sudah lama kita tidak bertemu" ucap wanita paruh baya itu. saat mereka sudah duduk di sofa ruang keluarga.


"Kabar ku baik" ucap Amanda tersenyum pada sahabat nya itu. "Ya kau benar, sudah lama kita tidak bertemu. terakhir kita bertemu saat kita masih kuliah dulu" ucap Amanda lagi.


"Oiya ini anak mu?" ucap wanita paruh baya itu. yang tak lain adalah Ema


"Ya, dia putri ku" ucap Amanda.


"Kau sangat cantik sayang" ucap Ema pada Kenaya. membuat Kenaya tersenyum.


"Terima Kasih aunty" ucap Kenaya.


"Oiya dimana suami dan anak mu" ucap Amanda pada Ema.


"Itu suami ku" ucap Ema pada Amanda. menunjuk kearah suami nya yang baru saja keluar dari lift, karena kamar mereka berada di lantai tiga. "Kalau putra ku ada di kamar nya, mungkin dia sedang mandi sekarang" ucap Ema.


"Wow, apa kabar kalian" ucap suami Ema, Edward.


"Kabar kami baik" ucap Alex. "Bagaimana kabar mu" ucap Alex lagi.

__ADS_1


"Ya, seperti yang kau lihat. kabar ku baik" ucap Edward yang sudah duduk di samping Ema.


Lama mereka berbincang-bincang hingga seorang pelayan datang menghampiri mereka.


"Tuan, Nyonya, makanan sudah siap" ucap Pelayan itu.


"Ya, baiklah kami akan datang" ucap Ema pada pelayan itu. "Ayo kita makan" ajak Ema. "Tolong kau panggilkan putra ku di kamar, kenapa dia lama sekali" ucap Ema kesal. karena putranya itu tidak juga keluar dari kamarnya.


"Baik Nyonya" ucap pelayan itu. lalu ia segera pergi kearah lift untuk ke kamar putra Ema.


Sedangkan Ema dan yang lainnya menuju ruang makan untuk makan malam. mereka menikmati makanan yang sudah di siapkan oleh para pelayan. hingga suara seseorang membuat mereka menatap ke arah orang itu.


"Sorry Mom, aku telat" ucap Orang itu lalu duduk di samping Ema. lalu mata nya beralih menatap tamu sang Mommy. dan betapa terkejut dirinya saat melihat Kenaya, begitu pun dengan Kenaya.


"*Kenaya"


"Abraham*"


Ucap keduanya dalam hati.


"Hei, kenapa kau melihat Kenaya seperti itu" ucap Ema pada Abraham. membuat Abraham gugup.


"Hah?! ti-tidak" ucap Abraham gugup.

__ADS_1


mereka pun makan sambil berbincang-bincang. selesai makan mereka kembali melanjutkan obrolan mereka di ruang keluarga. malam semakin larut Kenaya dan kedua orang tuanya pun pamit untuk pulang.


Setelah mereka tiba di apartemen, Kenaya langsung masuk kedalam kamar nya dan membersihkan diri di kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. setelah ia selesai membersihkan diri Kenaya keluar dari kamar mandi dan membaringkan tubuh nya di atas ranjang. Kenaya yang sudah sangat leleh pun langsung terlelap.


...*****...


Satu bulan berlalu. semenjak makan malam hari itu Abraham dan Kenaya semakin dekat. bahkan Abraham selalu datang ke apartemen Kenaya, bahkan tak jarang ia selalu menginap disana. Kenaya pun tidak mempermasalahkan nya. ia sudah terlanjur jatuh cinta pada Abraham begitu pun dengan Abraham. seperti saat ini Abraham sedang berada di apartemen Kenaya. keduanya sedang menonton televisi sambil menikmati cemilan yang ada disana. Kenaya meletakkan kepalanya di dada bidang milik Abraham, sedangkan Abraham memeluk pinggang ramping Kenaya.


"Apa kau akan menginap di sini lagi" ucap Kenaya pada Abraham.


"Sepertinya tidak, aku harus ke perusahaan hari ini ada beberapa hal yang harus ku urus" ucap Abraham. Kenaya mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Kapan kau pergi, ini sudah jam dua siang" ucap Kenaya.


"Sebentar lagi, aku masih merindukan mu" ucap Abraham.


"Ck, kau bahkan setiap hari selalu datang kesini" ucap Kenaya. membuat Abraham tersenyum.


"Berikan aku ciuman dulu, setelah itu baru aku pergi" ucap Abraham. membuat Kenaya kesal, namun ia tetap menuruti kemauan Abraham.


Cup


Kenaya mengecup bibir Abraham. saat ia ingin melepaskan nya Abraham langsung menekan tengkuk Kenaya. ia langsung ******* bibir Kenaya. Kenaya pun membalas ciuman Abraham, keduanya berciuman dengan lembut, saling menukar saliva, saling *******. mereka membelitkan lidah mereka,menyapu rongga mulut mereka. lama kelamaan ciuman itu menjadi buas. Abraham mengelus paha putih mulus milik Kenaya. kemudian ia memasukkan tangan nya kedalam baju yang di kenakan oleh Kenaya dan meremas buah dada Kenaya.

__ADS_1


"Ah" satu desahan lolos dari mulut Kenaya. saat Abraham meremas buah dada nya. perlahan Abraham membaringkan tubuh Kenaya di sofa. ia melepaskan ciuman mereka dan menatap wajah cantik Kenaya.


"Bolehkah aku melakukan nya" ucap Abraham dengan suara seraknya. Kenaya yang sudah berkabut gairah pun menganggukkan kepalanya membuat Abraham tersenyum.


__ADS_2