
"Celin" panggil seorang wanita paruh baya dari balik pintu kamar putrinya. wanita yang bernama Celin itu terkejut saat mendengar suara Mommy nya.
"Ada apa Mom" ucap Celin. wanita paruh baya itu duduk di samping nya.
"Ikhlaskan" ucap wanita paruh baya itu. Celin mengerutkan keningnya bingung. "Jika kau mencintai Abraham, kau harus mengikhlaskannya" ucap wanita paruh baya itu. membuat Celin terkejut, apakah Mommy nya mendengar nya.
"Tapi Mom, aku mencintai Abraham. bagaimana mungkin aku mengikhlaskannya dengan wanita lain" ucap Celin menundukkan kepalanya.
"Kau tidak mencintai Abraham, kau hanya terobsesi saja padanya" ucap wanita paruh baya itu.
"Tidak Mom, aku mencintai Abraham" ucap Celin.
"Jika kau mencintai Abraham, kau tidak akan pernah mempunyai niat untuk merusak rumah tangga nya. kau akan mengikhlaskannya dengan wanita lain. Celin dengarkan Mommy, kau wanita baik-baik, dan kau juga cantik. Mommy yakin pasti kau akan menemukan pria yang benar-benar mencintaimu. lagipula Abraham tidak pernah mencintaimu, bahkan dia selalu mengacuhkan mu saat kuliah dulu. Mommy bisa melihat dari mata Abraham saat dia menikah kemarin, bahwa dia sangat mencintai istrinya. jadi Mommy mohon jangan melanjutkan rencana mu itu, Mommy tidak suka jika putri Mommy ingin merusak hubungan orang lain. jika kau benar-benar mencintai Abraham, ikhlaskan. kau juga akan ikut bahagia jika melihat Abraham bahagia, walaupun itu tidak bersama mu" ucap wanita paruh baya itu. "Apa kau mendengarkan Mommy Celin" ucap wanita paruh baya itu lagi. Celin mengangguk dan memeluk Mommy nya.
"Maafkan Celin Mom" ucap Celin. wanita paruh baya itu hanya tersenyum.
"Aku akan mengikhlaskannya jika memang itu yang membuat mu bahagia" ucap Celin dalam hati.
...*****...
Setelah acara pernikahan Abraham dan Kenaya. Kenzie dan Jerry memutuskan untuk kembali ke Paris. bukan tanpa alasan mereka ingin cepat kembali, Kenzie yang sudah bertekad akan mengejar cinta Laura kembali. ia akan membuat Laura kembali lagi pada nya, walaupun begitu sulit untuk mendapatkan kepercayaan dan maaf dari Laura Kenzie akan tetap berjuang, ia akan memperjuangkan cintanya. sementara Jerry ia harus cepat pulang karena harus mengikuti perjalanan bisnis ke Jepang. memang Abraham dan kedua sahabat nya, selain menjadi dosen mereka juga adalah seorang pengusaha mereka harus mengurus perusahaan keluarga mereka.
Saat ini Kenzie sedang berada di depan pintu apartemen Laura, ia terus mengetuk pintu itu. namun Laura tidak juga membukakan pintu untuk nya, namun suara seseorang membuat nya terkejut.
"Wanita yang tinggal di apartemen ini baru saja pergi kemarin" ucap seorang wanita.
"Kemana wanita itu pergi" ucap Kenzie.
"Aku juga tidak tau, yang pasti dia membawa dua koper kemarin" ucap wanita itu. membuat Kenzie terkejut, apakah Laura sudah benar-benar pergi darinya.
"Terima Kasih atas info nya" ucap Kenzie. wanita itu hanya menganggukkan kepalanya. sementara Kenzie, ia pergi dari apartemen Laura setelah mendengar informasi dari tetangga Laura.
Kenzie masuk kedalam mobilnya dan memukul-mukul setir mobilnya. ia meletakkan kepalanya di situ menundukkan kepalanya dan terisak.
"Ini semua salah ku, Laura meninggalkan diri ku karena aku yang salah" ucap Kenzie terisak. "Seandainya saat itu aku datang pada mu, pasti saat ini kita masih bersama" ucap Kenzie lagi.
Setelah puas menangis, Kenzie melajukan mobilnya menuju rumah kedua orang tuanya. saat sudah tiba di rumahnya, Kenzie melihat Mommy nya ada di halaman rumah sedang menyiram bunga. Kenzie menghampiri Mommy nya dan memeluk nya dari belakang. membuat Mommy nya itu terkejut.
__ADS_1
"Zie" ucap Mommy nya. Irene.
"Mom, Laura meninggalkan ku" ucap Kenzie lirih. membuat Irene terkejut, bukan kah mereka saling mencintai kenapa Laura meninggalkan putranya. batinnya.
"Kenapa bisa" ucap Irene. membalikkan badan nya dan menatap Kenzie. Kenzie pun menceritakan semua nya. (sudah ada di bab sebelum nya ya, yang waktu Kenzie ceritakan masalahnya sama Abraham dan Jerry) Irene menggelengkan kepalanya setelah mendengar cerita Kenzie.
"Itu semua kesalahan mu Kenzie. tidak ada seorang wanita yang tidak sakit hati saat melihat kekasih nya yang bercumbu dengan wanita lain" ucap Irene.
"Terus apa yang harus aku lakukan sekarang Mom" ucap Kenzie.
"Apa kau mencintai Laura" ucap Irene.
"Sangat Mom, aku sangat mencintai nya" ucap Kenzie.
"Kalau begitu berjuanglah untuk mendapatkan Laura kembali" ucap Irene.
"Tapi bagaimana jika Laura tidak mau lagi kembali pada ku" ucap Kenzie lirih.
"Jika dia mencintai mu, pasti dia akan mau kembali lagi padamu. jika tidak kau harus mengikhlaskannya" ucap Irene.
"Tidak Mom, aku tidak akan pernah ikhlas jika Laura bersama dengan pria lain" ucap Kenzie.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
hai, hai, hai. kalian tidak perlu khawatir, novel ini gak bakal aku kasih pelakor atau pebinor nya karena aku juga gak suka novel yang ada pelakor dan pebinor nya, jadi kalian tenang aja. aku hanya memperkenalkan Celin saja di novel ini, aku juga sudah mempersiapkan jodoh untuk Celin. konflik di rumah tangga Abraham dan Kenaya ringan aja kok ga berat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
oiya, aku udah siapin novel nya Kenzie. buat yang penasaran dengan cerita Kenzie, akan aku terbitkan nanti๐๐