CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU

CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU
PERUSAHAAN MOOREY CORP


__ADS_3

Abraham dan Kenaya sedang berada di dalam mobil untuk menuju ke perusahaan Moorey. Abraham memegang tangan istri nya dan sekali-sekali ia mengecup punggung tangan istri nya itu mesra.


"Sayang, ada es krim. aku ingin membelinya" ucap Kenaya. menunjuk kedai es krim yang ada di pinggir jalan itu.


"Beli di tempat lain saja. lagipula kau itu baru saja selesai makan, apa kau tidak kenyang" ucap Abraham.


"Tidak. Sayang, berhenti. aku ingin makan es krim" ucap Kenaya merengek.


"Beli di tempat lain saja Sayang. makanan di pinggir jalan tidak sehat untuk mu dan juga anak-anak kita" ucap Abraham.


"Tapi aku mau yang itu" ucap Kenaya. Abraham menghembuskan nafasnya. ia menepikan mobilnya.


"Kau tunggu di sini. biar aku yang beli" ucap Abraham. Kenaya mengangguk. segera Abraham pergi ke kedai es krim itu.


Lima menit kemudian. Abraham masuk kedalam mobil dan memberikan es krim itu pada istri nya.


"Ini" ucap Abraham. memberikan es krim rasa vanilla itu pada Kenaya.


"Terima kasih" ucap Kenaya. segera ia melahap es krim itu. Abraham hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, ia pun kembali melajukan mobilnya menuju perusahaan Moorey Corp.


...*****...


Saat sudah tiba di perusahaan. Abraham dan Kenaya langsung menuju lift khusus presdir untuk ke ruangan Abraham. para karyawan yang ada di sana menundukkan kepala mereka hormat. banyak para karyawan yang mengagumi kecantikan Kenaya dan juga ketampanan Abraham. sungguh sepasang suami istri yang benar-benar, wow.


Saat sudah tiba di ruangan Abraham. Kenaya langsung berjalan ke arah sofa. ia berbaring di sana dengan santai.

__ADS_1


"Sayang, berikan ponsel mu" ucap Kenaya.


"Untuk apa Sayang" ucap Abraham.


"Pinjam saja" ucap Kenaya. Abraham pun segera memberikan ponsel nya pada Kenaya. setelah itu ia melangkahkan kakinya menuju kursi kebesaran nya dan duduk di sana. sementara Kenaya tersenyum saat melihat wallpaper di layar ponsel Abraham adalah dirinya.



Saat Kenaya sedang sibuk melihat-lihat isi ponsel suaminya. pintu ruangan Abraham di ketuk oleh seseorang orang.


Tok tok tok


"Masuk" ucap Abraham. seseorang yang tak lain adalah Viona sekretaris Abraham itu pun masuk kedalam ruangan itu sambil membawa berkas yang ada di tangan nya.


"Ada apa Sayang" ucap Abraham. menatap istri nya bingung.


"Aku ingin menyingkirkan mu dari hama" ucap Kenaya. ia masih menatap Viona dengan tajam. "Hei. besok-besok pakai lah baju yang sedikit sopan jika kau sedang bekerja. jangan memakai baju seksi seperti itu. apalagi di depan suami ku. pakai lah baju itu saat kau ingin ke club. kau disini untuk bekerja bukan untuk menggoda. kau pasti berniat untuk menggoda suami ku kan" ucap Kenaya. Viona menelan salivanya susah payah. yang dikatakan oleh Kenaya itu memang benar adanya. ia memang berniat akan menggoda Abraham. namun siapa sangka istri bos nya itu sangat menakutkan.


"Kau dengar tidak. apa yang aku katakan" ucap Kenaya.


"I-iya Nyo-nyonya" ucap Viona terbata.


"Jika kau berani menggoda suami ku. akan aku kupas kulit mu itu pakai pisau" ucap Kenaya tajam. membuat Viona merinding.


"Ba-baik Nyonya. sa-saya ti-tidak akan menggoda Tuan Abraham" ucap Viona terbata.

__ADS_1


"Bagus. kau letakan lah berkas itu. lalu keluar dari sini" ucap Kenaya. Viona pun menurut, ia meletakkan berkas itu di meja Abraham dengan tangan bergetar. karena Kenaya masih menatap nya dengan tajam. setelah itu ia cepat-cepat keluar dari ruangan Abraham.


"Dan kau. jika kau berani di macam-macam di belakang ku. akan ku potong milik mu itu" ucap Kenaya tajam. Abraham menelan salivanya susah payah.


"Kau tenang saja Sayang. seberapa banyak pun wanita yang menggoda ku di luar sana. tetap kau yang paling menggoda untuk ku" ucap Abraham.


"Ku pegang kata-kata mu. sudahlah, sekarang kau lanjutkan pekerjaan mu" ucap Kenaya. ia bangun dari pangkuan Abraham. namun Abraham menarik tangan nya kembali membuat ia terduduk di pangkuan Abraham lagi.


"Kau harus menidurkan nya kembali Sayang" ucap Abraham. menuntun tangan Kenaya ke pusaka nya yang sudah bangun di dalam sana.


"iiissshhh. kenapa milikmu itu selalu saja bangun" ucap Kenaya kesal.


"Dia selalu bangun di saat aku dekat dengan mu" ucap Abraham. tangan nya mulai menjalar kemana-mana.


"Nanti saja saat kita di rumah" ucap Kenaya. menahan tangan Abraham yang sudah masuk kedalam dress yang ia kenakan dan menyentuh intinya.


"Tidak bisa. kau harus meniduri nya" ucap Abraham. tangan nya masih mengelus inti Kenaya.


"Tapi kau sedang bekerja. nanti saja kita melakukan nya saat sudah di rumah" ucap Kenaya.


"Tidak bisa Sayang. kau harus bertanggung jawab. aku tidak akan fokus bekerja jika kau belum menidurkan nya kembali" ucap Abraham.


"Tapi....."


"Tidak ada tapi-tapi. kau harus meniduri nya kembali" ucap Abraham. memotong ucapan Kenaya. tanpa menunggu jawaban dari Kenaya Abraham langsung menggendong tubuh istri nya menuju kamar pribadi nya yang ada di ruangan itu dan mereka pun melakukan kegiatan panas mereka.

__ADS_1


__ADS_2