CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU

CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU
CLUB MALAM


__ADS_3

Malam hari nya Jerry pergi ke club untuk menghibur diri. ia masih benar-benar tak menyangka bahwa wanita yang ia cintai selama ini menghianati nya. ia benar-benar terpukul. betapa bodoh nya ia selama ini selalu mempercayai kata cinta dari Lyvia. Jerry meneguk kembali gelas yang berisi alkohol itu. hingga seorang wanita datang menghampiri nya dengan pakaian seksi.


"Apa kau ingin aku memuaskan mu" ucap wanita itu.


"Apa kau bisa membuat ku puas" ucap Jerry. ia menatap wanita itu dari bawah hingga atas.


"Tentu saja" ucap wanita itu.


"Kemarilah. duduk di sini" ucap Jerry. menepuk paha nya. wanita itu pun menurut, ia duduk di pangkuan Jerry dan melingkarkan kedua tangan nya di leher Jerry.


"Bagaimana, apa kau mau aku memuaskan mu. jika kau mau kita bisa mencari kamar di sini" ucap wanita itu. ia mulai membuka kancing kemeja Jerry satu persatu.


"Dada mu sangat besar. aku menyukai dada yang seperti ini" ucap Jerry. meremas kedua buah dada milik wanita itu.


"Kalau kau mau, kau bisa menghisap nya" ucap wanita itu. berbisik dan setengah mendesah.


"Baiklah. ayo kita cari kamar sekarang" ucap Jerry. mereka pun segera mencari kamar yang ada di club itu.


Saat sudah di dalam kamar. wanita itu langsung mendorong tubuh Jerry di atas ranjang. hingga membuat Jerry terduduk di sana. wanita itu mulai membuka pakaian nya hingga ia benar-benar polos. Jerry membuka resleting celananya dan mengeluarkan pusaka nya dari sana.


"Hisap" ucap Jerry. memegang pusaka nya.


Wanita itu menurut. ia menumpuhkan kedua kaki nya dan memegang pusaka Jerry lalu memasukkan nya ke dalam mulut nya. Jerry mengikat rambut wanita itu dan menghentak-hentakkan kepalanya.


"Uugghh" lenguh Jerry. mengangkat kepalanya ke atas dan memejamkan matanya. tangan nya masih menghentak-hentakkan kepala wanita itu.


"Apa kau ingin lebih dari ini" ucap wanita itu. melepaskan pusaka Jerry dari mulut nya.


"Lakukan" ucap Jerry. ia membaringkan tubuh nya di atas ranjang. "Tinggal kau masukan milik ku ke dalam milik mu. tidak perlu membuka pakaian ku" ucap Jerry. menahan tangan wanita itu saat akan membuka pakaian nya.

__ADS_1


"Ah. baiklah" ucap wanita itu.


"Pakaikan ini ke milik ku" ucap Jerry. memberikan alat pengaman nya pada wanita itu. wanita itu menganggukkan kepalanya. ia segera memakaikan alat pengaman itu ke pusaka Jerry, membuat Jerry melenguh.


"Uugghh" lenguh Jerry.


Wanita itu mengarahkan pusaka Jerry ke intinya. saat pusaka Jerry sudah dekat di milik wanita itu Jerry menghentikan nya.


"Ada apa" ucap wanita itu bingung.


"Keluar" ucap Jerry.


"Keluar? maksud nya" ucap wanita itu. dengan wajah bingung nya.


"Keluar kau dari kamar ini" ucap Jerry.


"Tapi kita belum melakukan nya" ucap wanita itu.


"Tapi....."


"Apa kau tidak dengar!! kau tidak punya telinga, hah!! aku bilang keluar!!" ucap Jerry marah. memotong ucapan wanita itu. membuat wanita itu menciut. ia segera turun dari tubuh Jerry dan memakai pakaian nya setelah itu ia keluar dari kamar yang ada di club.


Sementara Jerry. ia mengacak rambutnya frustasi. kenapa tiba-tiba wajah Celin langsung terbayang oleh nya, saat ia akan bercinta.


"Kenapa aku selalu memikirkan mu" gumam Jerry.


Jerry keluar dari kamar itu dan kembali ke tempat nya tadi. ia kembali meneguk alkohol sampai ia benar-benar mabuk.


...*****...

__ADS_1


Di tempat lain. setelah beberapa jam berada di dalam pesawat. Celin akhirnya tiba di Amerika. kedua orang tuanya menyambut ia dengan wajah sumringah. Celin memeluk kedua orang tuanya.


"Apa kabar Mommy dan Daddy" ucap Celin. saat melepaskan pelukan nya.


"Kabar kami baik. bagaimana dengan mu" ucap Daddy Celin. Sean.


"Kabar ku juga baik Dad" ucap Celin.


"Celin, sebenarnya apa yang terjadi. kakak mu sudah menceritakan nya pada kami. tapi kami ingin mendengar penjelasan nya dari mu" ucap Mommy Celin. Angel.


"Ayo kita duduk dulu Mom Dad" ucap Celin. Sean dan Angel pun menurut. mereka duduk di sofa ruang keluarga.


"Sekarang ceritakan semuanya" ucap Sean. Celin menghembuskan nafasnya.


"Saat itu aku menghadiri acara yang dilakukan oleh agensi ku. aku tidak tau, siapa yang memberikan obat perangsang itu di minuman ku. aku merasa tubuh ku begitu panas, dan ada yang aneh di tubuh ku. hingga teman ku berniat membawa aku ke kamar hotel agar aku bisa mendinginkan tubuh ku dengan leluasa. namun saat kami ingin masuk ke dalam lift, dia izin pada ku untuk ke toilet. dan aku mengizinkan nya. hingga di dalam lift itu hanya ada aku dan Jerry. dia pun merasakan hal yang sama sepertiku. tubuh nya juga panas dan ada yang harus segera di tuntaskan. hingga kami masuk kedalam kamar dan melakukan nya" ucap Celin. menundukkan kepalanya.


"Lalu apa yang akan kau lakukan jika sampai kau hamil Celin" ucap Sean. berusaha mengontrol emosi nya.


"Aku akan merawat anak ku dengan baik" ucap Celin.


"Kenapa kau tidak meminta pria itu untuk bertanggung jawab" ucap Sean. Celin hanya menggeleng.


"Aku tidak mau merusak hubungan nya dengan kekasih nya" ucap Celin.


"Tapi dia harus bertanggung jawab Celin" ucap Sean.


"Tidak perlu Dad. aku tidak mau. percuma dia bertanggung jawab tapi dia masih menjalin hubungan dengan kekasih nya" ucap Celin.


"Tapi....." ucapan Sean terpotong karena Angel memegang tangan nya dan menggeleng. pertanda bahwa ia harus berhenti bicara.

__ADS_1


"Jika itu yang kau inginkan, Daddy dan Mommy hanya bisa mendukung mu" ucap Angel. Celin hanya tersenyum dan langsung memeluk kedua orang tuanya.


"Aku tidak akan menggangu hubungan mu dengan dengan kekasih mu" ucap Celin dalam hati.


__ADS_2